MIMBARJUMAT.COM – Plafon penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) akan lebih tinggi pada tahun 2026 dibandingkan dengan tahun 2025. Simak cara pinjam KUR dan tabel angsuran KUR di BRI pada tahun 2026.
Pemerintah resmi menetapkan plafon penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026 sebesar Rp 308,41 triliun, naik dari plafon KUR tahun 2025 sebesar Rp 270,08 triliun, seperti yang dilaporkan Kompas.com.
Diharapkan peningkatan plafon KUR akan mendorong pertumbuhan UMKM, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan meningkatkan kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional.
Skema KUR Baru 2026: Frekuensi Pinjaman Tanpa Batas
Menurut Ferry Irawan, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, tahun ini ada beberapa perubahan pada skema KUR.
Penghapusan pembatasan frekuensi akses KUR merupakan salah satu perubahan paling signifikan.
Sekarang pembatasan untuk mengajukan pinjaman empat kali lipat telah dihapus.
Ferry menyatakan dalam acara Mastercard Small Business Barometer Report di Jakarta, Rabu (25/2/2026), “Sepanjang dia punya usaha yang produktif dan berkembang, maka kami berikan kesempatan untuk terus mengakses KUR.”
Artinya, pelaku UMKM masih dapat memperoleh pembiayaan KUR untuk ekspansi bisnis mereka selama usaha masih berjalan dan dianggap layak.
Suku Bunga KUR Kini Flat 6% per Tahun
Pemerintah juga menetapkan suku bunga KUR menjadi flat 6% per tahun.
Berbeda dengan skema sebelumnya yang berjenjang — 6% untuk pengajuan pertama dan naik 1% untuk pengajuan berikutnya — kini tidak ada lagi kenaikan bunga meski debitur mengakses KUR lebih dari sekali.
Kebijakan ini memberikan kepastian biaya pinjaman bagi pelaku UMKM dan diharapkan mendorong keberlanjutan usaha.
KUR Berbasis HAKI, Agunan Tak Lagi Hanya Aset Fisik
Inovasi lainnya adalah hadirnya skema KUR berbasis Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).
Dalam skema ini, aset kekayaan intelektual dapat dijadikan dasar penilaian kelayakan kredit dan/atau agunan tambahan.
Artinya, pelaku usaha tidak lagi terbatas pada agunan fisik seperti kendaraan atau properti. Hak paten, merek, maupun bentuk kekayaan intelektual lainnya dapat menjadi pertimbangan pembiayaan.
Rincian Alokasi KUR 2026
Total plafon Rp 308,41 triliun terbagi dalam beberapa jenis penyaluran:
- KUR Reguler: Rp 279,53 triliun
Target: 1,37 juta debitur baru dan 1,10 juta debitur graduasi - Kredit Alsintan: Rp 233,10 miliar
Target: 344 debitur - Kredit Industri Padat Karya: Rp 549,51 miliar
Target: 234 debitur - Kredit Program Perumahan (KPP): Rp 28,1 triliun
Target: 65.627 debitur
Pemerintah berharap peningkatan plafon dan fleksibilitas skema ini mampu memperluas akses pembiayaan UMKM hingga ke sektor produktif dan berorientasi ekspor.
Dengan kebijakan bunga flat, akses tanpa batas, serta pengakuan aset kekayaan intelektual, KUR 2026 diproyeksikan menjadi instrumen pembiayaan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan pelaku usaha.
Cara pinjam KUR BRI 2026
BRI adalah salah satu bank pemerintah yang menyalurkan banyak KUR. BRI memiliki berbagai jenis KUR pada tahun 2025 ini, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI. Penyaluran KUR tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank.
Ketiga KUR tersebut sama-sama menetapkan bunga sebesar 6% per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda.
Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online.
“Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan,” ungkap salah satu pegawai BRI.
Jika ingin mengajukan KUR BRI secara online, ikuti cara berikut:
- Akses laman kur.bri.co.id untuk mengajukan pinjaman KUR BRI online.
- Pilih “Ajukan Pinjaman”.
- Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun.
- Jika Anda tidak memiliki akun di halaman tersebut, pilih “Daftar” Bisa juga dengan mendaftar melalui akun Google.
- Tunggu verifikasi yang dikirim pihak BRI melalui e-mail yang telah didaftarkan.
