Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman 300 Juta: Simulasi Angsuran dan Syarat Pengajuan

MIMBARJUMAT.COM – Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman 300 Juta menjadi informasi yang banyak dicari pelaku UMKM yang ingin menambah modal usaha. Melalui program Kredit Usaha Rakyat dari Bank Rakyat Indonesia, pengusaha bisa mengajukan pinjaman hingga Rp300 juta dengan bunga ringan.

Pinjaman Rp300 juta ini masuk kategori KUR Kecil. Suku bunga yang digunakan dalam simulasi adalah 6% per tahun atau setara 0,5% per bulan. Tenor yang tersedia mulai dari 1 hingga 5 tahun, tergantung kebutuhan dan jenis kredit.

Berikut simulasi angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman 300 Juta.

Tenor 1 tahun
Angsuran per bulan Rp25.819.929.
Total angsuran Rp309.839.148.
Total bunga Rp9.839.148.

Tenor 2 tahun
Angsuran per bulan Rp13.296.183.
Total angsuran Rp319.108.392.
Total bunga Rp19.108.392.

Tenor 3 tahun
Angsuran per bulan Rp9.126.581.
Total angsuran Rp328.556.916.
Total bunga Rp28.556.916.

Tenor 4 tahun
Angsuran per bulan Rp7.045.509.
Total angsuran Rp338.184.432.
Total bunga Rp38.184.432.

Tenor 5 tahun
Angsuran per bulan Rp5.799.840.
Total angsuran Rp347.990.400.
Total bunga Rp47.990.400.

Semakin panjang tenor, cicilan bulanan semakin ringan. Namun total bunga yang dibayarkan juga lebih besar. Karena itu, pelaku usaha perlu menyesuaikan tenor dengan kemampuan arus kas bisnisnya.

Untuk mengajukan KUR BRI 2026 Pinjaman 300 Juta, ada beberapa syarat utama. Pemohon harus memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan. Calon debitur juga tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain KTP, Kartu Keluarga, dan surat izin usaha seperti IUMK atau dokumen setara. Untuk pinjaman di atas Rp50 juta, biasanya dibutuhkan agunan sesuai ketentuan bank.

Pengajuan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi KUR BRI. Pemohon cukup mendaftar akun, mengisi data diri dan usaha, mengunggah dokumen, lalu memilih kantor cabang terdekat.

Dengan memahami Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman 300 Juta ini, pelaku UMKM bisa menghitung kebutuhan modal dan merencanakan cicilan secara lebih matang sebelum mengajukan pinjaman.

Penulis: Rizki Saputro

Leave a Comment