Mengenal Cataflam: Obat Pereda Nyeri dari NSAID

MIMBARJUMAT.COM – Cataflam adalah obat antiinflamasi non steroid (NSAID) dengan zat aktif diclofenac potassium.

Obat ini berfungsi meredakan nyeri seperti sakit gigi, nyeri otot, nyeri sendi, hingga nyeri haid.

Cataflam termasuk obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai resep dokter. Bentuknya beragam, mulai dari tablet, kaplet, tetes, serbuk, hingga tablet dispersible.

Manfaat Cataflam

Cataflam digunakan untuk mengatasi:

– Nyeri otot dan sendi
– Nyeri haid (dismenore)
– Osteoarthritis dan rematik
– Sakit gigi
– Ankylosing spondylitis
– Nyeri pasca operasi

Dosis dan Cara Pakai

Tablet: Diminum utuh dengan segelas air. Dosis umum dewasa: 50 mg 2–3 kali sehari, tergantung kondisi.

Tetes (drop): Sesuai berat badan dan usia; anak >6 tahun: 0,5–2 mg/kg per hari, dewasa: 50–150 mg per hari.

Sachet/Serbuk: Anak >14 tahun dan dewasa: 50–100 mg per hari.

Tips penggunaan: Konsumsi sesuai resep dokter. Dapat diminum bersama makanan untuk mencegah iritasi lambung. Hindari membagi atau menambah dosis sendiri.

Penyimpanan

Simpan di suhu ruangan (22–25°C), hindari lembap dan sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Buang obat kedaluwarsa dengan benar, jangan ke toilet.

Interaksi dan Peringatan

Hindari Cataflam bersamaan dengan:

– Obat antidepresan
– Diuretik dan obat tekanan darah
– Obat pengencer darah
– Alkohol

Konsultasikan pada dokter jika:

– Punya alergi NSAID, asma, atau urtikaria
– Sedang hamil atau menyusui
– Memiliki gangguan ginjal, hati, atau jantung

Efek Samping

Beberapa efek yang mungkin muncul:

– Mual, sakit perut, diare, sembelit
– Refluks asam lambung, tukak lambung
– Pusing, mengantuk, sakit kepala
– Sendawa

Segera ke dokter jika muncul gejala serius seperti nyeri dada, sesak napas, pembengkakan, atau perubahan penglihatan.

Alternatif Obat Sejenis

NSAID lain yang mirip: Piroxicam, Meloxicam, Aspirin, Naproxen, Ketoprofen, Indomethacin, Dexketoprofen, dan Ketorolac.

Cataflam efektif meredakan berbagai jenis nyeri, tapi selalu gunakan sesuai anjuran dokter untuk menghindari efek samping.

Penulis: Rizki Saputro

Leave a Comment