MIMBARJUMAT.COM — Pertandingan yang tampak akan berakhir tanpa gol justru berubah dramatis di detik-detik terakhir. Di hadapan publik Parepare, Dewa United menunjukkan mental baja dan pulang dengan kemenangan penting.
Pada ajang BRI Super League 2025/2026, Dewa United sukses menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 di Stadion BJ Habibie, Sabtu (14/2/2026). Kemenangan ini sekaligus memutus tren negatif setelah dua laga sebelumnya gagal meraih hasil maksimal.
Gol Telat yang Menentukan
Dua gol Banten Warriors lahir menjelang laga usai. Vinicius Duarte membuka keunggulan pada menit ke-90 lewat skema bola mati yang tak mampu dibendung lini belakang tuan rumah.
Saat PSM mencoba bangkit, Dewa United justru menggandakan keunggulan melalui Alex Martins pada menit ke-94. Gol tersebut memastikan tiga poin penuh bagi tim tamu.
Tambahan poin ini membawa Dewa United naik ke peringkat ke-10 klasemen sementara dengan 27 poin. Sementara PSM yang berjuluk Juku Eja tertahan di posisi ke-13 dengan koleksi 23 poin.
Laga Ketat Sejak Awal
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil agresif. PSM berusaha menguasai jalannya pertandingan di depan pendukung sendiri. Dewa United memilih strategi serangan balik cepat.
PSM sempat mengancam lewat tendangan Jacques Medina, namun digagalkan kiper Sonny Stevens. Dewa United juga mencetak gol melalui Alex Martins pada menit ke-18, tetapi dianulir karena offside.
Ricky Kambuaya hampir membawa tim tamu unggul, namun sepakannya masih mampu diamankan Reza Arya Pratama. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.
Kartu Merah Ubah Jalannya Laga
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Dewa United tampil lebih agresif, meski masih kesulitan menciptakan peluang bersih.
Momentum krusial terjadi pada menit ke-75. Bek PSM, Victor Luiz, menerima kartu merah setelah menginjak pergelangan kaki Ricky Kambuaya. Sejak saat itu, PSM harus bermain dengan sepuluh orang.
Keunggulan jumlah pemain dimaksimalkan Dewa United untuk terus menekan. Hasilnya terlihat jelas di menit-menit akhir saat dua gol tercipta dan membungkam publik tuan rumah.
PSM Makassar yang diasuh Thomas Trucha menurunkan Reza Arya Pratama di bawah mistar, dengan Victor Luiz, Dusan Lagator, Aloisio Neto, dan Daffa Salman di lini belakang. Di lini tengah ada Gledson Paixao, Resky Fandi, dan Fahrul Aditia, sementara lini depan diisi Sheriddin Boboev, Jacques Medina, dan Alex Tanque.
Sementara Dewa United di bawah arahan Jan Olde Riekerink memainkan Sonny Stevens sebagai kiper, didukung Johnathan Pereira, Brian Fatari, Damion Lowe, dan Alta Ballah di pertahanan. Lini tengah dihuni Kafiatur Rizky, Theo Fillo, serta Ricky Kambuaya. Sektor serang dipercayakan kepada Taisei Marukawa, Stefano Lilipaly, dan Alex Martins.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan angka di klasemen. Ini adalah pernyataan bahwa Dewa United belum habis dan siap kembali bersaing. Jika konsistensi mampu dijaga, bukan tidak mungkin mereka terus merangkak naik di papan atas kompetisi.
Penulis: Muhammad Yasir Rizqi