MIMBARJUMAT.COM – Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang ditunggu masyarakat Indonesia. Menyambut Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menghadirkan program mudik gratis dengan kuota besar yang mencakup 34 provinsi di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan mempermudah masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi.
Bus dan Kereta Jadi Pilihan Utama
Program mudik gratis akan memanfaatkan berbagai moda transportasi, mulai dari bus antarkota antarprovinsi hingga kereta api di Pulau Jawa. Kemenhub menyiapkan 401 bus untuk 34 tujuan provinsi dan menyediakan tiket gratis bagi 50.000 penumpang ekonomi.
Selain bus, jalur utama kereta api di Pulau Jawa juga difokuskan untuk mudik gratis. Jalur-jalur ini biasanya mengalami lonjakan penumpang yang tinggi saat Lebaran. Mudik gratis kereta api tersedia untuk lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan dengan target sekitar 28.182 penumpang.
Siap Menjaga Kelancaran Arus Mudik
Program mudik gratis ini tidak hanya memberi kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi strategi pemerintah untuk menjaga kelancaran arus mudik. Penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 telah dipersiapkan sejak dini dan melibatkan berbagai instansi terkait.
Pemerintah menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam mempersiapkan fasilitas transportasi. Hal ini mencakup penambahan armada, pengaturan jadwal, serta pengawasan ketat terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang. Semua upaya ini ditujukan agar perjalanan pemudik aman dan nyaman.
Cara Mendapatkan Tiket Mudik Gratis
Masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini disarankan untuk mendaftar lebih awal. Informasi lengkap mengenai jadwal, rute, dan cara pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi Kemenhub atau melalui media sosial resmi Kementerian.
Dengan persiapan matang dan kuota yang besar, program mudik gratis Lebaran 2026 diharapkan bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mudik tanpa repot. Selain itu, program ini juga membantu pemerintah mengatur arus lalu lintas selama puncak Lebaran agar tetap lancar.
Penulis: Hafiz Reyfansyah