MIMBARJUMAT.COM – Meski pembangunan di Jawa Tengah terus bergeliat, kenyataannya masih ada sejumlah kabupaten dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan daftar wilayah dengan persentase penduduk miskin terbesar, yang mungkin akan mengejutkan banyak pihak.
Tak hanya soal angka kemiskinan, fakta menarik lainnya adalah besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) di beberapa daerah tersebut. Bahkan, ada kabupaten yang nominal UMK-nya pada 2026 belum menembus Rp2,5 juta. Kondisi ini menjadi sorotan terkait kesejahteraan masyarakat setempat.
“Harapan kita, kesejahteraan dan pendapatan buruh meningkat, wilayah tetap kondusif, dan investasi di Jawa Tengah semakin berkembang,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi dikutip dari obortimur.com.
Berikut daftar kabupaten termiskin di Jawa Tengah berdasarkan persentase penduduk miskin, seperti dikutip dari ayobandung.com pada Kamis, 12 Februari 2026.
1. Kabupaten Brebes
Kabupaten Brebes menempati posisi pertama sebagai kabupaten termiskin di Jawa Tengah dengan persentase penduduk miskin mencapai 14,15 persen. Pada tahun 2026, nominal UMK di Brebes tercatat sebesar Rp2.400.350,47.
2. Kabupaten Kebumen
Di urutan kedua, Kabupaten Kebumen memiliki persentase penduduk miskin sebesar 13,58 persen. UMK di Kebumen pada 2026 tercatat Rp2.400.000, masih di bawah Rp2,5 juta.
3. Kabupaten Wonosobo
Kabupaten Wonosobo menempati posisi ketiga dengan persentase penduduk miskin sebesar 13,34 persen. Sementara itu, UMK di Banjarnegara yang juga termasuk daerah termiskin adalah Rp2.327.813,08 pada 2026.
Kondisi ini menjadi sinyal bagi pemerintah daerah dan pusat untuk terus mendorong kesejahteraan masyarakat terutama melalui peningkatan upah minimum dan program pengentasan kemiskinan.
Meski ada tantangan, upaya pembangunan di Jawa Tengah diharapkan tetap berkelanjutan agar seluruh daerah dapat menikmati kemajuan yang merata.
Penulis: Rizki Saputro, S.Hum