 |
| 1. |
Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. |
|
 |
| 2. |
Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
|
 |
| 3. |
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. |
|
 |
| 4. |
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia bersemayam di atas Arsy dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. |
|
 |
| 5. |
Kepunyaan-Nya-lah kerejaan langit dan bumi, Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan. |
|
 |
| 6. |
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. |
|
 |
| 7. |
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar. |
|
 |
| 8. |
Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Rabbmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman. |
|
 |
| 9. |
Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu. |
|
 |
| 10. |
Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. |
|
 |
| 11. |
Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. |
|
 |
| 12. |
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mumin laki-laki dan perempuan sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar. |
|
 |
| 13. |
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahayamu. Dikatakan (kepada mereka): Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu). Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. |
|
 |
| 14. |
Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mumin) seraya berkata: Bukankan kami dahulu bersama-sama dengan kamu Mereka menjawab: Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu. |
|
 |
| 15. |
Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali. |
|
 |
| 16. |
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. |
|
 |
| 17. |
Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya. |
|
 |
| 18. |
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. |
|
 |
| 19. |
Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang yang Shiddiqqiin dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Rabb mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka. |
|
 |
| 20. |
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. |
|
RSS feed for comments on this post.
TrackBack URI
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Poin Permintaan — 23 January 2009 @ 9:06 am
[...] surat Al baqaroh dan surat At Tiin, kemudian pangkat yang kedua yang diberikan Allah kepada manusia itu setelah [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sifat Manusia Bisa Lebih Hina dari Mahluk Lain — 25 January 2009 @ 8:55 pm
Waahh Alquran Online…
Jadi inget dulu cariin ade aku salah satu surah, karena males buka alquran jadinya search di Inet dan ga taunya emang ada.
Nice Post jadi lebih mudah lagi search nya
Comment by shinta — 30 January 2009 @ 11:24 am
[...] SWT “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (QS. Adz-Dzaariyaat: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sesuai Fitrah-Nya — 31 January 2009 @ 3:15 pm
[...] dan termasuk kategori dosa besar. Para pezina yang masih bujang dihukum cambuk delapan puluh kali (QS. An-Nuur: 4), dan yang sudah menikah ditempari batu 100 kali, alias mati. Sabda nabi Saw, “Tidak halal [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Prostitusi — 31 January 2009 @ 4:09 pm
[...] Dan bertaqwalah , kepada Allah, karena sesungguhnya Allah sangat berat siksanya” (Q.S.Al-Maidah: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sendi Bertetangga — 1 February 2009 @ 4:28 pm
[...] kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan” (QS Al Baqarah [2]: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Karakter Yahudi — 2 February 2009 @ 9:17 am
[...] apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha bijaksana“. (Surat 4/An Nisaa’, ayat [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Jangan Menyerah kepada Israel — 2 February 2009 @ 3:37 pm
[...] sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan“. (QS. Al-Anbiya [21]: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Husnul Khatimah — 3 February 2009 @ 12:29 am
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Pengaturan Allah — 3 February 2009 @ 11:13 am
[...] Dapat ditambahkan bahwa Al Qur’an menegaskan: “Dan barang siapa yang memelihara seorang manusia maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al-Baqarah:32). [...]
Pingback by Pro Kontra Hukum Rokok | Mimbar Jum’at — 7 February 2009 @ 5:01 pm
Bisa di jadiin referensi klo mo baca Al-Qur’an waktu OL.
Terima kasih.
Comment by putra — 29 March 2009 @ 1:32 pm
[...] Allah. Makajanganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah”. (QS. Jin [72]: [...]
Pingback by Optimalisasi Peran Masjid | Mimbar Jum’at — 15 April 2009 @ 3:35 pm
[...] ayat: “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT ” (QS. Hud : 118 - 119). Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab: [...]
Pingback by Kesaksian Iblis | Mimbar Jum’at — 17 August 2009 @ 3:02 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Kiat-kiat Menghidupkan Bulan Ramadhan | Mimbar Jum’at — 20 August 2009 @ 8:16 am
[...] apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah yang disengaja dihatimu“. (QS. al-Ahzab : [...]
Pingback by Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan | Mimbar Jum’at — 23 August 2009 @ 2:15 pm
[...] agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu (ayyam ma’duudaat).” (QS. Al-baqarah [2]: [...]
Pingback by Puasa Untuk Kebajikan Sosial | Mimbar Jum’at — 3 September 2009 @ 9:31 pm
[...] kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS Ali Imran [3]: [...]
Pingback by Keajaiban Kasih Sayang | Mimbar Jum’at — 5 September 2009 @ 9:20 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Pemimpin yang Amanah | Mimbar Jum’at — 10 September 2009 @ 8:45 am
[...] yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ” (QS. Al-Mujaadilah[58]: [...]
Pingback by Pengetahuan | Mimbar Jum’at — 17 September 2009 @ 6:19 am
[...] Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal …“. (QS. Al-Anfaal[8]:2). [...]
Pingback by Iman | Mimbar Jum’at — 1 October 2009 @ 2:10 pm
[...] amanah itu. Mereka khawatir akan mengkhianatinya. Dan, dipikullah amanah itu oleh manusia” (QS. Al-Ahzab [33]: [...]
