MIMBARJUMAT.COM – Skizofrenia adalah gangguan mental serius yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan memandang realitas. Kondisi ini dapat membuat penderitanya kesulitan membedakan antara kenyataan dan persepsi dari pikirannya sendiri.
Menurut World Health Organization, skizofrenia termasuk gangguan mental kronis yang bisa mengganggu fungsi sosial, pendidikan, dan pekerjaan jika tidak ditangani dengan tepat.
Gejala Skizofrenia
Gejala skizofrenia umumnya terbagi menjadi tiga kelompok utama, yakni:
Gejala positif merupakan tambahan dari fungsi mental normal, seperti halusinasi (misalnya mendengar suara yang tidak ada), waham atau delusi (keyakinan kuat yang tidak sesuai kenyataan), serta pikiran atau ucapan yang tidak teratur.
Gejala negatif adalah penurunan atau hilangnya fungsi normal, misalnya ekspresi emosi yang datar, menarik diri dari lingkungan sosial, kehilangan motivasi, dan sulit merasakan kesenangan.
Gangguan kognitif meliputi kesulitan berkonsentrasi, gangguan memori, serta kesulitan dalam mengambil keputusan.
Kapan Skizofrenia Muncul?
Skizofrenia biasanya mulai muncul pada usia remaja akhir hingga awal dewasa, sekitar 15 hingga 30 tahun.
Pada pria, gejala cenderung muncul lebih awal dibandingkan wanita.
Penyebab Skizofrenia
Tidak ada satu penyebab tunggal yang pasti. Skizofrenia diduga muncul akibat kombinasi beberapa faktor, antara lain:
– Faktor genetik, seperti adanya riwayat keluarga dengan skizofrenia.
– Ketidakseimbangan zat kimia otak, misalnya dopamin.
– Faktor lingkungan, seperti stres berat, trauma, atau komplikasi selama kehamilan.
– Penyalahgunaan zat tertentu, yang dapat memicu atau memperburuk gejala.
Apakah Skizofrenia Bisa Disembuhkan?
Skizofrenia termasuk gangguan jangka panjang, tetapi gejalanya bisa dikontrol dengan pengobatan dan terapi yang tepat.
Penanganan biasanya meliputi penggunaan obat antipsikotik, terapi psikologis, serta dukungan keluarga dan lingkungan sosial.
Dengan perawatan yang konsisten, banyak penderita dapat menjalani kehidupan yang produktif dan stabil.
Skizofrenia bukanlah tanda kelemahan pribadi atau kurangnya iman. Kondisi ini adalah masalah medis yang memerlukan pemahaman, perawatan, dan dukungan.
Edukasi yang tepat penting untuk mengurangi stigma dan membantu meningkatkan kualitas hidup penderita.
Penulis: Hafiz Reyfansyah