MIMBARJUMAT.COM – Banyak orang bertanya, apakah lompat tali benar-benar lebih cepat membakar lemak dibanding joging? Jawabannya tidak sesederhana “iya” atau “tidak”. Berdasarkan data ilmiah, lompat tali memang bisa membakar kalori lebih banyak dalam waktu yang sama, tergantung intensitas latihan.
Perbandingan Pembakaran Kalori
Menurut Harvard Medical School, seseorang dengan berat sekitar 70 kg dapat membakar:
• Sekitar 298–372 kalori dalam 30 menit joging dengan kecepatan sedang.
• Sekitar 372–444 kalori dalam 30 menit lompat tali dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Sementara itu, American Council on Exercise menyebut bahwa lompat tali termasuk latihan kardio intensitas tinggi yang efisien dalam waktu singkat. Artinya, jika dilakukan dengan intensitas cukup tinggi, lompat tali bisa membakar kalori lebih banyak dibanding joging dengan durasi yang sama.
Mengapa Lompat Tali Lebih Efisien?
Lompat tali sering dianggap lebih efektif karena beberapa alasan:
1. Melibatkan banyak otot sekaligus
Selain melatih kaki, lompat tali juga melibatkan bahu, lengan, dan otot inti.
2. Intensitas lebih tinggi
Detak jantung meningkat lebih cepat, sehingga pembakaran energi juga lebih besar.
3. Efek afterburn (EPOC)
Latihan intensitas tinggi dapat meningkatkan pembakaran kalori bahkan setelah olahraga selesai.
Meski begitu, efektivitas tetap bergantung pada teknik dan konsistensi latihan.
Keunggulan Joging
Meski pembakaran kalori lompat tali lebih tinggi dalam waktu singkat, joging memiliki kelebihan tersendiri:
• Lebih mudah dilakukan oleh pemula.
• Risiko cedera relatif lebih rendah jika dilakukan dengan benar.
• Cocok untuk latihan durasi panjang dan meningkatkan daya tahan tubuh.
World Health Organization merekomendasikan minimal 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu, dan baik joging maupun lompat tali sama-sama bisa memenuhi target tersebut.
Mana yang Lebih Baik untuk Membakar Lemak?
Jika tujuan utama adalah membakar lemak dalam waktu terbatas, lompat tali bisa menjadi pilihan lebih efisien. Namun, bagi pemula atau mereka yang memiliki masalah pada lutut dan pergelangan kaki, joging mungkin lebih aman dan nyaman.
Pada akhirnya, kunci utama bukan hanya jenis olahraga, tetapi konsistensi, pola makan seimbang, dan durasi latihan yang cukup. Kombinasi lompat tali dan joging bahkan bisa menjadi strategi terbaik untuk hasil optimal.
Lompat tali memang berpotensi membakar kalori lebih cepat dibanding joging dalam durasi yang sama. Namun, efektivitas pembakaran lemak tetap bergantung pada intensitas latihan, kondisi tubuh, dan keberlanjutan program olahraga.
Penulis: Hafiz Reyfansyah