MIMBARJUMAT.COM – Brooklyn Peltz Beckham secara terbuka menyatakan bahwa dia tidak ingin melakukan perdamaian keluarga. Pernyataan itu ia buat melalui unggahan di media sosial, di mana ia menyatakan bahwa orang tuanya, David Beckham dan Victoria Beckham, telah menyerang dia dan istrinya di media.
Brooklyn mengeluarkan pernyataan kepada 16 juta pengikutnya yang menuduh kedua orang tuanya berusaha merusak hubungannya dengan Nicola Peltz Beckham dan menyebarkan informasi palsu untuk menjaga citra publik mereka. Ia menyatakan bahwa meskipun telah berusaha sejak lama untuk menjaga masalah ini tetap rahasia, dia merasa perlu untuk berbicara.
“Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak dikendalikan siapa pun. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya berdiri membela diri sendiri,” tulis Brooklyn dikutip dari BBC, Selasa (20/1/2026).
Selain itu, putra Beckham yang berusia 26 tahun itu menyatakan bahwa orang tuanya terus menerus menggunakan media untuk menyebarkan cerita tertentu. Seperti yang dia katakan, hal itu biasanya dilakukan dengan mengorbankan orang lain untuk mempertahankan “fasad” keluarga Beckham di mata publik.
Sebagian besar pernyataan dari Brooklyn berfokus pada cara keluarganya memperlakukan Nicola. Ia mengatakan bahwa istrinya sering diperlakukan dengan tidak hormat, termasuk sebelum pernikahan mereka. Brooklyn mengklaim bahwa ibu Nicola secara tidak sengaja menghentikan pembuatan gaun pengantinnya, membuatnya harus mencari gaun lain di saat terakhir.
Selain itu, Brooklyn menyinggung peristiwa yang terjadi di pesta pernikahan, di mana ia menuduh ibunya “mengambil alih” momen pertama pasangan pengantin melakukan dansa. Ia menyatakan bahwa mereka merasa tidak nyaman setelah peristiwa itu dan membuat keputusan untuk memperbarui janji pernikahan mereka pada tahun 2025 untuk menciptakan kenangan yang lebih baik.
Selain masalah pernikahan, Brooklyn mengklaim telah dipaksa untuk menandatangani pelepasan hak atas namanya menjelang acara. Ia tidak menjelaskan hak apa yang dimaksud secara rinci, tetapi ia menyebut bagaimana penolakannya berdampak pada hubungan keuangan dan perlakuan keluarga terhadapnya.
Setelah Brooklyn dan Nicola tidak hadir di pesta ulang tahun ke-50 David Beckham pada Mei lalu, masalah keretakan ini kembali muncul. Menurut Brooklyn, dia telah pergi ke London, tetapi dia merasa diabaikan selama berhari-hari. Selain itu, ia menyatakan bahwa ayahnya hanya bersedia mengadakan pertemuan jika Nicola tidak hadir, yang ia sebut sebagai “tamparan di wajah”.
Brooklyn menyatakan dalam unggahan tersebut bahwa keluarganya terlalu mengutamakan kepentingan citra dan komersial.
“Brand Beckham selalu jadi prioritas. Cinta keluarga diukur dari seberapa sering kamu memposting di media sosial,” tulisnya.
Ia juga menunjukkan efek psikologis konflik. Brooklyn menyatakan bahwa dia telah mengalami kecemasan selama bertahun-tahun dan bahwa dia baru saja merasa tenang setelah meninggalkan keluarganya.
Sampai saat ini, David dan Victoria Beckham belum memberikan pernyataan resmi. BBC melaporkan bahwa mereka telah menghubungi perwakilan mereka untuk meminta komentar. Selain itu, pasangan ini tidak pernah secara terbuka mengakui adanya hubungan keluarga yang tidak harmonis.
Menurut laporan, pasangan David dan Victoria Beckham memiliki empat anak: Brooklyn, Romeo, Cruz, dan Harper Seven Beckham.