Sahur Kalap Biar Kuat Puasa Ternyata Bahaya? Ini Penjelasan Medisnya!

MIMBARJUMAT.COM – Sebagian besar orang mengira jika menyantap menu sahur dengan porsi banyak bisa menahan kuat puasa seharian.

Ternyata hal ini salah kaprah, karena bisa membuat tubuh justru merasa lapar karena minimnya energi.

Hal ini dipicu karena semakin banyak kalori yang masuk, semakin lama tubuh bertahan. Namun, pernahkah Anda merasa justru lebih lemas dan lapar di siang hari setelah makan sahur besar-besaran?

Secara medis, fenomena ini tak sekedar sugesti. Berikut penjelasan mengapa makan banyak saat sahur justru tidak seperti yang dibayangkan.

1. Lonjakan dan Kejatuhan Insulin

Penyebab utama rasa lapar cepat datang adalah konsumsi karbohidrat olahan dalam jumlah besar, seperti nasi putih, mie, atau makanan manis.

Dilansri mimbarjumat.com dari Healthline, mengonsumsi karbohidrat sederhana dalam porsi justu akan memicu lonjakan gula darah secara drastis.

Hal ini nantinya akan direspon oleh tubuh melepaskan hormon insulin secara masif untuk menurunkan gula darah tersebut.

Hasilnya gula darah akan menurun dengan cepat, yang kemudian mengirimkan sinyal rasa lapar ke otak meskipun perut baru saja diisi beberapa jam sebelumnya.

2. Peregangan Lambung

Lambung manusia mempunyai tekstur elastis dimana saat makan terlalu banyak, dinding lambung akan meregang secara maksimal.

Mengutip dari Cleveland Clinic, peregangan ini memang memberikan rasa kenyang sementara, nantinya setelah makanan dicerna dan lambung kosong kembali, reseptor rasa lapar akan bereaksi lebih sensitif.

Hal ini membuat tubuh akan menagih volume makanan yang sama besarnya pada saat sahur.

3. Kurangnya Serat dan Protein

Seringkali, porsi makan yang besar didominasi oleh nasi maupun gorengan, sementara protein dan serat terabaikan.

Melansir jurnal The American Journal of Clinical Nutrition, protein merupakan makronutrisi yang paling memberikan rasa kenyang karena menekan hormon ghrelin.
Jika porsi besar Anda rendah protein dan serat, makanan tersebut nantinya sangat cepat melewati saluran pencernaan dan meninggalkan Anda dalam kondisi lapar saat menjelang siang.

Oleh karena itu, supaya energi tetap stabil sepanjang hari, cobalah mengubah komposisi menu sahur.

Pilihlah Karbohidrat kompleks dengan mengganti nasi putih dengan nasi merah, gandum, atau ubi. Serat di dalamnya memperlambat penyerapan gula.(*)

Penulis: Mishbahul Anam

Leave a Comment