MIMBARJUMAT.COM – Emas selalu jadi pilihan saat kondisi ekonomi terasa tidak menentu. Banyak orang memilihnya karena dianggap lebih aman dibanding instrumen lain yang naik turunnya tajam. Tapi, benarkah investasi emas selalu aman? Jawabannya bisa iya, bisa juga tidak, tergantung tujuan dan cara kamu mengelolanya.
Sejak ribuan tahun lalu, emas sudah menjadi simbol kekayaan dan alat tukar. Pada masa kerajaan, emas dipakai sebagai penentu nilai mata uang. Meski sistem standar emas sudah ditinggalkan sejak 1970-an, kepercayaan terhadap emas sebagai penyimpan nilai tetap bertahan hingga sekarang.
Saat terjadi krisis, inflasi, atau ketegangan geopolitik, harga emas cenderung naik. Karena itu, emas sering disebut sebagai aset safe haven atau tempat berlindung saat ekonomi sedang tidak stabil.
Tren Investasi Emas Saat Ini
Data dari World Gold Council tahun 2025 mencatat permintaan emas global naik sekitar 6 persen dibanding tahun sebelumnya. Di Indonesia, Antam dan berbagai platform digital seperti Pegadaian Digital, Tokopedia Emas, serta Pluang juga melaporkan peningkatan transaksi, terutama dari usia 20 hingga 35 tahun.
Generasi muda kini tidak hanya berinvestasi di saham atau reksa dana. Mereka mulai menambahkan emas ke dalam portofolio untuk menjaga nilai uang dari inflasi. Biasanya emas dikombinasikan dengan deposito atau reksa dana agar risiko tetap seimbang.
Kelebihan Investasi Emas
Emas relatif stabil dalam jangka panjang dan mampu menjaga daya beli. Likuiditasnya juga tinggi karena mudah dijual, baik secara fisik maupun digital. Kini, investasi emas bisa dimulai dari nominal kecil sehingga cocok untuk pemula. Selain itu, emas efektif untuk diversifikasi karena pergerakannya berbeda dengan saham atau kripto.
Kekurangan Investasi Emas
Emas tidak memberikan bunga atau dividen. Keuntungan hanya berasal dari selisih harga beli dan jual. Untuk emas fisik, ada risiko kehilangan dan biaya penyimpanan. Sementara emas digital bergantung pada keamanan platform. Dalam jangka pendek, harganya juga bisa turun sehingga kurang cocok untuk kebutuhan dana cepat.
Cara Cerdas Berinvestasi Emas
Tentukan dulu tujuan keuangan kamu. Pilih bentuk emas yang sesuai, fisik atau digital. Pantau harga emas dunia dan nilai tukar rupiah. Pastikan juga menggunakan platform yang resmi dan diawasi OJK atau Bappebti.
Jadi, investasi emas aman atau tidak? Jawabannya relatif aman untuk jangka panjang, terutama sebagai pelindung nilai saat kondisi ekonomi tidak menentu. Namun, emas bukan instrumen yang cocok untuk mengejar keuntungan cepat.
Jika kamu memahami tujuannya dan menempatkannya sebagai bagian dari strategi keuangan yang seimbang, investasi emas bisa menjadi pilihan yang bijak dan menenangkan.
Penulis: Rizki Saputro