MIMBARJUMAT.COM – Samsung Galaxy A07 5G resmi rilis di pasaran Indonesia menawarkan kelas Mid-Range.
Tampil di kelas entry level, Samsung Galaxy A07 5G hadir dengan harga terjangkau menjadi jawaban tersendiri bagi kaum dana pelajar.
Ponsel Samsung Galaxy A07 5G sendiri menjawab kebutuhan praktis tanpa banyak drama dengan perangkat yang lebih stabil dan awet.
Secara khusus memang tak ada lonjakan spesifikasi yang drastis dibanding generasi sebelumnya, tetapi peningkatan kecilnya justru terasa tepat sasaran.
Fokus yang ditawarkan Samsung Galaxy A07 5G sendiri terdapat pada pengalaman dasar yang penting, mulai dari layar yang lebih mulus hingga daya tahan baterai yang benar-benar besar.
Nah, bagi anda yang tengah mencari rekomendasi HP jaringan 5G dengan harga 2 jutaan, Samsung Galaxy A07 5G cocok jadi pilihan karena kombinasi harga dan fitur yang rasional.
Terlebih ponsel ini dilengkapi pembaruan sistem operasi dan keamanan yang panjang membuatnya lebih bernilai untuk pemakaian jangka waktu lama.
Samsung bahkan menjanjikan skema yang dapat di update setiap 6 tahun sehingga pengguna tidak perlu khawatir soal keamanan dan kompatibilitas aplikasi ke depan.
Melalui tampilan desain yang ditawarkan, bodinya lebih ringan dan nyaman dalam genggaman meski bukan kategori ponsel ringkas.
Material polikarbonat dengan finishing glossy memang terlihat modern, meski cukup mudah meninggalkan bekas sidik jari.
Pilihan warna yang disediakan berbagai macam mulai dari Light Violet serta hitam memberi opsi bagi pengguna yang ingin tampil lebih ekspresif atau minimalis.
Slot kartu dual hybrid yang ada pada perangkat ini juga memberi fleksibilitas untuk menambah memori eksternal hingga 2 TB.
Didukung dengan desain layar waterdrop dan bezel yang masih tebal membuat ponsel ini terasa klasik.
Layar 6,7 inci resolusi HD+ dengan refresh rate 120 Hz sudah cukup memanjakan mata untuk scrolling media sosial dan streaming.
Pengaturan refresh rate adaptif sendiri membantu penggunanya dalam menjaga keseimbangan antara kelancaran animasi dan efisiensi daya.(*)
Penulis: Mishbahul Anam