- Setelah akun sudah jadi, masuk (login) kembali di laman https://kur.bri.co.id/ menggunakan email dan password.
- Klik “Ajukan Pinjaman KUR”. Baca dengan teliti halaman syarat dan ketentuan, kemudian klik “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”.
- Klik “I’m not a Robot”, Isi informasi data diri secara lengkap (nama lengkap, NIK, alamat, nama ibu kandung, dan lainnya).
- Isi data usaha dengan lengkap (jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening BRI, dan lainnya).
- Unggah beberapa dokumen seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, serta foto usaha.
- Klik “Selanjutnya” untuk masuk ke halaman pengajuan pinjaman. Isi data pengajuan (nominal pengajuan dan tenor).
- Klik “Hitung angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar.
- Klik “Ajukan pinjaman”. Setelah itu akan muncul halaman pengajuan informasi mengenai pinjaman disetujui atau tidak.
Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen.
Tabel angsuran KUR BRI
Sebelum Anda mengajukan pinjaman KUR BRI, pelajari dahulu jumlah angsuran per bulan sesuai plafon dan tenor utang. Hal ini penting untuk mengukur kemampuan Anda membayar angsuran KUR setiap bulan.
Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, berikut tabel pinjaman KUR BRI 2026 plafon Rp 1juta- Rp 200 juta, lengkap dengan tenor dan cicilan KUR BRI 2025:
Tabel angsuran KUR BRI 2026
| Pinjaman (Rp) | 12 Bulan | 18 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1.000.000 | 88.333 | 60.556 | 46.667 | 32.778 | 25.833 | 21.667 |
| 5.000.000 | 441.667 | 302.778 | 233.333 | 163.889 | 129.167 | 108.333 |
| 10.000.000 | 883.333 | 605.556 | 466.667 | 327.778 | 258.333 | 216.667 |
| 20.000.000 | 1.766.667 | 1.211.111 | 933.333 | 655.556 | 516.667 | 433.333 |
| 30.000.000 | 2.650.000 | 1.816.667 | 1.400.000 | 983.333 | 775.000 | 650.000 |
| 40.000.000 | 3.533.333 | 2.422.222 | 1.866.667 | 1.311.111 | 1.033.333 | 866.667 |
| 50.000.000 | 4.416.667 | 3.027.778 | 2.333.333 | 1.638.889 | 1.291.667 | 1.083.333 |
| 60.000.000 | 5.300.000 | 3.633.333 | 2.800.000 | 1.966.667 | 1.550.000 | 1.300.000 |
| 70.000.000 | 6.183.333 | 4.238.889 | 3.266.667 | 2.294.444 | 1.808.333 | 1.516.667 |
| 80.000.000 | 7.066.667 | 4.844.444 | 3.733.333 | 2.622.222 | 2.066.667 | 1.733.333 |
| 90.000.000 | 7.950.000 | 5.450.000 | 4.200.000 | 2.950.000 | 2.325.000 | 1.950.000 |
| 100.000.000 | 8.833.333 | 6.055.556 | 4.666.667 | 3.277.778 | 2.583.333 | 2.166.667 |
| 110.000.000 | 9.716.667 | 6.661.111 | 5.133.333 | 3.605.556 | 2.841.667 | 2.383.333 |
| 120.000.000 | 10.600.000 | 7.266.667 | 5.600.000 | 3.933.333 | 3.100.000 | 2.600.000 |
| 130.000.000 | 11.483.333 | 7.872.222 | 6.066.667 | 4.261.111 | 3.358.333 | 2.816.667 |
| 140.000.000 | 12.366.667 | 8.477.778 | 6.533.333 | 4.588.889 | 3.616.667 | 3.033.333 |
| 150.000.000 | 13.250.000 | 9.083.333 | 7.000.000 | 4.916.667 | 3.875.000 | 3.250.000 |
| 200.000.000 | 17.213.286 | – | 8.864.122 | 6.084.387 | 4.697.006* | 3.866.560* |
Catatan penting:
Angka di atas adalah simulasi berdasarkan tabel resmi KUR BRI 2026.
Nominal cicilan bisa sedikit berbeda tergantung bunga berjalan dan ketentuan BRI saat pengajuan.