Tahajud di Bulan Ramadhan: Rahasia Doa Mustajab

MIMBARJUMAT.COM – Salat Tahajud menjadi salah satu ibadah istimewa di bulan Ramadhan. Di saat kebanyakan orang terlelap, ada hamba yang bangun untuk bermunajat kepada Allah SWT. Keheningan malam menghadirkan suasana yang lebih khusyuk dan penuh keikhlasan.

Berikut beberapa keutamaan salat Tahajud di bulan Ramadhan.

1. Doa Dikabulkan

Salah satu keutamaan terbesar Tahajud adalah terkabulnya doa. Rasulullah SAW bersabda:

“Rabb kita yang Maha Suci dan Maha Mulia turun setiap malam ke langit dunia ketika tinggal sepertiga malam terakhir, kemudian berfirman: Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, pasti Aku mengampuninya. Barangsiapa yang meminta sesuatu kepada-Ku, pasti Aku berikan. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, pasti Aku kabulkan doanya.” (HR. Bukhari)

Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh rahmat.

2. Jembatan Menuju Surga

Salat malam menjadi salah satu jalan menuju surga. Rasulullah SAW bersabda:

“Hai seluruh manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, jalinlah silaturahmi, dan dirikanlah salat malam ketika orang lain sedang tidur, niscaya kamu akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah)

Tahajud bukan hanya ibadah pribadi, tetapi juga bagian dari kesempurnaan akhlak seorang Muslim.

3. Amalan Mulia di Akhirat

Allah SWT berfirman dalam Surah Az-Zariyat ayat 15 sampai 18:

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman dan mata air. Mereka sedikit sekali tidur pada malam hari, dan pada akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.”

Ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan bangun malam menjadi ciri orang bertakwa dan berbuah kenikmatan di akhirat.

4. Kebiasaan Orang Saleh

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk membiasakan salat malam. Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan bahwa salat malam adalah tradisi orang-orang saleh sebelum kita.

Ibadah ini mendekatkan diri kepada Allah, menghapus kesalahan, serta menjaga dari perbuatan dosa.

5. Menenangkan Jiwa

Dalam Surah Al-Furqan ayat 63 sampai 64, Allah menyebutkan ciri hamba yang dirahmati adalah mereka yang menghabiskan sebagian malam untuk bersujud dan berdiri kepada-Nya.

Tahajud memberi ketenangan batin, melembutkan hati, dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

6. Menghapus Dosa

Manusia tidak luput dari kesalahan. Salat Tahajud menjadi salah satu cara untuk memohon ampun dan membersihkan diri dari dosa.

Rasulullah SAW bersabda bahwa salat malam dapat menghapus kesalahan dan mencegah perbuatan dosa. Setelah Tahajud, dianjurkan memperbanyak istighfar dan doa dengan penuh kerendahan hati.

Bangun di sepertiga malam memang tidak mudah. Namun di balik lelahnya raga, ada ketenangan jiwa dan pahala besar yang menanti. Ramadhan adalah momen terbaik untuk memulai dan membiasakan diri mendekat kepada Allah melalui salat Tahajud.

Penulis: Rizki Saputro

Leave a Comment