MIMBARJUMAT.COM – Nubia secara resmi memperkenalkan Red Magic 11 Pro di pasar Indonesia sebagai ponsel gaming premium teranyar. Ponsel ini ditujukan bagi gamer kompetitif dengan performa maksimal dan desain futuristik, siap untuk bersaing langsung dengan seri ROG Phone dan Black Shark.
Kehadiran perangkat ini menyusul maraknya tren gaming mobile di tahun 2026. Red Magic 11 Pro membawa prosesor Snapdragon 8 Elite, layar AMOLED 6,85 inci dengan refresh rate 144Hz, baterai berkapasitas 6500mAh yang mendukung pengisian cepat 100W, serta sistem pendingin ICE 13.0 yang diklaim mampu mendukung sesi gaming tanpa lag hingga 8 jam non-stop.
Red Magic 11 Pro dipasarkan di Indonesia hanya dalam satu pilihan warna, yaitu Subzero. Untuk harganya, ponsel ini ditawarkan secara resmi sebesar Rp19.999.000 untuk konfigurasi RAM 16 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Selama periode pre-order yang dibuka mulai 8 Januari 2026, calon pembeli dapat memperolehnya dengan harga promosi Rp17.999.000 serta berkesempatan mendapatkan Special Gift Box berisi Redmagic Gamepad senilai hingga Rp1,5 juta.
Ponsel ini dijual secara eksklusif melalui Nubia Flagship Store di Blibli, dilengkapi penawaran cicilan 0% sampai dengan 24 bulan dan dukungan pembaruan sistem operasi selama tiga tahun ke depan.
Mengenai spesifikasinya, Red Magic 11 Pro ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan konfigurasi CPU 8-core, yang terdiri dari 2x Oryon V3 Phoenix L (4,6 GHz) dan 6x Oryon V4 Phoenix M (3,62 GHz), serta GPU Adreno 840. Terdapat juga chip pendamping RedCore R4 yang berfungsi mengoptimalkan performa dalam game, mendukung penyesuaian efek visual, grafis super-resolution 2K berbasis Qualcomm, dan peningkatan manajemen daya.
Seluruh kinerja sistem tersebut didukung oleh teknologi Energy Cube 3.0 yang secara dinamis mengatur CPU, GPU, memori, sistem pendingin, dan responsifitas layar sentuh secara real-time. Fitur ini diklaim mampu meningkatkan performa hingga 40%, mengurangi konsumsi daya sebesar 12%, serta menjaga stabilitas frame rate pada adegan game yang rumit.
Pada sistem pendingin, ponsel ini mengandalkan vapor chamber seluas 13.116 mm persegi dan kipas turbo aktif tahan air dengan kecepatan putar mencapai 24.000 RPM. AquaCore Cooling System yang digunakan memanfaatkan cairan pendingin terfluorinasi yang bersirkulasi untuk menyerap panas dari CPU dan baterai.
Untuk memori, perangkat ini hadir dengan RAM berkapasitas 16 GB tipe LPDDR5T dan penyimpanan internal 512 GB berteknologi UFS 4.1 Pro. Layarnya menggunakan panel BOE X10 AMOLED berukuran 6,85 inci dengan resolusi 2.688 x 1.216 piksel, refresh rate 144 Hz, kecerahan puncak 1.800 nit, cakupan warna 100% DCI-P3, serta rasio bodi-ke-layar sebesar 95,3%. Bezel di sekeliling layar sangat tipis, hanya 0,7 mm, dan layar telah memperoleh sertifikasi SGS serta TUV Rheinland untuk kenyamanan mata.
Layar ini juga mendukung teknologi PWM Dimming 2.592 Hz, touch sampling rate 360 Hz, touch response instan 3.000 Hz, chip sentuh Synaptics 3910v, dan Wet-hand Mode. Berkat fitur-fitur tersebut, layar tetap responsif dan akurat dalam berbagai kondisi, termasuk saat jari pengguna dalam keadaan basah.
Di sektor kamera, meski bukan fokus utama, ponsel ini tetap memiliki kemampuan yang memadai untuk kebutuhan harian. Pada bagian belakang terdapat konfigurasi kamera utama 50 MP dengan dukungan OIS, kamera ultrawide 50 MP, dan kamera auxiliary 2 MP. Uniknya, tidak ada kamera depan yang terlihat di bagian layar, karena kamera selfie 16 MP mengadopsi desain under-display.
Daya perangkat ini disokong oleh baterai berkapasitas 7.500 mAh yang mendukung pengisian cepat 80 watt melalui kabel dan juga pengisian daya nirkabel. Dari segi konstruksi, bodi ponsel gaming profesional ini dibangun menggunakan rangka aluminium aviation dan kaca pada bagian belakang. Sertifikasi ketahanan air IPX8 turut disematkan untuk meminimalisir risiko kerusakan akibat terendam air.