MIMBARJUMAT.COM – Pernahkah kamu memperhatikan lampu LED yang memancarkan cahaya merah, hijau, biru, bahkan putih yang terang? Tahukah kamu, di balik kemudahan itu, terdapat perjuangan panjang para ilmuwan selama puluhan tahun untuk menciptakan teknologi ini?
Awal Sejarah LED
Sejarah LED dimulai lebih dari satu abad lalu. Fenomena electroluminescence—cahaya yang dipancarkan oleh dioda semikonduktor saat dialiri listrik—pertama kali ditemukan oleh Henry Joseph Round pada tahun 1907. Penemuan ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan LED di masa depan.
LED praktis pertama yang bisa digunakan secara komersial baru dibuat pada tahun 1962 oleh Nick Holonyak Jr. Ia menciptakan LED merah dari bahan semikonduktor gallium arsenide phosphide, yang kemudian banyak dipakai sebagai indikator pada perangkat elektronik sederhana.
Perubahan Warna: Hijau dan Tantangan Teknologi
Setelah LED merah hadir, ilmuwan mencoba mengembangkan LED dengan warna lain. LED hijau dan kuning mulai muncul, namun pada awalnya efisiensi dan kecerahannya masih rendah.
Perkembangan bahan semikonduktor seperti InGaN pada akhir 1980-an membuat LED hijau lebih stabil dan praktis. Ini menjadi langkah penting menuju teknologi warna penuh di masa depan. Namun, ada satu warna yang sangat sulit dibuat dengan efisiensi tinggi: LED biru.
Kenapa LED Biru Begitu Sulit?
LED merah dan hijau sudah berhasil dibuat sejak 1960-an, tetapi menciptakan LED biru yang efisien memakan waktu lebih dari tiga dekade. Tanpa LED biru, kombinasi RGB (merah, hijau, biru) tidak lengkap, sehingga cahaya putih atau spektrum warna penuh belum bisa dihasilkan.
Akhirnya, pada awal 1990-an, tiga ilmuwan berbakat yaitu Isamu Akasaki, Hiroshi Amano, dan Shuji Nakamura berhasil mengembangkan LED biru efisien menggunakan material gallium nitride. Penemuan ini memungkinkan kombinasi merah, hijau, dan biru untuk menciptakan cahaya putih, membuka era baru dalam pencahayaan.
Atas terobosan mereka, Akasaki, Amano, dan Nakamura dianugerahi Nobel Fisika 2014. Komite Nobel menyatakan bahwa penemuan ini memungkinkan sumber cahaya hemat energi dan tahan lama, mengubah cara dunia menggunakan pencahayaan.
Mengapa Ini Penting?
Tanpa LED biru, kita tidak bisa menciptakan:
• Lampu putih hemat energi
• Layar warna penuh di TV, komputer, dan smartphone
• Lampu RGB yang menghasilkan jutaan warna
Hari ini, LED warna-warni bukan sekadar hiasan. Mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari teknologi pencahayaan dan tampilan modern.
Kesimpulan
Perjalanan menuju LED warna-warni yang kita kenal sekarang bukan proses singkat.
• LED merah muncul pada tahun 1962
• LED hijau berkembang beberapa tahun kemudian
• LED biru efisien hadir setelah puluhan tahun perjuangan ilmiah
Tanpa inovasi ini, dunia digital dan pencahayaan modern seperti sekarang tidak akan ada. LED warna-warni adalah bukti kerja keras, kreativitas, dan ketekunan para ilmuwan yang mengubah cahaya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Penulis: Hafiz Reyfansyah