Kumpulan Lengkap Doa Megengan Puasa Ramadhan

MIMBARJUMAT.COM – Menjelang bulan Ramadan, masyarakat melakukan tradisi Megengan, yang biasanya diisi dengan doa bersama dan berbagi makanan sebagai tanda persiapan lahir batin.

Tak mengherankan jika banyak orang mencari doa untuk megengan puasa untuk diamalkan agar mereka dapat melakukan ibadah di bulan suci.

Oleh karena itu, doa apa yang dapat dibaca saat Megengan atau awal Ramadan? Kumpulan doa lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya yang mudah dipahami tersedia di sini, dengan penjelasan yang diambil dari NU Online dan sumber lain.

Doa untuk Memulai Ramadan

Imam Abul Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani meriwayatkan doa ini dalam kitabnya yang disebut al-Du’a’. Ini sangat populer dan banyak dibaca menjelang Ramadan.

Doa ini mengandung tiga permintaan penting. Pertama, seseorang meminta umur panjang dan kesehatan untuk bisa sampai ke bulan Ramadan. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk melakukannya setiap tahun, jadi doa ini merupakan bentuk harapan dan syukur.

Kedua, kami berharap saat Ramadan datang, kita mampu menjalaninya dengan baik. Banyak orang menghadirinya, tetapi tidak semua orang bisa memanfaatkannya sepenuhnya.

Ketiga, tujuan utama dari setiap ibadah adalah untuk meminta agar semua usaha kita diterima oleh Allah SWT. Berikut adalah bacaan doanya:

Arab:

اللهمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Latin:

Allâhumma sallimnî li Ramadhâna wa sallim Ramadhâna lî wa tasallamhu minnî mutaqabbalan.

Artinya:

“Ya Allah, sampaikanlah aku hingga bertemu Ramadan, sampaikanlah Ramadan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di dalamnya.”

Doa Ketika Melihat Hilal (Awal Ramadan)

Rasulullah SAW membaca doa tertentu saat hilal (bulan sabit) muncul sebagai tanda masuknya bulan baru. Para ulama menganggap hadis ini, yang diriwayatkan oleh Thalhah bin Ubaidillah, sebagai hasan.

Doa ini mengajarkan kita untuk menyambut Ramadan dengan sukacita dan meminta keberkahan. Al-yumn adalah kata yang berarti keberuntungan dan kebaikan yang terus meningkat.

Kita juga meminta Anda untuk memiliki iman yang kuat agar Anda tidak mudah tergoda oleh maksiat atau kemalasan selama Ramadan. Di akhir doa, tauhid ditekankan bahwa bulan hanyalah makhluk Allah dan tidak memiliki kekuatan apa pun tanpa perintah-Nya.

Arab:

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Latin:

Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil yumni wal îmân, was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh.

Artinya:

“Ya Allah, terbitkanlah bulan sabit ini kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.”

Doa Panjang untuk Ramadan

Ketika Ramadan tiba, ada doa panjang yang dibaca, menurut riwayat Imam Abul Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani.

Doa ini sangat lengkap karena mencakup kebutuhan fisik dan spiritual. Kita meminta kesabaran agar kita dapat menahan lapar dan haus, dan keikhlasan agar ibadah kita bernilai pahala.

Selain itu, sangat penting untuk menghindari kebosanan, kelelahan, dan kelelahan. Ini penting karena tantangan terbesar di bulan puasa sering kali bukan lapar, tetapi kelelahan dan kurang semangat.

Puncaknya adalah meminta kesempatan untuk meraih Lailatul Qadar, yang merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Berikut bacaannya:

Arab:

اللهمَّ أَظَلَّ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي، اللهمَّ ارْزُقْنِي صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ صَبْرًا وَاحْتِسَابًا، وَارْزُقْنِي فِيهِ الْجِدَّ وَالْإِجْتِهَادَ وَالْقُوَّةَ وَالنَّشَاطَ، وَأَعِذْنِي فِيهِ مِنَ السَّآمَةِ وَالْكَسَلِ وَالنُّعَاسِ، وَوَفِّقْنِي فِيهِ لِلَيْلَةِ الْقَدْرِ

Latin:

Allâhumma adhalla syahru Ramadhâna wa hadhara, fa sallimhu lî wa sallimnî fîhi wa tasallamhu minnî. Allâhumma-rzuqnî shiyâmahu wa qiyâmahu shabran wahtisâban, warzuqnî fîhil jiddâ wal ijtihâda wal quwwata wan nasyâtha, wa a‘idzhnî fîhi minas sa’âmah wal kasali wan nu‘âs, wa waffiqnî fîhi lailatal qadr.

Artinya:

“Ya Allah, bulan Ramadan telah datang. Sampaikanlah aku kepadanya dan terimalah amalanku. Beri aku kesabaran dalam puasa dan shalat malam, karuniakan kesungguhan, kekuatan, dan semangat. Jauhkan aku dari malas dan lelah, serta pertemukan aku dengan Lailatul Qadar.”

Doa untuk Meminta Ampunan selama Bulan Ramadan

Rasulullah SAW mengajarkan doa ini kepada Sayyidah Aisyah RA ketika dia bertanya apa yang harus dibaca selama Ramadan. Ini sangat terkenal dan sering dibaca terutama pada sepuluh malam terakhir bulan itu.

Bulan Suci adalah bulan ampunan. Tidak peduli seberapa besar amal yang kita lakukan, tujuan akhirnya adalah mendapatkan maaf dan rahmat Allah. Baca ini:

Arab:

اللهمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin:

Allâhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annî.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Doa Selama Bulan Rajab, Sya’ban, dan Ramadan

Sejak bulan Rajab, doa ini sering dibaca sebagai persiapan untuk Ramadan. Beberapa ulama menganggap hadis ini lemah, tetapi isi doanya baik karena meminta keberkahan dan umur panjang. Banyak orang Islam masih mengamalkannya sebagai doa harian.

Arab:

اللهمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin:

Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bâna wa ballighnâ Ramadhâna.

Artinya:

“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.”

Semoga bermanfaat, ini adalah doa megengan puasa Ramadan dalam bahasa Arab dan latin, bersama dengan artinya, yang dapat Anda gunakan untuk menyambut bulan suci.

Leave a Comment