MIMBARJUMAT.COM – Warna mata adalah salah satu ciri fisik yang paling menarik perhatian. Di dunia, kita mengenal berbagai variasi warna mata seperti cokelat, hitam, biru, hijau, hingga abu-abu.
Perbedaan ini bukan sekadar estetika, melainkan hasil dari kombinasi faktor biologis dan genetik yang kompleks.
Secara ilmiah, warna mata ditentukan oleh jumlah dan distribusi melanin pada iris. Melanin adalah pigmen yang juga menentukan warna kulit dan rambut.
Semakin banyak melanin dalam iris, semakin gelap warna mata seseorang. Itulah sebabnya warna cokelat dan hitam menjadi yang paling umum di dunia, terutama di wilayah Asia dan Afrika.
Sebaliknya, warna biru atau hijau muncul karena jumlah melanin yang lebih sedikit, sehingga cahaya yang masuk tersebar dan menghasilkan efek warna tertentu.
Fenomena ini sering dijelaskan menggunakan prinsip hamburan cahaya, mirip dengan mengapa langit terlihat biru.
Pada mata biru, bukan berarti terdapat pigmen biru di dalamnya, melainkan karena cahaya dipantulkan dan disebarkan oleh struktur iris. Hal ini membuat warna biru terlihat dominan meskipun pigmen sebenarnya minim.
Selain faktor genetik, kondisi tertentu juga dapat memengaruhi warna mata. Misalnya, heterokromia adalah kondisi ketika seseorang memiliki dua warna mata yang berbeda dalam satu iris. Kondisi ini bisa bersifat bawaan atau akibat perubahan tertentu pada tubuh.
Secara global, mayoritas populasi dunia memiliki mata cokelat. Warna hijau termasuk yang paling langka, diikuti oleh abu-abu.
Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa nenek moyang manusia kemungkinan besar memiliki mata cokelat, dan variasi warna lain muncul akibat mutasi genetik ribuan tahun lalu.
Perbedaan warna mata juga sering dikaitkan dengan persepsi kepribadian dalam budaya populer, meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung hubungan langsung antara warna mata dan karakter seseorang.
Namun, secara psikologis, manusia cenderung tertarik pada sesuatu yang jarang atau unik, sehingga warna mata yang tidak umum sering dianggap lebih menarik.
Pada akhirnya, warna mata adalah kombinasi sains dan keindahan alami. Setiap warna memiliki mekanisme biologis yang unik, sekaligus menjadi bagian dari identitas visual seseorang.
Penulis: Afifah Dzaharah