Fakta Unik: Inilah Gunung Terpendek di Indonesia, Cocok untuk Tadabbur Alam

skinbea.com/21/ – Ketika membicarakan gunung di Indonesia, banyak orang langsung membayangkan puncak-puncak tinggi seperti Gunung Semeru, Gunung Rinjani, atau Kerinci.

Namun, tak semua gunung di Indonesia menjulang tinggi hinnga memiliki ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut.

Pada kenyataannya, terdapat banyak gunung dengan ketinggian relatif rendah yang tetap dipertahankan statusnya sebagai “gunung.”

Di antara gunung-gunung tersebut, beberapa di antaranya dikenal sebagai gunung-gunung terpenting di Indonesia dan oleh karena itu menjadi pilihan favorit baik bagi pendaki pemula maupun pecinta wisata alam.

Atau untuk mereka yang ingin melakukan tadabbur alam.

Tadabbur alam merupakan cara untuk lebih dekat dengan Allah SWT dengan meraskan langsung ciptaan-Nya.

Menikmati kawasan pegunungan, pemandangan dataran tinggi yang indah, hingga berada di tengah kawasan hutan merupakan bagian dari proses tersebut.

Dengan melakukan tadabbur alam, tentu kita bisa merasakan langsung keberasan-Nya sekaligus menyadari betapa kecil umat manusia di hadapan Allah SWT.

Berikut adalah beberapa gunung pendek namun menarik di Indonesia.

1. Gunung Batu Jonggol – 875 Mdpl

Terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Gunung Batu Jonggol merupakan salah satu gunung dengan ketinggian yang cukup rendah, sekitar 875 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Jalur pendakiannya cukup menantang meskipun pendek karena kemiringannya yang cukup curam.

Gunung ini menjadi favorit di kalangan pendaki pemula di Jabodetabek karena mudah diakses dan dapat didaki dalam satu hari, hanya memakan waktu satu atau dua jam.

2. Gunung Nglanggeran – 700 Mdpl

Terletak di kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta, Gunung Nglanggeran memiliki ketinggian sekitar 700 mdpl.

Uniknya, gunung ini merupakan gunung api purba yang terbentuk jutaan tahun lalu.

Selain karakteristik tersebut, kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi wisata dengan atraksi edukatif, seperti pertanian lokal dan pengolahan cokelat. Pendakian ke puncaknya relatif mudah dan aman untuk wisata keluarga.

3. Gunung Penanggungan – 1653 mdpl

Terletak di Jawa Timur, Gunung Penanggungan dikenal sebagai “Miniatur Semeru” karena bentuk kerucutnya dan jalurnya yang cukup terjal, meski tidak terlalu tinggi.

Gunung ini juga menyimpan banyak peninggalan sejarah dan situs candi Hindu Buddha, menjadikannya tempat ideal untuk pendakian yang sekaligus menambah wawasan budaya.

4. Gunung Pulosari – 1346 Mdpl

Terletak di Pandeglang, Banten, Gunung Pulosari sering disebut sebagai gunung “pendek tapi padat”. Meskipun ketinggiannya hanya sekitar 1.346 mdpl, jalur pendakiannya cukup curam karena tanjakannya yang terus menerus.

Namun, pendaki akan disuguhi pemandangan air terjun, hutan lebat, dan kawah yang indah di puncaknya. Penduduk setempat juga menganggap gunung ini sebagai gunung suci/sakral.

5. Gunung Batur – 1717 Mdpl

Bali tidak hanya terkenal karena pantainya. Gunung Batur, yang terletak di Kintamani, merupakan gunung berapi aktif yang ketinggiannya hanya sekitar 1.717 mdpl.

Meskipun tidak terlalu tinggi, pendakian ke puncaknya sangat populer, terutama untuk menikmati matahari terbit. Karena keunikan geologinya, Gunung Batur telah diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari Global Geopark Network.

6. Gunung Andong – 1726 Mdpl

Meskipun lebih tinggi dari gunung-gunung lain di Magelang, Gunung Andong tetap relatif rendah dibandingkan dengan gunung-gunung besar di Jawa.

Karena jalurnya yang relatif ramah dan pendek, gunung ini sangat populer di kalangan pendaki pemula. Waktu tempuh ke puncaknya hanya sekitar 1,5 hingga 2 jam.

Dari puncak gunung andong, kita dapat menikmati panorama 360 derajat, termasuk pemandangan Gunung Merbabu dan Merapi.

Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus mendaki terlalu tinggi, gunung-gunung ini bisa jadi pilihan sempurna. Pendek, mudah dijangkau, tapi tetap menyimpan sejuta pesona.

Leave a Comment