Harga Samsung Galaxy A56 5G Turun di Februari 2026, Apakah Masih Layak Dibeli?

MIMBARJUMAT.COM – Memasuki Februari 2026, harga Samsung Galaxy A56 5G yang diluncurkan pada Maret 2025 mengalami penurunan. Fenomena ini wajar terjadi, biasanya dipicu oleh persiapan peluncuran penerusnya, Galaxy A57.

Bagi konsumen, momen ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan ponsel dengan spesifikasi mumpuni di harga lebih terjangkau, atau memilih menunggu model terbaru. Berdasarkan pantauan pasar, varian 8GB/256GB kini dijual sekitar Rp 5,4 juta hingga Rp 5,9 juta, turun dari harga awal sekitar Rp 6,7 juta.

Kelebihan Samsung Galaxy A56 5G di Tahun 2026

1. Nilai Tukar yang Tinggi (Value for Money)

Dengan harga yang turun, A56 5G menawarkan rasio spesifikasi-harga yang sangat kompetitif. Fitur-fitur yang dulunya premium kini bisa dinikmati dengan anggaran lebih ringan.

2. Dukungan Software Jangka Panjang

Samsung tetap memberikan pembaruan sistem operasi dan keamanan untuk perangkat ini hingga sekitar 2031. Hal ini menjamin keamanan dan kesegaran fitur selama beberapa tahun ke depan.

3. Fitur AI yang Mapan

A56 5G dilengkapi dengan Samsung Awesome Intelligence, menyediakan fitur AI praktis seperti Circle to Search (mencari dengan melingkari objek di layar) dan Object Eraser (menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto). Semua fitur berjalan lancar tanpa lag.

4. Keseimbangan Performa yang Terbukti

Meski menggunakan chipset Exynos generasi sebelumnya, kinerjanya tetap andal untuk aktivitas sehari-hari, gaming casual, dan multitasking. Stabilitas performa telah teruji sejak setahun beredar di pasaran.

5. Konstruksi dan Layar Berkualitas

Dengan rangka aluminium dan layar Super AMOLED 120Hz, kualitas fisik dan visual A56 5G masih unggul di segmen menengah, bahkan pada 2026.

Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

1. Desain dan Teknologi Generasi Sebelumnya

Sebagai produk yang akan digantikan, A56 5G tidak membawa desain terbaru atau peningkatan kamera dan chipset yang dibawa Galaxy A57 (diprediksi pakai Exynos 1680).

2. Pengisian Daya yang Mulai Tertinggal

Kecepatan pengisian 25W mulai terasa lambat dibandingkan model baru atau pesaing di kisaran harga yang sama.

3. Baterai dan Efisiensi Chipset Standar

Kapasitas baterai cukup, namun efisiensi chipsetnya kalah jika dibandingkan prosesor terbaru yang dapat menawarkan daya tahan dan performa lebih optimal.

4. Harga Jual Kembali yang Terus Turun

Setelah A57 resmi dirilis, nilai jual kembali A56 5G diprediksi akan terus menurun. Hal ini penting dipertimbangkan bagi yang sering mengganti ponsel.

Dengan harga terkini sekitar Rp 5,4–5,9 juta untuk varian 8/256GB, Samsung Galaxy A56 5G tetap menjadi pilihan cerdas bagi pembeli yang rasional dan berorientasi nilai. Keunggulannya terletak pada paket lengkap fitur inti seperti layar, build quality, dan software support dengan harga yang sudah diskon besar.

Rekomendasi Pembelian

Pilih Samsung Galaxy A56 5G jika:

• Anda mengutamakan value for money dengan anggaran terbatas.

• Dukungan update software jangka panjang adalah prioritas.

• Tidak terlalu tergoda oleh desain atau chipset terbaru.

Tunggu Galaxy A57 jika:

• Menginginkan desain terbaru, performa puncak, dan teknologi termutakhir dari seri A5x.

• Fitur seperti bodi lebih ramping dan chipset yang ditingkatkan sangat penting.

• Bersedia membayar harga peluncuran yang lebih tinggi dan tidak terburu-buru.

Intinya, penurunan harga A56 5G di Februari 2026 membuka peluang emas untuk memiliki smartphone Samsung berkualitas dengan investasi lebih minimal, selama Anda rela tidak berada di garis terdepan inovasi.

*) Penulis: Hafiz Reyfansyah

Leave a Comment