Prediksi Harga Emas Naik Sampai Kapan? Berikut Penyebab Kenaikan Emasnya!

MIMBARJUMAT.COM – Semua orang, mulai dari ibu rumah tangga hingga investor kelas kakap, menyadari kembali pergerakan harga emas global pada awal tahun 2026.

Banyak orang sekarang cemas dan penasaran: sampai kapan harga emas akan naik?

Kekhawatiran akan koreksi besar mulai muncul di permukaan mengingat grafik emas yang terus turun tajam sejak awal tahun dan sempat menyentuh level psikologis yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

Artikel ini akan membahas secara menyeluruh tren terbaru, prediksi para ahli perbankan global, dan komponen utama yang diperkirakan akan terus memacu kenaikan harga emas hingga tahun 2026.

Apakah ini saat yang tepat untuk mengambil keuntungan atau menambah aset?

Harga Emas Saat Ini

Harga emas global diperkirakan akan bertahan di atas level US$5.100 per troy ounce hingga Februari 2026.

Harga emas batangan yang diproduksi oleh Antam di pasar domestik Indonesia bahkan telah melampaui angka fantastis Rp3.000.000 per gram. Kenaikan ini tidak terjadi tanpa alasan yang jelas.

Para pemburu aset aman semakin tertarik pada mata uang berharga ini karena dinamika ekonomi global, perubahan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur, dan kebijakan moneter AS.

Sampai Kapan Harga Emas Akan Terus Naik? Menurut Ahli

Karena sifat pasar yang fluktuatif, menjawab pertanyaan tentang berapa lama harga emas akan naik memang sulit.

Namun, beberapa analis komoditas dan lembaga keuangan terkemuka di seluruh dunia telah menyampaikan perkiraan mereka untuk tahun 2026 sebagai pedoman bagi investor:

1. Goldman Sachs: Tren Bullish Hingga Pertengahan Tahun

Lembaga riset ekonomi ini telah menaikkan target harga mereka ke angka US$5.400 per troy ounce untuk periode pertengahan tahun 2026.

Fokus utama mereka adalah pada fenomena de-dolarisasi yang kian nyata.

Banyak negara berkembang mulai secara bertahap mengurangi ketergantungan mereka pada Dollar AS dan lebih memilih untuk memperkuat cadangan devisa negara melalui kepemilikan emas fisik.

2. Analisis Lokal: Potensi Rp4,2 Juta per Gram

Di sisi lain, beberapa pengamat komoditas dan ekonomi di Indonesia memberikan pandangan yang cukup berani.

Mereka memprediksi bahwa jika pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS terus berlanjut di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.000.

Maka harga emas Antam di penghujung tahun 2026 bisa saja mendekati atau bahkan menembus angka Rp4.000.000 hingga Rp4.200.000 per gram.

3. J.P. Morgan: Target US$6.000 Bukan Mustahil

Analis senior dari J.P. Morgan memperkirakan bahwa permintaan dari bank-bank sentral dunia akan tetap tinggi dan stabil, dengan rata-rata pembelian mencapai 585 ton per kuartal.

Mereka memproyeksikan harga emas rata-rata berada di level US$5.055 pada kuartal IV 2026.

Namun, mereka juga memberikan catatan penting bahwa ada potensi lonjakan hingga US$6.000 dalam jangka panjang jika ketidakpastian ekonomi global terus berlanjut tanpa solusi konkret.

Faktor Utama Pendorong Kenaikan harga emas di 2026

Ada tiga alasan fundamental yang sangat kuat mengapa tren kenaikan harga ini diprediksi masih akan memiliki umur yang cukup panjang sepanjang tahun ini:

1. Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Pasar global menaruh ekspektasi besar bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) akan terus melonggarkan kebijakan moneternya.

Secara historis, saat suku bunga turun, emas menjadi jauh lebih menarik. Hal ini terjadi karena biaya peluang untuk memegang aset emas menjadi lebih rendah jika dibandingkan dengan aset berbunga seperti obligasi atau deposito.

2. Permintaan Agresif dari Bank Sentral

Negara-negara dengan ekonomi kuat seperti China, India, Brasil, dan beberapa negara di Asia Tengah terus menambah cadangan emas mereka secara masif.

Langkah diversifikasi aset negara ini memberikan dukungan harga yang sangat kuat di lantai bursa komoditas internasional.

Estimasi Harga Emas 2026 (Proyeksi)

  • Kuartal I 2026: Diprediksi berada di kisaran US5.100−US5.200 dengan estimasi harga Antam mencapai Rp3.000.000 – Rp3.150.000.
  • Kuartal II 2026: Diprediksi naik ke level US5.300−US5.450 dengan estimasi harga Antam mencapai Rp3.200.000 – Rp3.400.000.
  • Akhir Tahun 2026: Diprediksi menyentuh angka US5.600−US6.000 dengan potensi harga Antam menembus Rp3.800.000 – Rp4.200.000.

Leave a Comment