MIMBARJUMAT.COM –Pendaftaran Sekolah Polisi Ilmu Penegakan Hukum dan Keamanan (SIPSS) Polri tahun 2026 kembali membuka kesempatan bagi generasi muda terbaik yang bercita-cita mengabdi di institusi kepolisian. Proses seleksi dengan kuota terbatas ini telah dibuka sejak 15 Januari 2026 dan diperkirakan akan sangat kompetitif.
Calon pendaftar dapat mengakses formulir secara daring melalui laman resmi Polri, dengan berbagai pilihan jurusan unggulan termasuk forensik digital dan keamanan siber. Seleksi ini menerapkan persyaratan khusus terkait usia, tinggi badan, serta kondisi kesehatan fisik dan mental.
Para peserta wajib mempersiapkan diri untuk serangkaian tahap ujian, mulai dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pemeriksaan kesehatan, hingga tes akademik, guna melewati proses seleksi bertingkat menuju profesi kepolisian yang profesional.
Jadwal Seleksi SIPSS Polri 2026
- 15–19 Januari 2026: Pendaftaran online dan verifikasi berkas
- 20–22 Januari 2026: Pendaftaran akhir, pakta integritas, dan rikmin awal
- 23–24 Januari 2026: Pemeriksaan kesehatan tahap I (Rikkes I)
- 25–26 Januari 2026: Tes psikologi (CAT Psikologi I)
- 27–28 Januari 2026: Tes aspek pengetahuan, AMI, dan PMK
- 30 Januari 2026, 14.00 WIB: Sidang menuju Rikkes II
- 31 Januari–Februari 2026: Pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II)
- 2–3 Februari 2026: Uji jasmani dan antropometri
- 4–6 Februari 2026: PMK dan PSI II
- 7–8 Februari 2026: Rikmin akhir
- 10 Februari 2026, 14.00 WIB: Sidang akhir Panda
- 12–27 Februari 2026: Seleksi tingkat pusat (RIKMIN, RIKKES, UKJ, ANTRO, PSI, PMK, TKK, sidang tahap I & kelulusan akhir)
Persyaratan Pendaftaran SIPSS Polri 2026
Calon peserta pendaftaran Sekolah Polisi Ilmu Penegakan Hukum dan Keamanan (SIPSS) Polri harus memenuhi sejumlah kriteria. Syarat utama meliputi status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), belum menikah dan belum pernah melahirkan, serta bersedia tidak menikah selama menjalani masa pendidikan. Calon juga harus memiliki ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta tidak berstatus sebagai anggota aktif Polri, TNI, atau PNS.
Dari segi akademik, pelamar wajib merupakan lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan akreditasi minimal B atau predikat Sangat Baik, serta memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00. Ijazah harus telah dilegalisasi, sedangkan lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan surat penyetaraan.
Kondisi fisik dan latar belakang calon juga dipertimbangkan. Pelamar harus sehat secara jasmani dan rohani, terbebas dari penggunaan narkoba, serta tidak memiliki catatan kriminal yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Bagi yang mendaftar melalui jalur penugasan khusus, dibutuhkan pengalaman bertugas minimal lima tahun di Polda tujuan.
Syarat komitmen meliputi tidak terikat kontrak atau ikatan dinas dengan instansi lain, bersedia menjalani ikatan dinas pertama selama sepuluh tahun, dan siap ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia.
Persyaratan Usia dan Tinggi Badan
Batas usia maksimal berbeda berdasarkan jenjang pendidikan: 26 tahun untuk lulusan D4/S1, 28 tahun untuk S1 Profesi, 30 tahun untuk S2/S2 Profesi, dan 40 tahun untuk dokter spesialis. Untuk tinggi badan, pria minimal 162 cm dan wanita minimal 157 cm.
Jurusan Pendidikan yang Dicari
SIPSS membuka pendaftaran untuk lulusan berbagai jenjang. Untuk tingkat S1 dan S1 Profesi, dibutuhkan lulusan dari beragam disiplin ilmu seperti Ilmu Pemerintahan, Teknik Sipil, berbagai rumpun sains (Biologi, Kimia, Fisika), teknologi informasi, farmasi, kedokteran gigi, manajemen, seni rupa, hingga teologi dan sastra. Lulusan pilot komersial dengan sertifikat juga dibuka.
Untuk jenjang D4, dibutuhkan lulusan Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit. Pada tingkat S2 dan S2 Profesi, jurusan yang dibutuhkan adalah Psikologi, Pengembangan Kurikulum, dan Kajian Ilmu Kepolisian. Sementara untuk dokter spesialis, dibutuhkan lulusan Patologi Anatomik dan Mikrobiologi Klinik.
Khusus untuk penugasan di sejumlah Polda seperti Papua, Papua Barat, NTT, dan Kalimantan Utara, dibuka rekruitmen khusus untuk lulusan S2 Psikologi, S1 Kedokteran (umum/profesi), dan S1 Psikologi (profesi).
Tata Cara Pendaftaran Secara Daring
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi penerimaan.polri.go.id. Calon peserta harus memilih menu jalur SIPSS Polri 2026, kemudian mengisi formulir pendaftaran dengan data yang lengkap dan valid. Setelah pendaftaran berhasil, calon akan mendapatkan nomor registrasi, username, dan password untuk mengakses dashboard. Langkah terakhir adalah mencetak formulir tersebut dan melakukan verifikasi data secara langsung di Polda terdekat yang ditunjuk sebagai Panda dengan membawa semua berkas persyaratan fisik.
Untuk informasi lebih detail dan dokumen resmi, silakan merujuk pada pengumuman lengkap yang dapat diunduh melalui tautan berikut: Pengumuman Penerimaan SIPSS T.A. 2026.