skinbea.com/21/ – Ketika keluarga atau sahabat sedang terbaring sakit, sering kali kita merasa ingin membantu di luar dari menjenguk atau memberikan bingkisan. Dalam Islam, mendoakan kesembuhan mereka adalah bentuk ikhtiar spiritual yang sangat dianjurkan.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan agar kita memohon kepada Allah SWT dengan keyakinan penuh, karena doa adalah kekuatan yang dapat mengangkat penyakit. Berikut adalah beberapa bacaan doa yang bisa Anda panjatkan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, dengan makna yang dalam dan penuh harap.
Lima Do’a Untuk Memohon Kesembuhan Orang yang Sakit
- Doa untuk Orang Sakit agar Lekas Sembuh
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ البَاسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Latinnya: Allahumma rabban-naas adzhibil-ba`sa isyfi antasy-syaafii laa syifaa’a illaa syifaa uka syifaa’an laa yughadiru saqaman.
Artinya: “Ya Allah Tuhan semua manusia hilangkan dan sembuhkanlah sakit ini. Tiada yang dapat menyembuhkan kecuali kesembuhan dari-Mu. Kesembuhan yang tidak meninggalkan bekas penyakit.”
- Doa ketika Merasakan Sakit
Berikut adalah doa yang dapat dibaca sambil meletakkan tangan di atas bagian tubuh yang terasa sakit,
بِسْمِ اللَّهِ . أَعُوْذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّمَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
Latinnya: Bismillah (3x) A’uudzu billahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7x)
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah. Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari segala kejahatan yang menimpaku dan segala yang saya khawatirkan.”
- Doa untuk Orang Sakit dengan Memohon Kesabaran Saat Menghadapi Rasa Sakit dan Penderitaan
حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Latinnya: Hasbiyallahu wa ni’mal-wakiil
Artinya: “Cukuplah Allah menjadi sebaik-baik penolong dan pelindung.”
- Doa untuk Orang Sakit demi Penyembuhan Fisik dan Mental
بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيْكَ وَاللَّهُ يَشْفِيْكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ فِيْكَ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Latinnya: Bismillaahi arqii-ka, wallaahu yasyfiika min kulli daa-in fiika, wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqadi, wa min syarri haasidin idzaa hasad. (Dibaca sebanyak tiga kali).
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, aku me-ruqyah-mu (menjampimu). Semoga Allah meyembuhkanmu dari segala penyakit yang menyerangmu, dari kejahatan tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”
- Doa untuk Orang Sakit yang Menghadapi Penyakit Berat atau Menjelang Ajal
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَالْحِقْنِي بِالرَّفِيقِ الْأَعْلَى.
Latinnya: Allaahummaghfirlii, warhamnii wa alhiqnii birrafiiqil a’laa.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku, kasihanilah aku, dan kumpulkanlah aku di sisi-Mu.”
Waktu Terbaik untuk BerdoaAgar doa lebih dikabulkan, ada beberapa momen yang dianggap mustajab diantaranya:
- Di sepertiga malam terakhir (saat banyak orang tertidur).
- Saat azan berkumandang hingga iqamah.
- Ketika sedang sujud dalam sholat.
- Setelah sholat fardhu.
- Pada hari Jumat, terutama saat khatib duduk antara dua khutbah.
- Di bulan Ramadan, terutama pada Malam Lailatul Qadar.
- Saat sedang berpuasa atau dalam perjalanan.
Tips saat Berdoa
- Memahami Maknanya dengan mencoba untuk meresapi arti doa yang dibaca agar lebih khusyuk.
- Awali dengan Pujian, mulailah dengan memuji Allah (contohnya: Alhamdulillah).
- Sholawat, menyisipkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
- Panjatkan Doa, sampaikan permohonando’a dengan rendah hati.
- Akhiri dengan Tahmid, tutup rangkaian do’a dengan memuji Allah kembali.
Dengan berdoa, kita tidak hanya memohon kesembuhan, tetapi juga mengirimkan energi positif dan ketenangan bagi yang sedang menderita. Percayalah, setiap doa yang dipanjatkan dengan tulus dan yakin, akan menjadi obat bagi jiwa dan raga.