MIMBARJUMAT.COM — Pernah membayangkan ada objek di alam semesta yang begitu kuat hingga cahaya pun tidak mampu lolos darinya? Itulah lubang hitam. Selama ini ia sering digambarkan sebagai “monster kosmik” dalam film fiksi ilmiah. Namun menurut penjelasan resmi dari NASA, lubang hitam adalah fenomena ilmiah nyata yang terbentuk melalui proses alam yang sangat ekstrem.
Bagaimana Lubang Hitam Terbentuk?
Lubang hitam lahir dari kematian bintang raksasa. Ketika sebuah bintang bermassa jauh lebih besar dari Matahari kehabisan bahan bakar nuklirnya, keseimbangan antara tekanan energi dan gravitasi mulai runtuh.
Inti bintang kemudian kolaps akibat tarikan gravitasinya sendiri. Proses ini biasanya diakhiri dengan ledakan besar yang dikenal sebagai supernova. Jika sisa inti bintang tersebut masih sangat masif, ia akan terus runtuh tanpa henti hingga membentuk lubang hitam.
Lubang hitam memiliki batas yang disebut event horizon atau cakrawala peristiwa. Di titik inilah gravitasi menjadi begitu kuat sehingga tidak ada apa pun yang bisa kembali, termasuk cahaya.
Jenis-Jenis Lubang Hitam
Berdasarkan pengamatan NASA dan European Space Agency, terdapat beberapa jenis lubang hitam.
Pertama adalah lubang hitam stellar. Jenis ini terbentuk dari satu bintang besar yang runtuh setelah supernova.
Kedua adalah lubang hitam supermasif. Ukurannya luar biasa besar dan biasanya berada di pusat galaksi. Salah satu contohnya adalah Sagittarius A yang terletak di pusat galaksi Bima Sakti. Massanya mencapai jutaan kali massa Matahari.
Apakah Lubang Hitam Mengancam Bumi?
Banyak orang khawatir lubang hitam bisa menelan Bumi. Namun NASA menegaskan tidak ada lubang hitam yang cukup dekat dengan tata surya untuk membahayakan kita.
Selain itu, Matahari tidak cukup besar untuk berubah menjadi lubang hitam saat akhir hidupnya nanti. Bintang kita diperkirakan hanya akan menjadi katai putih.
Artinya, Bumi aman dari ancaman lubang hitam dalam waktu yang sangat panjang.
Bukti Nyata Keberadaan Lubang Hitam
Pada tahun 2019, dunia sains mencatat sejarah ketika proyek Event Horizon Telescope berhasil merilis foto pertama lubang hitam di galaksi M87. Citra tersebut menjadi bukti kuat bahwa lubang hitam benar benar ada.
Lubang hitam bukan sekadar imajinasi atau kisah menakutkan. Ia adalah laboratorium alam semesta yang membantu ilmuwan memahami gravitasi, ruang, dan waktu. Semakin banyak diteliti, semakin besar pula rasa kagum kita pada luas dan misteriusnya kosmos.
Penulis: Hafiz Reyfansyah