Daftar Pemain MU yang Beragama Islam Sepanjang Sejarah

MIMBARJUMAT.COM – Sehubungan dengan Manchester United, beberapa pemain muslim terkemuka pernah melatih klub ini. Bahkan, salah satunya masih menjadi andalan Amorim di garis depan. Seberapa banyak pemain muslim yang pernah bermain untuk Man United? Lihat ulasannya untuk mengetahui apakah setidaknya ada lima pemain sepak bola profesional.

Pada musim 2024–2025, Manchester United tampil tidak memuaskan di Premier League. Hingga akhir musim, tim yang dikenal sebagai Reds itu berada di peringkat ke-15, dua tingkat di bawah zona degradasi.

Man United tidak berhasil di musim ini, yang membuat tim yang dilatih Ruben Amorim tidak dapat bermain di Eropa pada musim 2025/2026. Sebenarnya, Onana dan rekan-rekannya bisa bermain di UEFA Champions League (UCL) dengan menjadi juara Europa League, tetapi sayangnya mereka kalah dari Tottenham Hotspur dengan skor 0-1 di final Liga Eropa.

Matthijs de Ligt, bek Manchester United, percaya bahwa Manchester United akan tampil lebih baik di musim depan. Bek asal Belanda itu percaya bahwa Red Devils akan bangkit. Ia menekankan betapa pentingnya mempersiapkan diri dengan baik sebelum musim 2025/2026.

Menurut De Ligt, dalam wawancara eksklusif yang dia lakukan dengan MUTV, dikutip Bola.net pada Senin (9/6/2025), “Dari pengalaman yang saya rasakan sepanjang karir saya, sangat penting untuk memiliki pra musim yang bagus.”

Dia juga menambahkan, “Tahun ini tidak ada Euro atau Piala Dunia, dan bagi saya ini akan menjadi pembeda. Semoga kami bisa menunjukkan bahwa kami akan tampil beda di musim depan.”

Sehubungan dengan Manchester United, beberapa pemain muslim terkemuka pernah melatih klub ini. Bahkan, salah satunya masih menjadi andalan Amorim di garis depan. Seberapa banyak pemain muslim yang pernah bermain untuk Man United? Lihat ulasannya untuk mengetahui apakah setidaknya ada lima pemain sepak bola profesional.

Amad Diallo

Pemain Muslim Ahmad Diallo bermain untuk Manchester United sejak tahun 2021. Amad lahir di Abidjan, Pantai Gading, pada 11 Juli 2002. Keluarganya pindah ke Italia dan menetap di Emilia-Romagna, di mana dia belajar lebih banyak tentang sepak bola.

Amad mulai bermain sepak bola di akademi Boca Barco dan seiring berjalannya waktu, bakatnya sebagai pemain sepak bola profesional semakin terlihat.

Amad bergabung dengan tim junior Atalanta pada 2015. Ini menjadi titik balik dalam karier sepak bola Amad ketika ia bergabung dengan klub profesional. Bakatnya semakin berkembang dan ia mulai dipandang sebagai pemain sayap yang sangat menjanjikan di masa depan.

Amad berpartisipasi dalam berbagai tim berdasarkan kelompok usianya dan juga pernah berlatih bersama pemain senior. Dia mencetak sejarah sebagai pemain pertama kelahiran 2002 yang mencetak gol di Serie A pada 27 Oktober 2019, saat Atalanta mengalahkan Udinese 7-1.

Sejak 2020, Amad dipromosikan ke tim utama Atalanta dan bermain di Serie A, membuat klub besar seperti Manchester United tertarik meminangnya.

Amad dikontrak oleh Atalanta dan Manchester United pada 5 Oktober 2020. Transfer baru selesai pada Januari 2021 setelah menjalani pemeriksaan medis dan mendapatkan izin kerja di Inggris.

Amad pernah dipinjamkan ke Rangers FC dari Skotlandia dan Sunderland, tim yang kalah di Liga 2 Inggris, untuk mendapatkan menit bermain. Ia mencetak 14 gol dalam 42 penampilan saat bermain untuk Sunderland, membuatnya terpilih sebagai pemain muda terbaik tim.