Pingback by Amanah Publik | Mimbar Jum’at — 3 October 2009 @ 11:02 am
[...] musibah dengan kesabaran. “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153). Wallahu [...]
Pingback by Jangan Bersedih | Mimbar Jum’at — 8 October 2009 @ 9:46 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Optimalisasi Potensi Zakat | Mimbar Jum’at — 10 October 2009 @ 10:21 pm
[...] hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat.” (QS Al-Baqarah [2]: [...]
Pingback by Menuju Pintu Ampunan Allah | Mimbar Jum’at — 15 October 2009 @ 12:33 am
[...] Adakalanya musibah yang menimpa adalah akibat dari dosa yang diperbuat manusia (QS asy-Syura [42]: 30). Karena itu, sudah seharusnya se-seorang yang terkena musibah segera bertobat kepada Allah SWT [...]
Pingback by Mewaspadai Datangnya Musibah Lain | Mimbar Jum’at — 16 October 2009 @ 9:07 am
[...] Demikian janji Allah kepada orang-orang yang selalu mengkikuti petunjuk-petunjuk-Nya dan bersabar (QS. Al-Maidah [5]: 69, QS. Ali Imran [3]: 120, QS. Al-Ahqaf [46]: [...]
Pingback by Usaha dan Doa | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:30 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Hidup Bermakna | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:35 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Nadziran | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:37 pm
[...] dan orang kafir berkata,”Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah”. (QS Annabaa [78]: [...]
Pingback by Menjadi Manusiawi | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:39 pm
[...] Melaksanakan sunnah Rasulullah SAW sangat penting bagi kehidupan seorang muslim, baik dalam hal ibadah maupun muamalah (hablum minallahi wa hablum minannasi). Allah SWT menyatakan dalam firman-Nya,”…Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya “. (QS. Al-Hasyr[59]:7). [...]
Pingback by Sunnah Rasul | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:41 pm
[...] sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri……… ” (QS.Ar Rad: [...]
Pingback by Menyikapi Perubahan | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:47 pm
[...] dalam kehi-dupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS. Al kahfi [18]: [...]
Pingback by Orientasi Ibadah | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:57 pm
[...] memikulnya. Manusia mampu memikulnya dengan dua syarat, yaitu tak bersifat zalim dan bodoh. (QS. Al-Ahzab [33]: [...]
Pingback by Amanat Jabatan | Mimbar Jum’at — 22 October 2009 @ 9:23 pm
[...] perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. Al-Isra [17] ayat [...]
Pingback by Anggota Kabinet yang Kritis | Mimbar Jum’at — 24 October 2009 @ 5:22 pm
[...] (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan, Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At Taubah [9]: [...]
Pingback by Kunci Keberkahan Harta | Mimbar Jum’at — 28 October 2009 @ 9:05 pm
Mohon ijin u copy paste sbagian ayat dari Al qur’an..
Semoga bermanfaat u semuanya..
Jazakumullahu khoiron…
Comment by fulannah — 1 November 2009 @ 8:11 pm
Silahkan di sebarluaskan dengan tujuan syiar dan dakwah islam. Semoga Allah meridhoi segala amal ibadah kita.
Amiiinnn.
Comment by unduk — 1 November 2009 @ 9:09 pm
[...] beberapa rasul sebelummu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan.” (Ar-Rad: [...]
Pingback by Bila Buah Hati tak Kunjung Hadir | Mimbar Jum’at — 2 November 2009 @ 1:45 am
[...] Lalu, Allah SWT menjawab, “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim.” (QS. Al-Baqarah [2]: [...]
Pingback by Prestasi Bukan Prestise | Mimbar Jum’at — 4 November 2009 @ 10:41 pm
[...] jika dilakukan akan berakibat kehancuran serta kerusakan hidup (QS. Al-Baqarah [2]: 275 dan QS. Ar-Rum [30]: [...]
Pingback by Antara Riba dan Zakat | Mimbar Jum’at — 11 November 2009 @ 5:42 pm
[...] kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)’.” [QS. al-A'raf (7): [...]
Pingback by Hakikat Kemanusiaan Kita | Mimbar Jum’at — 17 November 2009 @ 12:55 am
[...] bertindak yang benar, dan akan hilang pula kepercayaan dirinya (perhatikan firman Allah SWT dalam QS An-Nisa’ [4]: [...]
Pingback by Amanah vs Khianat | Mimbar Jum’at — 18 November 2009 @ 2:34 pm
[...] tidak membeda-bedakan antara seorangpun dari rasul-rasul-Nya…“. (Surat 2/Al Baqarah, [...]
Pingback by Kisah Nabi Daud | Mimbar Jum’at — 21 November 2009 @ 1:10 am
[...] orang-orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya ” (QS. Asy-Syams: [...]
Pingback by Aroma Dosa | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:44 am
[...] : “Sesungguhnya orang-orang. yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka ” (QS. Al Mukminun : [...]
Pingback by Mukhlish | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:48 am
[...] : “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam surga yang penuh kenikmatan ” (QS. Ath Thuur: [...]
