7 Tips Mengenali Kekurangan Diri Menurut Islam

skinbea.com/21/ – Anda ingin jadi lebih baik? Ingin menjadi pribadi yang mengalami perubahan ke arah yang positif?

Sejatinya, perubahan sejati dimulai dari berani bercermin dan melihat diri sendiri secara utuh.

Simak tips mengenali kekurangan diri menurut Agama Islam, sebagai bahan refleksi agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Seperti dialami banyak orang, perubahan menjadi pribadi yang lebih baik tentu menjadi dambaan.

Namun, seringkali kita tidak memahami cara untuk memulai perubahan tersebut.

Padahal, Agama Islam memiliki kunci untuk perubahan tersebut. Setidaknya ada 7 cara yang telah dirangkum untuk memfasilitasi perubahan tersebut.

Misalnya, mau mendengarkan nasihat, belajar secara terus menerus, mau mendengarkan kritik hingga muhasabah harian.

Langkah ini, dapat membuka hati menjadi lebih ikhlas dan bersih, hidup lebih tenang dan dekat dengan Allah SWT.

Kuncinya adalah berani jujur kepada diri sendiri yang merupakan awal dari segala kebaikan.

Imam Al Ghazali berpendapat: “Sesungguhnya mengenali kekurangan diri (aib) adalah kunci untuk memperbaikinya.”

Dari pendapat ini, bisa disimpulkan bahwa seringkali seseorang ingin berubah tetapi tidak mengetahui harus dari mana. Islam mengajarkan, mulailah untuk jujur pada diri sendiri.

Berikut 7 Tips Mengenali Kekurangan Diri Menurut Islam:

1. Berguru pada orang bijak

Imam Al Ghazali menegaskan bahwa cara terbaik mengenali kelemahan diri adalah dengan bimbingan seorang guru yang memahami hati manusia.

Seorang guru bisa melihat apa yang tidak kita sadari dan menunjukkan jalan untuk dapat memperbaikinya.

Tanpa bimbingan, seseorang sering terjebak pada anggapan bahwa dirinya sudah cukup baik.

2. Nasihat sahabat yang tulus

Bila Anda tidak memiliki guru yang otoritatif, carilah sahabat yang saleh, jujur dan berani untuk berkata apa adanya.

Mintalah dia mengawasi perilaku kita, lalu terima nasihatnya dengan lapang dada.

Kata Imam Al Ghazali, nasihat dari sahabat sejati adalah hadiah berharga, asal kita tidak menolaknya dengan emosi.

3. Belajar dari kritik

Mungkin terasa berat untuk menerima kritik. Apalagi bila berasal dari orang yang tak suka kepada diri kita.

Padahal ada sisi positif dari kritik semacam ini. Sebab, orang yang tidak menyukai kita, cenderung dapat melihat aspek yang menjadi kekurangan.

Meski mungkin cara penyampaian atau ucapannya keras, tetapi terimalah kritik tersebut.

Orang cerdas akan menyaring kritik dengan meninggalkan kebencian dan mengambil kebenaran atau hikmahnya.

4. Bercermin pada kekurangan orang lain

Saat melihat kesalahan orang lain, tempatkanlah diri kita menjadi pribadi yang objektif. Jangan langsung memberikan celaan.

Kesalahan tersebut justru perlu dijadikan cermin dengan cara bertanya pada diri sendiri: “Apakah aku juga seperti itu?”

Rasulullah SAW bersabda; “Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin yang lainnya.” (HR Abu Dawud)

5. Membaca buku tentang hati

Kitab tentang penyakit hati seperti karya Imam Al Ghazali dan ulama lainnya, membantu memahami sifat buruk yang mungkin ada pada diri kita dan tidak disadari.

Membaca adalah cara bercermin lewat pengalaman pada ulama. Ilmu bukan sekadar informasi, tapi cahaya yang menyingkap tabiat jiwa.

6. Memohon bimbingan Allah

Mintalah agar Allah membuka mata hati kita, memperlihatkan kekurangan dan memberi kekuatan untuk memperbaikinya.

Imam Al Ghazali berkata: “Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memperlihatkan kepadanya kekurangan dirinya.”

7. Muhasabah

Muhasabah atau introspeksi diri merupakan hal yang sangat penting.

Sayyidina Umar bin Khattab RA berkata; “Hendaklah kakian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab.”

Melatih diri dengan mengevaluasi perbuatan setiap hari, dapat membuat kita lebih siap menghadapi hisab di akhirat.

Nah itulah 7 tips mengenali kekurangan diri menurut Islam. Bila Anda merasa artikel ini bermanfaat, silakan dibagikan.

Sumber: Ihya Ulumuddin (Al Ghazali), literatur lainnya, PPTI Indonesia

Leave a Comment