Amad kembali ke Old Trafford pada awal musim 2023/2024, tetapi dia belum bermain di lapangan selama paruh pertama musim. Dia mengalami cedera lutut yang parah yang hampir menghentikan kariernya, tetapi dia tidak menyerah.

Ketika MU masih dilatih oleh Erik ten Hag, Adam sering menjadi penghangat bangku cadangan. Sampai akhirnya, Ruben Amorim, pelatih Setan Merah yang menggantikan ten Hag, kembali mempercayainya. Pemain timnas Pantai Gading itu langsung menjadi andalan Amorim di Premier League dan Liga Eropa musim 2024/2025.

Sofyan Amrabat

Pada September 2023, Sofyan Amrabat adalah pemain Muslim yang didatangkan ke Old Trafford dengan status pinjaman. Namun, kariernya di Manchester United tidak lama, hanya bermain untuk Man United hingga Juni 2024, sebelum kembali ke Fiorentina.

Salah satu pemain sepak bola muslim Maroko yang mencuri perhatian saat bermain di Piala Dunia 2022 adalah Amrabat. Dia dan rekan-rekannya berhasil membawa Singa Atlas ke babak semi final.

Sebagaimana dilaporkan oleh Bola.net, Amrabat dilahirkan di Huizen, Belanda, pada 21 Agustus 1996. Selain bermain untuk Timnas Maroko, Amrabat bermain sebagai gelandang di Fiorentina, yang merupakan salah satu tim di Liga Italia yang paling bergengsi, Serie-A.

Amrabat pindah ke Feyenoord pada 2017 setelah memulai karir seniornya di Utrecht pada 2014. Ia bergabung dengan Club Brugge setelah satu musim, sebelum dipinjamkan ke Hellas Verona di Italia pada 2019.

Hellas Verona menggunakan kesempatan mereka untuk membeli haknya dari Club Brugge pada tanggal 31 Januari 2020 dan segera menjualnya kembali ke Fiorentina. Fiorentina meminjamkannya kembali ke Verona hingga akhir musim 2019–2020. Pada tahun 2023-2024, Amrabat bergabung dengan Man United sebagai pemain pinjaman dari Fiorentina. Amrabat akan bermain untuk Fenerbahce di musim 2025/2026.

Paul Pogba

Berikutnya adalah Paul Pogba, pemain muslim yang pernah membela Manchester United sejak usia junior. Pogba bermain untuk Man United di tim junior U18 dan U21 dari 2009 hingga 2012. Setelah itu, dia pindah ke Juventus.

Pogba beberapa kali pindah ke Manchester sebelum kembali ke Juventus pada 2024. Sekarang dia belum bermain untuk klub mana pun, meskipun dia telah menang banding atas hukuman empat tahun penjara karena kasus doping.

Marouane Fellaini

Setelah didatangkan dari Everton, Marouane Fellaini adalah kapten Manchester United pertama yang beragama Islam. Dia bergabung dengan Setan Merah pada tahun 2013 selama masa kepelatihan David Moyes.

Selama lima tahun kariernya di Old Trafford, pemain muslim ini menjadi pemain terbaik di Liga Inggris dengan 177 pertandingan, mencetak 22 gol dan 12 assist.

Setelah masa baktinya di Manchester United, pemain asal Belgia ini bermain selama empat tahun di Liga China. Fellaini akhirnya memutuskan untuk pensiun pada 3 Februari 2024.

Zidane Iqbal

Zidane Iqbal adalah gelandang tengah muslim yang lahir di akademi Manchester United. Meskipun dia sering dianggap sebagai pemain muda yang luar biasa, Iqbal sayangnya tidak berhasil bermain lama di tim senior Setan Merah.

Pemain muslim ini, yang juga pernah merasakan atmosfer Liga Inggris, hanya membuat satu penampilan bersama tim utama Manchester United. Pada awal musim 2023/2024, dia akhirnya bergabung dengan FC Utrecht di Belanda.

Zidane Iqbal adalah pemain muslim yang pernah melawan Timnas Indonesia di Piala Asia. Saat memperkuat Irak, Iqbal menang dengan skor 3-1 atas tim Garuda. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Senin, 15 Januari 2024, di Stadion Ahmad bin Ali di Al Rayyan, Qatar.

Leave a Comment