Doa dan Amalan saat Terjadi Gerhana Matahari

skinbea.com/21/ – Ketika bulan berada di antara bumi dan matahari, sebagian atau seluruh cahaya matahari tertutup, yang disebut gerhana matahari. Gerhana matahari sebagian dan total adalah dua kategori utama gerhana matahari.

Gerhana matahari dilihat dalam Islam sebagai salah satu tanda kebesaran Allah SWT, dan seringkali digunakan sebagai peringatan bagi manusia.

Dalam tradisi Islam, gerhana matahari juga merupakan waktu di mana orang-orang yang beragama Muslim dianjurkan untuk melakukan salat gerhana, juga dikenal sebagai salat al-kusuf.

Dalam menghadapi kejadian luar biasa ini, salat gerhana adalah cara untuk berdoa dan menunjukkan ketaatan kepada Allah.

Selain itu, Rasulullah SAW menegaskan betapa pentingnya bersyukur kepada Allah dan memperbanyak istigfar (memohon ampunan) saat terjadi gerhana.

Sebagai contoh, orang Muslim dapat membaca doa untuk gerhana matahari dan artinya:

Doa untuk Gerhana Matahari dan Artinya:

Berikut adalah beberapa doa yang dapat dibaca oleh orang Muslim saat gerhana matahari:

1. Membaca QS. Fussilat: 37

Membaca Al-Qur’an surah Fussilat ayat 37 bisa menjadi salah satu cara terbaik sebagai doa untuk gerhana matahari dalam Islam. Surat ini mengingatkan setiap Muslim untuk berlutut hanya kepada Allah.

وَمِنْ اٰيٰتِهِ الَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُۗ لَا تَسْجُدُوْا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوْا لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَهُنَّ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ –

Artinya:

“Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah malam, siang, matahari dan bulan. Jangan sujud kepada matahari dan jangan (juga) kepada bulan, tetapi sujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah Dia.” (QS. 41:37)

2. Membaca QS. Yunus: 5

Membaca Al-Qur’an surah Yunus saat gerhana matahari terjadi juga akan membantu umat Islam menyadari betapa agungnya Allah.

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاۤءً وَّالْقَمَرَ نُوْرًا وَّقَدَّرَهٗ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَالْحِسَابَۗ مَا خَلَقَ اللّٰهُ ذٰلِكَ اِلَّا بِالْحَقِّۗ يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ – ٥

Artinya:

“Dialah yang menjadikan matahari dan bulan bersinar, dan Dialah yang menentukan tempat-tempat peredarannya, agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakannya seperti itu melainkan dengan sebenarnya. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada mereka yang mengetahui.” (QS. 10:5)

3. Membaca QS. Al A’raf: 54

Selain itu, umat Muslim juga bisa membaca surat Al Araf ayat 54 sebagai berikut:

وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُوْمَ مُسَخَّرٰتٍۢ بِاَمْرِهٖٓ ۙاَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْاَمْرُۗ تَبٰرَكَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ

Artinya:

“(Dia menciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang dengan tunduk pada perintah-Nya. Ingat! Semua urusan dan urusan adalah milik-Nya. Maha Suci Allah, seluruh alam semesta.” (QS. 7:54)

4. Membaca QS. AL Anbiya: 31-33

Selain doa di atas, umat Muslim juga bisa membaca doa gerhana matahari seperti berikut:

وَجَعَلْنَا فِى الْاَرْضِ رَوَاسِيَ اَنْ تَمِيْدَ بِهِمْۖ وَجَعَلْنَا فِيْهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَّعَلَّهُمْ يَهْتَدُوْنَ – ٣١وَجَعَلْنَا السَّمَاۤءَ سَقْفًا مَّحْفُوْظًاۚ وَهُمْ عَنْ اٰيٰتِهَا مُعْرِضُوْنَ – ٣٢ وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَۗ كُلٌّ فِيْ فَلَكٍ يَّسْبَحُوْنَ – ٣٣

Artinya:

“Dan Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar (tidak) bergoyang bersamanya, dan Kami jadikan (juga) jalan-jalan yang lebar di sana, agar mereka mendapat petunjuk. Dan Kami jadikan langit sebagai atap yang terlindung, tetapi mereka tetap berpaling dari tanda-tanda (kebesaran Allah) (matahari, bulan, angin, awan, dll). Dan Dialah yang menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing mengedarkan orbitnya.” (QS. 31-33)

Amalan-Amalan Gerhana Matahari

Salat sunah gerhana matahari pertama kali disyariatkan pada tahun kedua Hijriyah, dan salat sunah gerhana bulan pertama kali disyariatkan pada tahun kelima Hijriyah, meskipun ada pendapat yang kuat bahwa salat gerhana dilakukan pada bulan Jumadal Akhirah. Salah satu amalan gerhana matahari yang bisa dilakukan oleh umat Muslim adalah salat gerhana matahari.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa menjalankan salat gerhana adalah sunah muakkad, menurut NU Online. Pendapat ini didasarkan pada salah satu surah dalam Al-Qur’an, yang berbunyi sebagai berikut:

“Sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Jangan kalian bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan, tetapi bersujudlah kalian kepada Allah yang menciptakan semua itu, jika kamu hanya menyembah-Nya,” (QS Fushilat [41]: 37).Selain itu, ada beberapa amalan gerhana matahari yang memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

1. Mengerjakan salat gerhana

2. Bersedekah

3. Mengerjakan kebaikan

4. Tobat dari maksiat

5. Memperbanyak doa

6. Memperbanyak istighfar

7. Memperbanyak zikir

Leave a Comment