Amoxicillin: Fungsi, Cara Minum, dan Risiko Jika Tidak Dihabiskan

MIMBARJUMAT.COM — Amoxicillin adalah antibiotik golongan penisilin yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi infeksi bakteri. Obat ini termasuk dalam daftar obat esensial menurut World Health Organization (WHO) dan penggunaannya diawasi oleh badan seperti U.S. Food and Drug Administration (FDA).

Penting untuk dipahami bahwa amoxicillin hanya efektif melawan infeksi bakteri, bukan virus. Jadi, obat ini tidak akan menyembuhkan flu, pilek, atau penyakit akibat virus lainnya.

Fungsi Amoxicillin

Amoxicillin digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, antara lain:

• Infeksi saluran pernapasan, seperti radang tenggorokan dan pneumonia
• Infeksi telinga
• Infeksi saluran kemih
• Infeksi kulit
• Infeksi gigi

Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Akibatnya, bakteri tidak dapat bertahan hidup dan akhirnya mati.

Aturan Minum yang Benar

Amoxicillin harus digunakan sesuai resep dokter. Secara umum, aturan minumnya adalah:

• Diminum 2 hingga 3 kali sehari sesuai dosis yang diberikan
• Bisa diminum sebelum atau sesudah makan
• Dihabiskan sesuai lama terapi, biasanya 5 hingga 10 hari

Jangan menghentikan obat hanya karena gejala sudah membaik. Meskipun rasa sakit atau demam hilang, bakteri mungkin belum sepenuhnya mati. Menghentikan pengobatan terlalu cepat dapat membuat infeksi kambuh atau bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.

Risiko Jika Tidak Dihabiskan

Menghentikan antibiotik sebelum waktunya dapat menimbulkan beberapa risiko serius, antara lain:

1. Infeksi kambuh kembali
Bakteri yang tersisa bisa berkembang biak lagi dan menyebabkan penyakit kembali.

2. Resistensi antibiotik
Ini yang paling berbahaya. Bakteri dapat menjadi kebal terhadap antibiotik, sehingga infeksi di masa depan lebih sulit diobati.

Menurut laporan global dari World Health Organization, resistensi antibiotik merupakan salah satu ancaman kesehatan terbesar di dunia saat ini.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Beberapa orang mungkin mengalami efek samping, seperti:

• Mual atau diare
• Ruam kulit
• Reaksi alergi, yang jarang tetapi serius

Jika muncul gejala seperti sesak napas, pembengkakan wajah, atau ruam berat, segera cari bantuan medis.

Kesimpulan

Amoxicillin adalah antibiotik yang efektif untuk mengatasi infeksi bakteri jika digunakan dengan benar.

Obat ini harus diminum sesuai resep dan wajib dihabiskan untuk mencegah kekambuhan dan resistensi antibiotik.

Ingat, antibiotik bukan obat untuk semua penyakit. Gunakan hanya sesuai anjuran tenaga medis.

Penulis: Hafiz Reyfansyah

Leave a Comment