MIMBARJUMAT.COM – Memasuki tahun 2026, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali mendapatkan angin segar melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Program pembiayaan ini tetap menjadi primadona karena menawarkan bunga ringan dan tenor fleksibel yang bisa disesuaikan dengan kemampuan bayar debitur.
BRI dikenal sebagai bank penyalur KUR terbesar hingga saat ini. Sepanjang tahun lalu, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur. Bahkan sejak 2015 hingga akhir Desember 2025, total penyaluran KUR BRI mencapai Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima.
Angka ini membuktikan bahwa KUR BRI memang menjadi tulang punggung pembiayaan UMKM di Indonesia.
Jenis KUR BRI 2026
Pada 2026, BRI tetap menyediakan tiga jenis Kredit Usaha Rakyat yang bisa dipilih sesuai kebutuhan usaha:
- KUR Super Mikro untuk pelaku usaha pemula atau usaha rintisan dengan plafon hingga Rp10 juta.
- KUR Mikro dengan plafon pinjaman hingga Rp100 juta.
- KUR Kecil dengan pembiayaan Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Pemerintah menetapkan bunga KUR sebesar 6 persen efektif per tahun untuk seluruh jenis KUR BRI 2026. Kebijakan ini menjadi angin segar karena tidak ada lagi sistem bunga progresif untuk pengajuan kedua dan seterusnya.
Syarat Pengajuan KUR BRI 2026
Calon debitur KUR BRI perlu memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI), minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah.
- Usia maksimal 65 tahun saat kredit jatuh tempo.
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif lain (kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit).
- Riwayat kredit bersih di SLIK OJK (BI Checking).
- Menyiapkan e-KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen pernikahan (jika ada).
- Memiliki NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha (SKU).
- NPWP wajib bagi pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta.
Khusus untuk KUR Super Mikro, persyaratan minimal usaha 6 bulan bisa dikecualikan bagi peserta pelatihan atau pendampingan usaha dari lembaga resmi.
Syarat KUR Mikro Bank BRI
KUR Mikro Bank BRI merupakan kredit modal kerja atau investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif dan layak, tetapi belum memiliki agunan tambahan (unbankable). Berikut persyaratan lengkapnya:
- Maksimum pinjaman sebesar Rp50 juta per debitur (KUR Mikro).
- Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 3 tahun.
- Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5 tahun.
- Suku bunga 6% efektif per tahun.
- Bebas biaya administrasi dan provisi.
- Tidak wajib agunan tambahan.
Untuk KUR Mikro, agunan cukup berupa usaha yang dibiayai. Jika ada oknum yang meminta jaminan untuk plafon di bawah Rp100 juta, hal tersebut bertentangan dengan regulasi dan bisa dilaporkan ke OJK atau Kementerian UMKM.
Syarat KUR Kecil Bank BRI
KUR Kecil Bank BRI merupakan kredit modal kerja atau investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif dan layak dengan plafon lebih dari Rp50 juta hingga Rp500 juta. Berikut persyaratannya:
- Pinjaman Rp50 juta hingga Rp500 juta.
- Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 4 tahun.
- Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5 tahun.
- Suku bunga 6% efektif per tahun.
- Agunan wajib sesuai ketentuan bank.
- Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan secara aktif.
- Memiliki omzet tahunan maksimal Rp500 juta.
- Terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (minimal program JKK dan JKM).
- Wajib memiliki NIB atau izin usaha formal.
Agunan yang dapat diterima untuk KUR Kecil meliputi sertifikat tanah (SHM/SHGB), BPKB kendaraan bermotor, deposito atau tabungan, serta surat berharga lainnya sesuai penilaian bank.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Kelengkapan dokumen menjadi faktor krusial dalam proses pengajuan. Dokumen yang tidak lengkap atau tidak valid bisa langsung menggugurkan permohonan.
Dokumen Wajib untuk Semua Jenis KUR:
- KTP asli dan fotokopi (masih berlaku).
- Kartu Keluarga (KK) fotokopi.
- Surat Keterangan Usaha dari RT/RW/Kelurahan atau NIB/IUMK.
- Pas foto 3×4 (2 lembar).
- Foto lokasi usaha (tampak luar dan dalam).
Dokumen Tambahan untuk Plafon > Rp50 Juta:
- NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
- Laporan keuangan sederhana atau catatan omzet usaha.
Dokumen Tambahan untuk KUR Kecil (Rp100-500 Juta):
- NIB atau SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).
- Bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
- Dokumen agunan (sertifikat tanah, BPKB, atau bilyet deposito).
- NPWP wajib.
Bagi yang belum memiliki Surat Keterangan Usaha, bisa mengurus terlebih dahulu ke kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.
Cara Mengajukan KUR BRI 2026
Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan melalui dua cara berikut:
Datang Langsung ke Kantor Cabang BRI
Calon debitur cukup membawa dokumen persyaratan ke kantor cabang BRI, BRI Unit, atau Teras BRI terdekat. Langkah-langkahnya:
- Ambil nomor antrean untuk layanan kredit.
- Sampaikan maksud untuk mengajukan KUR kepada Customer Service atau Mantri.
- Serahkan dokumen persyaratan yang sudah disiapkan.
- Isi formulir pengajuan yang diberikan petugas.
- Petugas akan memverifikasi kelengkapan berkas.
- Jika berkas lengkap, pengajuan akan diproses dan dijadwalkan survei.
Sebelum datang, pastikan kuota KUR di wilayah tersebut masih tersedia dengan menelepon kantor cabang terlebih dahulu.
Pengajuan Online melalui Aplikasi BRImo atau Website
Debitur dapat mengajukan KUR langsung dari aplikasi BRImo atau mengakses laman https://kur.bri.co.id.
Langkah-Langkah Pengajuan via BRImo:
- Buka aplikasi BRImo dan login dengan PIN atau fingerprint.
- Pilih menu “Pinjaman” di halaman utama.
- Pilih “Ajukan Pinjaman” kemudian pilih “KUR”.
- Pilih jenis KUR yang sesuai (Super Mikro, Mikro, atau Kecil).
- Isi data diri sesuai KTP.
- Isi data usaha meliputi nama usaha, jenis usaha, alamat lengkap, dan perkiraan omzet.
- Unggah foto dokumen yang diminta (KTP, KK, SKU/NIB, foto lokasi usaha).
- Tentukan jumlah pinjaman dan tenor yang diinginkan.
- Review seluruh data dan pastikan tidak ada yang keliru.
- Submit pengajuan dan catat nomor referensi yang muncul.
Langkah-Langkah Pengajuan via Website:
- Buka browser dan akses kur.bri.co.id
- Klik menu “Ajukan Pinjaman KUR”.
- Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun. Jika belum, pilih “Daftar”.
- Tunggu verifikasi yang dikirim pihak BRI melalui e-mail.
- Isi formulir data diri secara lengkap (NIK, nama, alamat, nomor HP).
- Lengkapi informasi usaha (jenis usaha, lama usaha, omzet).
- Unggah dokumen persyaratan dalam format digital (format JPG/PNG, maksimal 2MB per file).
- Pilih unit kerja BRI terdekat sebagai lokasi survei.
- Pilih nominal pinjaman dan tenor yang diinginkan.
- Klik “Hitung angsuran” untuk melihat jumlah angsuran.
- Submit pengajuan dan simpan nomor registrasi.
Setelah pengajuan masuk, petugas BRI akan melakukan verifikasi data dan survei usaha. Jika seluruh persyaratan terpenuhi dan pengajuan disetujui, dana KUR akan dicairkan langsung ke rekening pemohon.