Pingback by Berbuah Taqwa | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:53 am
[...] gambaran dalam surah Al Hujuraat ayat 14, ketika orang-orang Arab Badui mengakui “telah beriman”, tetapi Nabi [...]
Pingback by Tiga Serangkai | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:04 am
[...] kejayaan Islam dulu yang mendapat julukan “khoiru ummah”, umat yang terbaik. Di dalam Al qur’an surat Ali Imran ayat 110 menjelaskan tentang umat yang terbaik dengan melakukan amal ma’ruf dan mencegah yang [...]
Pingback by Kemunduran Umat Islam | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:07 am
[...] dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” (QS. Ali Imran [3]: 133-134). Bookmark this on Delicious Related ArticlesMemihak RakyatUkhuwahKeuntunganBerawal [...]
Pingback by Hadiah | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:08 am
[...] “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tiin: [...]
Pingback by Syirik | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:12 am
[...] tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, yang mengelupas kulit kepala (QS. Al-Ma’arij [70]: [...]
Pingback by Hakikat Neraka | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:16 am
Subhanallah…dengan adanya Al Qur’an online semakin mudahnya kita mengakses dan memahami kandungan dari Lauh Mahfudz ini. Semoga diberi berkah dan selalu dijaga oleh Allah SWT…amien
Comment by M.D.Himawan — 15 December 2009 @ 1:05 am
[...] Kedua, masjid mengajarkan kebebasan. Yaitu, kebebasan hati di mana kaum Muslimin hanya tunduk kepada Allah SWT, berdoa kepada-Nya, tanpa menyekutukan-Nya. Firman Allah, “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka, janganlah kamu menyembah seorang pun di dalamnya kecuali menyembah Allah.” (QS. Al Jin [72]:18). [...]
Pingback by Belajar Dari Masjid | Mimbar Jum’at — 16 December 2009 @ 9:36 pm
[...] turunnya ayat ke 159 surat Ali Imran adalah seusai terjadi Perang Uhud, dimana pasukan musyrik Quraisy yang memutar jalan berhasil [...]
Pingback by Lembut Hati | Mimbar Jum’at — 18 December 2009 @ 1:01 am
[...] kebencian kalian kepada sekelompok orang, mendorong kalian berlaku tidak adil.” (QS. Al-Maidah [5]: [...]
Pingback by Menjaga Objektivitas | Mimbar Jum’at — 22 December 2009 @ 9:47 pm
[...] tersebut seraya memperingatkan manusia agar tidak melanggar asas keseimbangan tersebut (QS. Ar-Rahman [55]: [...]
Pingback by Bercermin Pada Sungai | Mimbar Jum’at — 23 December 2009 @ 10:46 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Monopoli Tafsir | Mimbar Jum’at — 18 January 2010 @ 10:05 pm
[...] di antara kamn di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu …“ (QS. Al-Hujurat [49]: [...]
Pingback by Waladun Shaleh | Mimbar Jum’at — 29 January 2010 @ 12:51 am
[...] dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok….” (QS. Al-Hasyr: [...]
Pingback by Memilih Esok di Hari Ini | Mimbar Jum’at — 14 February 2010 @ 9:36 pm
[...] hanya mengingatlah Allah akan mendapatkan suatu ketenangan dan kebahagiaan“. Dalam al qur’an surat Thaaha ayat 124 yang artinya “Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya [...]
Pingback by Hakekat Suatu Kebahagiaan | Mimbar Jum’at — 23 February 2010 @ 2:31 pm
saya baru tahu situs ini, semoga saya selalu ingat untuk silahturahmi ke sini
salam dari kalimantan tengah
Comment by budies — 24 February 2010 @ 8:43 pm
[...] Sebagaimana firman-Nya, “Ingatlah dengan dzikir mengingati Allah, hati akan tenteram.” (QS Ar Ra’d: [...]
Pingback by Menggapai Ketenangan Hidup | Mimbar Jum’at — 25 February 2010 @ 4:54 pm
[...] dengan kebakhilan. “Dan sungguh dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta” (QS. Al-Adiyat: 8). Dia sewa sepasukan bodyguard untuk melindunginya dari sentuhan kaum dhuafa. Belum cukup [...]
Pingback by Kaya Untuk Miskin | Mimbar Jum’at — 13 March 2010 @ 9:13 pm
[...] dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?“. (Al-Maaidah: [...]
Pingback by Intervensi Manusia Terhadap Sunatullah | Mimbar Jum’at — 21 March 2010 @ 10:56 pm
[...] nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya “. (QS. Saba’[34]: [...]
Pingback by Kewajiban Terhadap Harta | Mimbar Jum’at — 7 April 2010 @ 10:25 am
[...] pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat “. (Al-Baqarah: [...]
Pingback by Musibah Sebagai Ujian Keimanan | Mimbar Jum’at — 17 April 2010 @ 5:17 pm
[...] Al-Qur’an Online unduk | Uncategorized | Wednesday, January 21st, 2009 [...]
Pingback by al-quran | Marlons — 8 July 2010 @ 11:13 pm