Lagu Mangu – Fourtwnty Ft. Charita Utami: Makna dan Pesan Emosional tentang Kebimbangan

MIMBARJUMAT.COM – Fourtwnty bersama Charita Utami kembali menarik perhatian publik melalui lagu berjudul Mangu, yang dirilis pada tahun 2022. Aransemen instrumen yang indah serta melodi vokal yang menenangkan menjadikan lagu ini nyaman didengar.

Paduan suara Ari Lesmana dan Charita Utami berhasil menciptakan harmoni yang khas, sehingga memperkaya warna emosional lagu ini semenjak pertama kali dirilis.

Respon positif langsung datang dari para pecinta musik Indonesia, khususnya mereka yang menyukai lirik dengan gaya puitis. Lagu ini menghadirkan pengalaman mendengar yang syahdu dengan nuansa introspektif yang menjadi ciri khas.

Banyak pendengar merasa terhubung dengan setiap bait yang sangat personal dan menyentuh hati, menjadikan makna lagu “Mangu” karya Fourtwnty Ft. Charita Utami sangat relevan dengan kehidupan banyak orang. Kolaborasi yang baik ini sukses menghasilkan harmoni yang unik.

1. Lirik Lagu Mangu

Suatu malam seseorang berbagi cerita
Arah angin tak lagi sejalan
Pemahaman dan doa yang mulai berbeda
Ego dan air mata menjadi pembicara

Gila tak masuk akal
Hatiku merasa bimbang
Kau memegang erat
Aku yang merentangkan tangan

Menjalin kedamaian dengan segala yang terjadi
Itulah kunci dari seluruh masalah ini
Jujur saja, tidak mudah untuk pergi meninggalkan
Ini adalah urusan hati, bukan apa yang kita yakini

Gila tak masuk akal
Hatiku merasa bimbang
Kau memegang erat
Aku yang merentangkan tangan

Gila yang tak biasa
Hatiku terpana
Kau memegang erat
Aku yang merentangkan tangan

Jangan salahkan cara pandang ku sekarang, yang tertuju pada
Siapa yang tahu
Siapa yang mau
Kau berada di sana

Aku berada di seberang
Cerita kita sulit untuk dipahami
Tak lagi sama
Cara kita berdoa

Cerita kita sulit untuk ditebak
Tak lagi sama
Arah yang kita tuju

Cerita kita sulit untuk dipahami
Tak lagi sama
Cara kita berdoa

Cerita kita sulit untuk ditebak
Tak lagi sama
Arah yang kita tuju

2. Makna Lagu Mangu

Secara keseluruhan, makna lagu Mangu berfokus pada tema keraguan dan kebimbangan yang sering dialami manusia dalam perjalanan kehidupannya.

Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang sedang berada di persimpangan jalan, di mana ia merasa tidak pasti dengan pilihan yang harus diambil.

Kondisi bimbang tersebut bukan sekadar keraguan biasa, melainkan keadaan mental yang membuat seseorang merasa terombang-ambing dan kehilangan arah.

Lagu ini juga bisa diartikan sebagai refleksi terhadap tekanan hidup masa kini yang seringkali mengharuskan kita mengambil keputusan dengan cepat, padahal terkadang manusia memerlukan waktu untuk merenung dan menemukan kejelasan diri.

Perasaan mangu menjadi bentuk pengingat bahwa tidak apa-apa untuk merasa ragu, dan bahwa proses mencari jawaban adalah bagian dari perjalanan hidup.

Ini adalah ajakan untuk menerima ketidakpastian sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

3. Pesan Emosional Lagu Mangu

Pesan emosional yang disampaikan melalui lagu Mangu sangat kuat dan relevan dengan banyak kalangan.

Lagu ini berhasil menangkap esensi dari perasaan cemas dan ketidakpastian yang seringkali disembunyikan, mengajak pendengar untuk mengakui dan menerima perasaan “bimbang” tersebut, bukan malah menolaknya.

Lagu ini memberikan validasi emosional bagi mereka yang sedang merasakan kebimbangan, menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi perasaan semacam itu.

Ada nuansa melankolis namun juga menenangkan, seolah lagu ini sedang berbisik, “Tidak apa-apa untuk tidak mengetahui segalanya”, memberikan ruang untuk merenung tanpa adanya penghakiman.

Penulis: Rizki Saputro

Leave a Comment