MIMBARJUMAT.COM –Penampilan perdana rekrutan anyar Persib Bandung, Sergio Castel, di ajang AFC Champions League Two tidak berjalan sesuai ekspektasi. Striker asal Spanyol itu diturunkan saat Persib bertemu Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar, namun timnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-3.
Pemain berusia 31 tahun ini mengakui bahwa penampilannya dalam laga tersebut belum memberikan kontribusi maksimal bagi tim. Dalam sesi wawancara, Castel tidak menyembunyikan kekecewaannya.
Ia merasa permainan yang ia tunjukkan belum merepresentasikan kemampuan terbaik yang sebenarnya bisa ia berikan.
Meski demikian, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, angkat bicara membela penampilan perdana Sergio Castel dan juga Layvin Kurzawa yang sama-sama menjalani debut di pertandingan tersebut.
Hodak menegaskan bahwa kedua pemain anyar ini masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dan membangun chemistry dengan seluruh tim.
Di sisi lain, Castel menyatakan bahwa hasil buruk di leg pertama bukanlah akhir dari segalanya. Ia memandang laga kedua dengan penuh optimisme dan berkomitmen untuk tampil lebih baik demi membantu Persib membalikkan keadaan.
Penyerang kelahiran Madrid itu juga menekankan bahwa mentalitas pantang menyerah adalah kunci utama untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Keyakinan Castel didasari oleh faktor bermain di kandang sendiri pada leg kedua nanti. Ia menilai Stadion Gelora Bandung Lautan Api mampu menciptakan atmosfer yang dapat memberikan energi tambahan bagi para pemain. Menurutnya, dukungan penuh dari suporter akan menjadi faktor penentu dalam perjuangan tim di laga hidup mati tersebut.
Meskipun debutnya berakhir mengecewakan, Sergio Castel Martínez sejatinya memiliki rekam jejak karier yang impresif. Lahir pada 22 Februari 1995, striker bertinggi badan 188 cm ini direkrut Persib pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Ia dikontrak hingga akhir musim 2025/2026 dan tercatat sebagai pemain asing ke-98 yang pernah memperkuat Persib Bandung.
Sebelum bergabung dengan Maung Bandung, Castel telah malang melintang di berbagai kompetisi. Ia banyak menghabiskan kariernya di kasta bawah Liga Spanyol, serta pernah merasakan atmosfer sepak bola Asia bersama Jamshedpur FC di India (musim 2019/2020, dengan catatan 7 gol dari 11 penampilan) dan Than Quang Ninh di Vietnam. Terakhir, ia bermain untuk Apollon Limassol di Liga Siprus dengan torehan 3 gol dari 15 laga.
Kedatangan Castel diharapkan mampu meningkatkan ketajaman lini depan Persib ke depannya, meski awalnya sempat memicu kekecewaan. Pasalnya, tim ini termasuk salah satu dari empat tim teratas di Super League yang produktivitas golnya terendah.
Dengan mentalitas yang berani mengakui kekurangan, Castel diharapkan segera menemukan performa terbaiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi Persib di sisa musim ini.