Jadwal Puasa Rajab 2025-2026 Beserta Penjelasannya!

skinbea.com/21/ – Tidak lama lagi, umat Islam akan memasuki bulan Rajab 1447 Hijriah, salah satu dari empat bulan suci yang dimuliakan Allah SWT. Dalam kalender Hijriah, bulan Rajab dianggap sebagai waktu yang penting untuk memperbanyak amal baik. Bagi sebagian besar umat Islam, bulan ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan semakin dekat, sehingga banyak yang memanfaatkannya untuk meningkatkan ibadah mereka dan menahan hawa nafsu mereka, salah satunya melalui puasa sunnah.

Puasa di bulan Rajab adalah tindakan disiplin dan persiapan spiritual untuk bulan-bulan ibadah yang akan datang. Semangat untuk memperbanyak amal di bulan ini telah lama menjadi tradisi positif bagi kaum Muslimin, meskipun tidak ada kewajiban khusus. Jika dilakukan dengan tulus dan dengan pemahaman yang benar, puasa Rajab dapat menjadi cara untuk mendapatkan banyak pahala dan keberkahan dari Allah SWT.

Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan yang dianggap haram. Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram, bersama dengan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Dalam surah At-Taubah ayat 36, Allah SWT menjelaskan bahwa ada dua belas bulan dalam setahun, dan empat di antaranya adalah bulan yang dimuliakan. Bulan-bulan ini memiliki posisi unik; amal baik akan diberi ganjaran yang lebih besar, sementara dosa akan dilipatgandakan.

Para ulama, seperti Ibnu Rajab dan Al-Qodhi Abu Ya’la, menjelaskan bahwa kemuliaan bulan Rajab tidak terletak pada adanya ibadah tertentu yang diwajibkan, tetapi pada larangan keras berbuat maksiat. Menurut fiqih, amal kebaikan umum seperti sedekah, dzikir, tilawah, dan puasa sunnah harus dilakukan selama bulan haram. Oleh karena itu, untuk menunjukkan penghormatan Anda terhadap bulan yang dimuliakan Allah, Anda harus tetap tenang dan memperbanyak amal.

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh selama bulan haram ini, seperti bulan suci lainnya. Mereka tidak disarankan untuk melakukan puasa atau ritual tertentu yang tidak memiliki bukti kuat.

Bulan Rajab dari tahun 2025–2026 dimulai kapan?

Kementerian Agama RI memperkirakan bahwa 1 Rajab 1447 Hijriah akan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025. Oleh karena itu, bulan Rajab akan berakhir pada Senin, 19 Januari 2026. Namun, sebagaimana biasanya, penetapan ini adalah perkiraan dan akan dikonfirmasi di berbagai wilayah melalui rukyatul hilal, atau pengamatan bulan sabit.

Umat Islam disarankan untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah atau otoritas keagamaan di wilayah masing-masing sebelum melakukan amalan yang terkait dengan penanggalan Rajab karena hasil hisab dan rukyat sering berbeda dalam penentuan awal bulan Hijriah.

Sangat penting bagi umat Islam untuk mengetahui waktu awal bulan Rajab agar mereka dapat mengatur puasa sunnah mereka, terutama puasa Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh, yang merupakan amalan paling dianjurkan di bulan tersebut.

Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Rajab 2025–2026

a. Puasa Awal Bulan Rajab1–3 Rajab 1447 H (21–23 Desember 2025).

Beberapa riwayat populer menyebutkan keutamaannya, seperti penghapusan dosa dan ampunan Allah SWT. Namun, para ulama menjelaskan bahwa hadis tentang puasa khusus di awal Rajab berstatus dhaif (lemah). Karenanya, niatkan puasa sebagai ibadah sunnah umum, bukan karena pengkhususan tanggal tersebut.

b. Puasa Senin dan KamisSenin: 22, 29 Desember 2025; 5, 12, 19 Januari 2026Kamis: 25 Desember 2025; 1, 8, 15 Januari 2026Puasa Senin–Kamis memiliki keutamaan tersendiri karena pada hari-hari itu amal manusia diangkat ke langit.

c. Puasa Ayyamul Bidh (13–15 Rajab 1447 H)Jatuh pada 2–4 Januari 2026 (Jumat–Minggu).

Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa tiga hari setiap bulan setara dengan berpuasa sepanjang tahun (HR. Muslim).

d. Puasa Sunnah LainnyaPuasa Daud (selang-seling sehari puasa, sehari tidak)Puasa nazar atau qadha RamadhanPuasa untuk melatih diri menjelang Sya’ban dan Ramadhan.

Leave a Comment