MIMBARJUMAR.COM – Di tengah hiruk-pikuk ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, satu mobil mungil berwarna kuning cerah berhasil mencuri perhatian pengunjung.
Bentuknya unik, perpaduan antara desain kotak khas mobil lawas dengan lampu bundar yang imut. Namanya Suzuki XBee, dan kehadirannya di booth Suzuki bukan tanpa sebab.
Mobil yang dikenal juga dengan sebutan Suzuki Crossbee di pasar global ini sejatinya bukan produk baru yang diluncurkan. Pihak Suzuki Indonesia dengan tegas menyatakan bahwa XBee masih dalam tahap studi pasar.
Mereka ingin mengukur seberapa besar minat dan preferensi konsumen Tanah Air terhadap desain, fitur, serta konsep kendaraan yang sulit dikategorikan ini. Apakah ia hatchback? Atau SUV?
Yang jelas, XBee adalah sebuah crossover kompak dengan karakter playful dan desain boxy yang mengingatkan pada mobil-mobil ikonik zaman dulu, namun dikemas dengan teknologi masa kini.
Desain Unik yang Langsung Dikenali
XBee pertama kali diperkenalkan ke publik dunia pada 2017 saat tampil di Tokyo Motor Show. Setelah delapan tahun mengaspal di Jepang, model ini mendapat penyegaran pada Oktober 2025, dan unit yang dibawa ke IIMS 2026 adalah versi terbaru tersebut.
Dari depan, lampu utama LED berbentuk setengah lingkaran langsung menjadi ciri khas yang sulit dilewatkan. Gril yang lebih ramping dan bumper tegas membuatnya tampil modern namun tetap mempertahankan proporsi khas mobil kompak Jepang.
Dimensinya juga sangat ramah perkotaan: panjang 3.760 mm, lebar 1.670 mm, dan tinggi 1.705 mm. Ukuran ini menjanjikan kelincahan bermanuver di jalanan sempit dan kemudahan parkir yang selama ini menjadi momok di kota-kota besar.
Mesin Mild Hybrid yang Irit untuk Sehari-hari
Secara teknis, XBee dibangun di atas platform Heartect yang terkenal ringan namun kokoh, platform yang sama dengan Suzuki Ignis dan generasi ketiga Suzuki Solio. Dapur pacunya mengandalkan mesin mild hybrid Z12E 1.200 cc tiga silinder, yang juga digunakan pada Suzuki Swift dan Solio.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 80 PS pada 5.700 RPM dengan torsi maksimum 108-109 Nm pada 4.500 RPM. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis CVT yang halus ke roda depan (2WD) atau seluruh roda (4WD) untuk varian tertentu.
Teknologi mild hybrid-nya membantu efisiensi bahan bakar, terutama saat berhenti dan berjalan di kemacetan, skenario yang sangat akrab bagi pengendara di Jakarta dan kota-kota besar lainnya.
Interior Cerdas yang Prioritaskan Kenyamanan
Salah satu fitur paling menarik dari XBee ada di dalam kabin. Tuas transmisi ditempatkan di dashboard, mirip dengan mobil-mobil premium Eropa. Hal ini membebaskan ruang lantai, memberikan area kaki yang sangat luas untuk penumpang depan.
Klaster instrumen digital berukuran 7 inci menjadi standar, dilengkapi head-up display serta layar infotainment sentuh 9 inci. Yang membuat pengemudi betah, Suzuki tetap mempertahankan tombol-tombol fisik untuk fungsi penting seperti mode berkendara dan hill start assist, yang lebih mudah digunakan saat menyetir tanpa harus menunduk terlalu lama.
Fitur praktis lainnya termasuk meja lipat untuk penumpang belakang yang terpasang di balik bangku depan, rem parkir elektrik (electric parking brake), serta berbagai ruang penyimpanan kreatif. Pemanas jok (heated seats) dan dua port USB melengkapi kenyamanan berkendara jarak jauh.
Paket Keselamatan yang Luar Biasa untuk Kelasnya
Ini mungkin salah satu aspek paling mengesankan dari XBee. Suzuki membekalinya dengan Suzuki Safety Support sebagai perlengkapan standar di semua varian. Fitur canggih yang biasanya ditemukan di mobil kelas lebih tinggi tersedia di sini, seperti:
- Dual Sensor Brake Support: Pengereman darurat otomatis untuk menghindari tabrakan.
- Lane Keeping Assist dan Lane Departure Prevention: Membantu mobil tetap berada di jalur yang benar.
- Blind Spot Monitoring: Mendeteksi kendaraan di area blind spot saat hendak berpindah jalur.
- Wobble Alarm: Peringatan jika pengemudi mulai kehilangan konsentrasi.
- Adaptive Cruise Control: Secara otomatis menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
Pada varian tertinggi, fitur Hill Descent Control dan mode berkendara Snow serta Sport memberikan fleksibilitas lebih di berbagai kondisi jalan .
Prospek dan Potensi di Pasar Indonesia
Meski Suzuki Indonesia belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi, pameran di IIMS 2026 adalah sinyal kuat bahwa mereka sedang menguji air. Sebagai gambaran, di Jepang, XBee dibanderol dengan harga mulai 2,15 juta yen atau setara Rp 237-244 jutaan, sementara varian tertingginya mencapai Rp 276-300 jutaan.
Jika masuk ke Indonesia, harga ini akan menempatkannya di atas Suzuki Ignis dan berpotensi menjadi pesaing serius bagi city car dan crossover kompak lainnya. Dengan tren konsumen Indonesia yang mulai menyukai crossover kompak fungsional, XBee memiliki peluang besar.
Desainnya yang unik, fitur keselamatan lengkap, interior cerdas, dan klaim efisiensi bahan bakar bisa menjadikannya primadona baru di segmennya. Tinggal menunggu waktu dan keputusan Suzuki untuk membawanya ke sini.