Update Harga Bawang dan Cabai : Menjelang Ramadhan Mengalami Kenaikan Drastis!

MIMBARJUMAT.COM – Puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri atau Lebaran senantiasa menjadi waktu yang paling ditunggu oleh masyarakat Muslim di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Bulan yang suci ini tidak sekadar merupakan momentum untuk menahan lapar serta haus, melainkan juga peluang untuk menyucikan hati, menguatkan tali persaudaraan, dan membagikan kebahagiaan bersama sanak keluarga serta handai taulan.

Dalam kesibukan rutinitas harian, Ramadhan menghadirkan nuansa religius yang khusyuk, dengan masjid-masjid yang dipenuhi jamaah salat tarawih dan pengajian.

Pada tahun ini, persiapan untuk menyongsong Ramadhan kian terasa di pelbagai negara, termasuk Indonesia. Pasar tradisional mulai ramai oleh para pembeli yang berburu bahan-bahan kebutuhan primer.

Umat Islam juga aktif melakukan hitung mundur, sembari mengikuti perkiraan penetapan awal Ramadhan dari Kementerian Agama yang diramalkan terjadi pada sekitar akhir Februari atau awal Maret tahun ini.

Hitung mundur menuju bulan suci ini turut menjadi salah satu elemen yang mulai mempengaruhi fluktuasi harga, khususnya untuk komoditas pangan segar.

Secara umum, pergerakan harga bahan pangan di awal Februari 2026 menunjukkan tahap penyesuaian musim yang masih awal. Peningkatan harga masih terkonsentrasi pada komoditas cabai dan bawang, di mana keduanya merupakan bumbu dapur fundamental yang sangat peka terhadap pergeseran permintaan musiman, terlebih saat mendekati bulan puasa.

Berdasarkan informasi dari laman resmi kompas.com, harga bawang mulai menunjukkan tren kenaikan. Bawang merah ukuran sedang dilaporkan berada pada kisaran Rp43.650 per kilogram, sementara bawang putih ukuran sedang ada di level Rp40.600 per kilogram.

Namun, kenaikan yang lebih signifikan terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai merah besar tercatat sekitar Rp40.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting berada di angka Rp41.450 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit menunjukkan pola peningkatan yang lebih kuat. Harga cabai rawit hijau tercatat sebesar Rp52.250 per kilogram, dan cabai rawit merah naik tajam hingga Rp65.750 per kilogram. Lonjakan ini menjadi tanda awal adanya tekanan harga menyusul peningkatan permintaan menjelang Ramadhan.

Pemerintah diharapkan dapat tanggap dengan melaksanakan operasi pasar murah, menstabilkan persediaan melalui kebijakan impor sementara, serta melakukan pengawasan yang ketat terhadap praktik kartel harga baik di pasar tradisional maupun online.

Di sisi lain, konsumen disarankan memanfaatkan promo dari e-commerce atau pasar rakyat untuk pembelian yang cermat, serta mengutamakan pengelolaan stok harian agar tidak melakukan pembelian berlebihan secara impulsif. Langkah-langkah antisipasi ini diharapkan mampu mengurangi dampak inflasi bahan pangan musiman selama bulan suci berlangsung.

Leave a Comment