MIMBARJUMAT.COM – Dexamethasone adalah obat golongan kortikosteroid yang digunakan untuk mengatasi peradangan dan gangguan sistem imun. Obat ini termasuk dalam daftar obat esensial World Health Organization karena perannya yang penting dalam praktik medis.
Karena efeknya cukup kuat, dexamethasone hanya boleh digunakan dengan resep dan di bawah pengawasan dokter. Penggunaan sembarangan dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.
Fungsi Dexamethasone
Obat ini digunakan untuk menangani berbagai kondisi, seperti reaksi alergi berat, penyakit autoimun, peradangan berat, pembengkakan otak, beberapa gangguan paru berat, serta sebagai terapi tambahan pada infeksi tertentu yang disertai respons peradangan berlebihan.
Dexamethasone bekerja dengan menekan respons peradangan dan menstabilkan aktivitas sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif.
Cara Kerja
Dexamethasone meniru hormon kortisol yang secara alami diproduksi oleh kelenjar adrenal. Efeknya meliputi pengurangan pembengkakan, penekanan reaksi alergi, serta pengendalian aktivitas sistem imun yang berlebihan.
Karena mekanismenya menekan sistem imun, obat ini efektif untuk kondisi peradangan berat, tetapi juga dapat menurunkan daya tahan tubuh jika digunakan dalam jangka panjang.
Efek Samping Jangka Panjang
Penggunaan dexamethasone jangka panjang tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan beberapa risiko serius, antara lain:
Kenaikan gula darah, peningkatan tekanan darah, penambahan berat badan, wajah membulat (moon face), penurunan kepadatan tulang atau osteoporosis, serta meningkatnya risiko infeksi.
Selain itu, penghentian mendadak setelah pemakaian lama dapat berbahaya karena tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan kembali produksi hormon alaminya.
Aturan Penggunaan
Dexamethasone harus digunakan sesuai resep dokter dengan dosis dan durasi yang disesuaikan kondisi medis pasien. Obat ini tidak boleh dihentikan secara tiba-tiba tanpa arahan medis karena dapat menimbulkan gangguan hormonal.
Dexamethasone adalah obat yang sangat efektif untuk menangani peradangan dan gangguan imun berat. Namun, karena potensi efek samping meningkat jika digunakan jangka panjang, pengawasan medis sangat penting agar manfaat terapi tetap lebih besar daripada risikonya.
Penulis: Hafiz Reyfansyah