MIMBARJUMAT.COM – Pada 3 Maret 2026, langit akan dipenuhi dengan gerhana bulan total. Apa yang membedakan gerhana ini dari gerhana lain?
Sebelum ini, gerhana bulan terjadi ketika posisi Bumi, Matahari, dan Bulan hampir membentuk garis lurus. Ini terjadi ketika seluruh atau sebagian permukaan Bulan tidak menerima cahaya matahari.
Tidak setiap bulan purnama menghasilkan gerhana bulan, karena orbit bulan membentuk sudut sekitar 5° terhadap bidang ekliptika. Namun, gerhana bulan hanya terjadi ketika fase bulan mencapai purnama.
Meskipun demikian, ketiga benda di langit tidak selalu sejajar sempurna meskipun Bulan sedang purnama. Akibatnya, gerhana bulan total sangat langka dan hanya terjadi setahun sekali.
Jadwal Gerhana Bulan Total 6 Maret 2026
Mengutip laman Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan IPA Universitas Surabaya, gerhana bulan total akan muncul pada jam berikut:
Awal parsial: 16.50 WIB, 17,50 Wita, atau 18.50 WIT
Awal totalitas: 18.04 WIB, 19.04 Wita, atau 20.04 WIT
Puncak gerhana: 18.34 WIB, 19.34 Wita, atau 20.34 WIT
Akhir totalitas: 19.02 WIB, 20.02 Wita, atau 21.02 WIT
Akhir parsial: 20.17 WIB, 21.17 Wita, atau 22.17 WIT
Cara Melihat Gerhana Bulan Total 6 Maret 2026
Menurut BRIN, gerhana bulan total yang akan terjadi pada 6 Maret dapat dilihat hanya dengan mata telanjang. Namun, Anda dapat menggunakan teleskop untuk memperjelas penampakan.
Selain itu, fenomena ini dapat diabadikan melalui ponsel kalian. Oleh karena itu, siapkan kamera Anda untuk menonton gerhana bulan total pada tanggal 6 Maret!