MIMBARJUMAT.COM – Bagi umat Islam, bulan Sya’ban, yang merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah, memiliki peranan khusus. Disebut sebagai “jembatan” antara bulan Rajab dan Ramadan, itu adalah waktu untuk mempersiapkan diri untuk bulan puasa yang penuh berkah, dengan banyak keutamaan dan amalan ibadah yang sangat dianjurkan. Bulan Sya’ban memiliki nilai spiritual karena memberi kita kesempatan untuk membersihkan diri, memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT, dan merevitalisasi komitmen kita terhadap ketaatan sebelum memasuki fase ibadah yang lebih intensif.
Kepentingan Bulan Sya’ban
Secara sejarah dan dalam kitab suci, bulan Sya’ban memiliki beberapa keistimewaan yang membedakannya dari bulan lainnya.
• Amalan setiap manusia diangkat kepada Allah SWT pada bulan ini.
• Ketetapan umur dan rezeki untuk tahun mendatang disusun kembali.
• Terjadi peristiwa berpindahnya kiblat dan turunnya ayat yang menganjurkan membaca shalawat.
• Malam Nisfu Sya’ban (malam pertengahan bulan) termasuk dalam kategori “malam-malam yang lebih baik dari seribu bulan”. Pada malam itu, Allah turun ke langit dunia untuk mengampuni dosa, memberikan rezeki, dan menyembuhkan orang yang sedang dalam cobaan.
Amalan Ibadah yang Dianjurkan
1. Puasa Sunnah
Rasulullah SAW lebih banyak berpuasa di bulan Sya’ban dibandingkan bulan lainnya kecuali Ramadan. Puasa dapat dilakukan:
• Setiap hari sesuai kemampuan.
• Secara khusus pada tanggal 15 (Nisfu Sya’ban).
2. Membaca Al-Qur’an dan Zikir
• Memperbanyak membaca Al-Qur’an untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
• Menjalankan dzikir, istighfar (memohon ampun), dan membaca shalawat kepada Rasulullah SAW secara rutin.
3. Shalat Sunnah
• Melakukan shalat sunnah seperti Tahajud pada malam hari.
• Memperbanyak shalat malam khususnya pada Malam Nisfu Sya’ban.
4. Sedekah dan Silaturahmi
• Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan sebagai bentuk penyucian diri dan kepedulian sosial.
• Merawat tali silaturahmi, meminta maaf kepada orang yang telah disakiti, dan mempererat hubungan antar sesama.
5. Kegiatan Khusus Malam Nisfu Sya’ban
Di Indonesia, tradisi menghidupkan malam ini meliputi:
• Membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali.