Penyesuaian Pendistribusian MBG Menyambut Ramadhan 2026

MIMBARJUMAT.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menyesuaikan jadwal pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk peserta didik di berbagai sekolah. Penyesuaian ini dilakukan agar program tetap berjalan efektif tanpa mengganggu ibadah puasa siswa Muslim.

Libur Pendistribusian MBG

Berdasarkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, pendistribusian MBG dihentikan sementara pada tanggal 16–22 Februari 2026. Periode ini juga menyesuaikan dengan libur awal puasa, cuti bersama, dan perayaan Tahun Baru Imlek 2026.

Kebijakan ini berlaku di wilayah seperti Kota Depok, Jawa Barat, dan akan disesuaikan di daerah lain sesuai jadwal libur masing-masing. Pemerintah menegaskan bahwa penghentian sementara ini bersifat sementara, dan program akan kembali berjalan setelah periode libur berakhir.

Program MBG Berjalan Kembali

Pendistribusian MBG dengan mekanisme khusus Ramadhan akan dilaksanakan secara serentak mulai Senin, 23 Februari 2026. Selama bulan puasa, program menyesuaikan kebutuhan gizi siswa agar tetap bergizi dan seimbang tanpa mengganggu ibadah.

Dalam pernyataan resmi, BGN menegaskan, “Program MBG tetap berjalan selama Ramadhan, tetapi mekanismenya disesuaikan agar peserta didik yang berpuasa tetap memperoleh manfaat gizi yang optimal.”

Program ini menekankan pentingnya pemberian gizi seimbang untuk mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa, sambil tetap menghormati ibadah dan tradisi keagamaan.

Tujuan Penyesuaian Jadwal

Penyesuaian jadwal pendistribusian MBG memiliki beberapa tujuan penting:

1. Menyesuaikan distribusi dengan libur dan cuti bersama agar tidak terganggu.
2. Memastikan kualitas gizi makanan tetap optimal selama siswa berpuasa.
3. Memberikan kepastian bagi sekolah dan orang tua mengenai jadwal program MBG selama Ramadhan.

Selain itu, langkah ini juga bagian dari upaya pemerintah menjaga kelancaran program sambil menghormati tradisi keagamaan masyarakat.

Kesimpulan

Program MBG tetap menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mendukung kesehatan dan gizi anak sekolah di Indonesia. Meskipun pendistribusian dihentikan sementara pada 16–22 Februari 2026, program akan kembali berjalan serentak mulai 23 Februari 2026.

Orang tua dan guru dapat menyesuaikan jadwal belajar dan konsumsi siswa sesuai informasi resmi dari BGN. Dengan penyesuaian ini, pemerintah memastikan program MBG tetap efektif, bergizi, dan sesuai kebutuhan peserta didik selama bulan suci Ramadhan.

Penulis: Hafiz Reyfansyah

Leave a Comment