MIMBARJUMAT.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memberikan peringatan tegas sehubungan dengan merebaknya berita bohong mengenai pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2026.
Bersamaan dengan situasi tahun politik pascapemilu dan naiknya minat terhadap lowongan ASN, beberapa akun di platform media sosial menyebarkan klaim palsu bahwa pendaftaran telah dibuka melalui tautan tidak resmi. Faktanya, hingga Januari 2026, proses rekrutmen resmi sama sekali belum diluncurkan.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenag, Wawan Djunaedi, menegaskan bahwa kabar tersebut adalah keliru. Menurutnya, hingga kini Kemenag belum memulai pengadaan untuk kedua formasi tersebut.
“Sampai saat ini Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK. Informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran CPNS dan PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks,” paparnya di Jakarta, Selasa (20/1/2026), seperti dikutip dari situs web resmi Kemenag.
Beredarnya informasi tidak benar seputar rekrutmen CPNS dan PPPK ini kerap disertai dengan bujukan untuk mengakses link tertentu serta iming-iming kelulusan yang dipermudah.
Praktik ini berisiko tinggi menyesatkan warga yang sedang mengincar pekerjaan sebagai Aparatur Sipil Negara. Oleh sebab itu, Kemenag mengharapkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak gegabah mempercayai informasi tanpa sumber valid.
Apalagi jika disertai permintaan data diri, pembayaran sejumlah uang, atau jaminan dapat lulus. Seruan ini disampaikan demi melindungi masyarakat dari aksi penipuan yang mengatasnamakan kementerian.
Untuk menghindari risiko penyalahgunaan data atau kerugian finansial, masyarakat dihimbau memastikan sumber informasi resmi Kemenag.
Pendaftaran ASN yang sah hanya akan dikabarkan melalui:
- Situs Web Resmi: kemenag.go.id
- Akun Medsos Terverifikasi: Periksa tanda centang biru pada akun resmi Kemenag RI.
- Saluran Pemerintah: Pengumuman sah melalui sistem SSCASN BKN.