MIMBARJUMAT.COM — ESTP dikenal sebagai “The Entrepreneur” dalam Myers-Briggs Type Indicator. Kombinasi Ekstrovert (E), Sensing (S), Thinking (T), dan Perceiving (P) membuat ESTP menjadi pribadi yang berani, cepat tanggap, dan berorientasi pada aksi.
Mereka sangat responsif terhadap lingkungan sekitar, mampu membaca situasi dengan cepat, dan mengambil keputusan secara spontan. Tipe ini cenderung rasional dan praktis, lebih mengandalkan logika dibandingkan perasaan dalam menentukan langkah.
Dalam interaksi sosial, ESTP percaya diri dan karismatik. Mereka mudah beradaptasi dengan berbagai tipe orang dan sering tampil sebagai sosok dominan dalam kelompok. ESTP menyukai tantangan dan tidak takut mengambil risiko.
Di bidang akademik maupun karier, ESTP cocok di lingkungan yang kompetitif dan dinamis, seperti bisnis, olahraga, teknik, atau bidang yang membutuhkan tindakan cepat. Mereka unggul dalam situasi krisis karena mampu berpikir jernih di bawah tekanan.
Namun, ESTP bisa terlihat impulsif dan terkadang kurang mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang. Mereka juga kadang mengabaikan aspek emosional orang lain karena terlalu fokus pada efisiensi dan hasil.
Keberanian dan ketegasan membuat ESTP menjadi pemimpin yang tegas dan problem-solver efektif. Jika mampu mengembangkan empati dan perencanaan yang matang, mereka dapat meraih kesuksesan besar dalam berbagai bidang.
Selain itu, ESTP memiliki kemampuan observasi yang tajam. Mereka peka terhadap detail konkret dan perubahan situasi di sekitar mereka, sehingga sering menjadi orang pertama yang menyadari peluang maupun ancaman dalam sebuah kondisi tertentu.
Dalam hubungan pribadi, ESTP cenderung menunjukkan kasih sayang melalui tindakan nyata daripada kata-kata. Mereka mungkin tidak selalu ekspresif secara emosional, tetapi selalu hadir ketika dibutuhkan dan siap membantu secara langsung. Gaya ini membuat mereka praktis namun tetap dapat diandalkan.
ESTP juga dikenal sebagai pembelajar melalui pengalaman. Mereka lebih menyukai praktik langsung dibandingkan teori panjang, dan metode trial and error sering menjadi cara efektif untuk menguasai keterampilan baru.
Jika ESTP mampu menyeimbangkan keberanian dengan pertimbangan matang, serta melatih kesabaran dalam proses jangka panjang, mereka dapat menjadi sosok yang tidak hanya berani mengambil peluang, tetapi juga mampu mempertahankan kesuksesan secara berkelanjutan.
Penulis: Afifah Dzaharah