MIMBARJUMAT.COM – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah resmi dibuka. Bagi calon mahasiswa yang mengincar Universitas Indonesia (UI), kabar gembira datang dari program-program vokasi yang ternyata memiliki jumlah peminat relatif rendah.
Padahal, kualitas dan prospek kerja lulusannya tak kalah gemilang.
Fenomena menarik terjadi setiap tahun: banyak peserta SNBP lebih memilih program sarjana (S1) ketimbang diploma tiga (D3). Padahal, memilih jurusan D3 di UI bisa menjadi tiket emas masuk kampus bergengsi ini dengan persaingan lebih longgar.
Berdasarkan data peminat SNBP tahun-tahun sebelumnya, ada tiga program vokasi yang patut masuk radar Anda.
Yang lebih menarik, lulusan vokasi justru sering lebih cepat diserap pasar kerja karena kurikulumnya yang 60 persen praktik dan 40 persen teori. Dunia industri saat ini haus akan tenaga terampil siap pakai, dan di sinilah letak keunggulan lulusan D3.
D-3 Penyiaran Multimedia: Industri Kreatif Butuh Lulusan Ini
Program studi Penyiaran Multimedia termasuk yang sepi peminat. Pada SNBP 2025, jurusan ini hanya menarik 150 pendaftar, dengan daya tampung 20 kursi. Artinya, persaingannya tidak terlalu ketat dibanding jurusan populer lainnya.
Padahal, prospek kerja lulusan penyiaran multimedia sangat luas di era digital seperti sekarang. Kurikulumnya fokus pada produksi konten, media digital, dan jurnalistik kreatif. Lulusan bisa berkarier sebagai content creator, editor video, broadcaster, hingga praktisi media sosial di perusahaan media atau startup digital.
Uniknya, Vokasi UI memiliki program studi produksi media yang berbeda dengan kampus lain. Jika di tempat lain basisnya rekayasa (engineering), di UI justru berbasis konten dan sosial humaniora, menjadikannya satu-satunya di Indonesia.
D-3 Administrasi Rumah Sakit: Sektor Kesehatan Butuh Tenaga Administratif Profesional
Administrasi Rumah Sakit juga termasuk jurusan sepi peminat dengan 154 pendaftar pada SNBP 2024, padahal daya tampungnya 20 kursi. Ironisnya, jurusan ini sebenarnya sangat dibutuhkan di era industri kesehatan yang terus berkembang.
Program studi ini mempersiapkan tenaga terampil dan profesional di bidang administrasi rumah sakit. Lulusan dibekali kemampuan mengelola SDM rumah sakit, menyusun laporan keuangan, mengukur mutu layanan, hingga melakukan pemasaran rumah sakit.
Prospek kerjanya pun luas: tidak hanya di rumah sakit pemerintah dan swasta, tapi juga di puskesmas, klinik, perusahaan asuransi kesehatan, hingga instansi kesehatan lainnya. Kabar baiknya, prodi Administrasi Rumah Sakit Vokasi UI telah meraih predikat akreditasi unggul dari LAM-PTKes yang berlaku hingga 2028.
Berdasarkan tracer study, lulusan program studi ini diserap pasar kerja dengan waktu tunggu relatif pendek. Bahkan ada program Early Recruitmen yang memungkinkan mahasiswa bekerja di rumah sakit sebelum resmi diwisuda.
D-3 Administrasi Asuransi dan Aktuaria: Jurusan Langka dengan Prospek Menggiurkan
Inilah jurusan yang paling sepi peminat di antara ketiganya. Pada SNBP 2025, Administrasi Asuransi dan Aktuaria hanya diminati 159 orang. Angka ini sangat kecil mengingat daya tampungnya juga 20 kursi.
Padahal, keterampilan aktuaria sangat dibutuhkan industri keuangan. Bidang ini dikenal menjanjikan secara finansial dengan stabilitas karier tinggi. Lulusan bisa bekerja di perusahaan asuransi, perbankan, dana pensiun, hingga lembaga keuangan lainnya.
Sayangnya, masih banyak calon mahasiswa yang belum memahami prospek gemilang jurusan ini. Anggapan bahwa dunia aktuaria “sulit” atau “hanya untuk yang jago matematika” mungkin menjadi penyebab sepinya peminat. Padahal, justru kelangkaan tenaga ahli di bidang ini membuat lulusannya semakin diburu industri.
Tips Memilih Jurusan untuk SNBP 2026
Bagi Anda yang ingin mendaftar SNBP 2026 ke UI, beberapa hal perlu diperhatikan.
- Pastikan memilih program studi sesuai minat dan kemampuan, jangan hanya karena sepi peminat.
- Pahami aturan pemilihan prodi SNBP 2026 yang membatasi maksimal dua pilihan.
- Perhatikan rekam jejak nilai rapor dan prestasi sekolah karena jalur SNBP adalah seleksi berdasarkan prestasi.
- Jika memungkinkan, konsultasikan pilihan dengan guru BK atau alumni yang sudah berpengalaman.
Memilih jurusan sepi peminat di kampus favorit seperti UI bukan berarti mengambil jalan pintas. Ini adalah strategi cerdas untuk memaksimalkan peluang, selama Anda sungguh-sungguh berminat pada bidang tersebut. Siapa tahu, dari pilihan yang tak banyak dilirik, justru kesuksesan besar menanti di masa depan.