Rambut Rontok dan Bau? Begini Cara Mengatasinya

MIMBARJUMAT.COM – Rambut rontok dan bau yang tidak sedap sering muncul bersamaan dan bisa sangat mengganggu. Banyak yang menganggap ini hanya masalah penampilan, padahal kedua kondisi ini berkaitan erat dengan kesehatan kulit kepala dan rutinitas harian. Jika dibiarkan, kerontokan bisa semakin parah, sementara bau yang tidak sedap tetap muncul meski sudah sering keramas.

Penyebab Rambut Rontok dan Bau

Kerontokan rambut biasanya dipicu oleh beberapa faktor, seperti kulit kepala yang terlalu berminyak, ketombe, infeksi jamur, stres, kurang tidur, nutrisi yang kurang, atau penggunaan produk rambut yang tidak cocok. Sementara itu, bau rambut sering muncul akibat keringat yang menumpuk, produksi minyak berlebih, sisa produk styling yang belum bersih, atau kulit kepala yang lembap terlalu lama.

Kulit kepala yang tidak sehat membuat akar rambut lemah dan mudah rontok. Kondisi ini bisa semakin parah jika sering menggaruk kulit kepala dengan keras, menggunakan air panas saat keramas, atau terlalu sering memakai alat styling seperti hair dryer dan catokan.

Langkah Perawatan Harian yang Benar

Menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala adalah langkah utama. Keramaslah secara rutin dengan sampo yang sesuai jenis rambut. Untuk rambut berminyak dan mudah bau, pilih sampo ringan, berbahan alami, dan tanpa sulfat keras. Sedangkan untuk rambut kering dan rapuh, gunakan sampo yang mengandung pelembap seperti lidah buaya, minyak argan, atau aloevera.

Saat keramas, pijat kulit kepala dengan lembut menggunakan ujung jari, bukan kuku. Pijatan ini membantu melancarkan aliran darah ke akar rambut sehingga dapat mengurangi kerontokan. Setelah keramas, pastikan rambut benar-benar kering sebelum diikat atau ditutup hijab, karena rambut lembap bisa menjadi sarang bakteri penyebab bau.

Perawatan Alami untuk Rambut Rontok dan Bau

Bahan alami bisa menjadi solusi efektif tanpa efek samping berlebihan. Masker lidah buaya menenangkan kulit kepala, mengurangi ketombe, dan menguatkan akar rambut. Minyak kelapa atau minyak zaitun bisa dipijatkan ke kulit kepala seminggu sekali untuk mengatasi kerontokan akibat kekeringan.

Untuk mengatasi bau, bilas rambut dengan air rebusan daun pandan atau daun sirih setelah keramas. Bahan ini diyakini dapat mengurangi bau sekaligus menyehatkan kulit kepala. Cuka apel yang diencerkan juga bisa digunakan sesekali untuk membersihkan sisa produk yang menempel di rambut.

Pola Hidup yang Mendukung Kesehatan Rambut

Perawatan dari luar saja tidak cukup. Rambut sehat juga membutuhkan nutrisi dari dalam. Konsumsilah makanan kaya protein seperti telur, ikan, daging tanpa lemak, serta sayuran hijau seperti bayam dan brokoli. Vitamin B, zat besi, dan zinc penting untuk pertumbuhan rambut. Jangan lupa minum air yang cukup setiap hari.

Kelola stres dengan baik karena stres berlebih dapat memicu kerontokan. Tidur cukup, olahraga rutin, dan meditasi ringan membantu menjaga keseimbangan hormon yang memengaruhi kesehatan rambut.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kerontokan rambut sangat parah, muncul kebotakan di beberapa area, atau bau tidak hilang meski sudah dirawat dengan baik, sebaiknya konsultasi ke dokter kulit atau ahli trikologi. Bisa jadi ada masalah medis seperti infeksi jamur, dermatitis seboroik, atau ketidakseimbangan hormon yang membutuhkan pengobatan khusus.

Mengatasi rambut rontok dan bau membutuhkan kombinasi perawatan yang tepat, kebiasaan baik, dan pola hidup sehat. Dengan perawatan rutin, bahan alami, serta nutrisi yang cukup, rambut bisa kembali sehat, kuat, dan bebas bau. Konsistensi adalah kunci agar hasilnya maksimal dan bertahan lama.

*) Penulis: Wanilah

Leave a Comment