Harga Saham PACK Jadi Sorotan Investor, Volatilitas Tinggi dan Prospek Aksi Korporasi

MIMBARJUMAT.COM – Harga saham PACK menjadi salah satu cerita yang mencuri perhatian di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam beberapa bulan terakhir.

Dikarenakan pergerakannya yang sangat dinamis, berkaitan dengan aksi korporasi, akuisisi, hingga sentimen pasar yang kuat dari investor lokal maupun asing.

Saham ini dikaitkan dengan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk, emiten yang sebelumnya dikenal sebagai PT Solusi Kemasan Digital Tbk dan mengalami perubahan strategi bisnis besar sejak akhir 2024.

Lonjakan Harga yang Mengejutkan dan Aksi Suspensi Bursa

Pada periode awal 2025, harga saham PACK menunjukkan lonjakan yang luar biasa dari level sangat rendah hingga naik ribuan persen dalam waktu singkat.

Misalnya, pada 14 Oktober 2024, saham ini diperdagangkan hanya sekitar Rp0,37 per lembar, tetapi kemudian melonjak hampir 5.000% menjadi sekitar Rp1.880 per lembar pada Januari 2025.

Fenomena kenaikan tajam ini bahkan membuat BEI menghentikan sementara perdagangan saham dan waran PACK sebagai bentuk perlindungan kepada investor karena adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Kenaikan harga ini tidak terlepas dari perubahan kepemilikan perusahaan setelah sebagian besar saham PACK diakuisisi oleh PT Eco Energi Perkasa (EEP), yang membeli 49% saham dari pemegang sebelumnya.

Langkah ini memicu minat baru di kalangan pelaku pasar modal dan berkontribusi besar terhadap rally harga.

Harga Saham PACK Memiliki Fluktuasi Signifikan

Meski sempat mencatat rekor tertinggi di kisaran harga Rp4.970 per saham pada pertengahan Juni 2025, harga saham PACK juga pernah mengalami trend penurunan signifikan setelahnya.

Pada pertengahan September 2025, harga saham terpantau merosot hingga ke level sekitar Rp1.915 per unit akibat sentimen negatif terhadap penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) dan aksi korporasi lainnya, yang dinilai kurang sesuai harapan investor.

Faktor yang Menentukan Harga Saham PACK

Harga saham PACK selama periode 2024–2025 sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

  1. Akuisisi oleh EEP yang memperluas basis investor dan prospek bisnis.
  2. Perubahan strategi perusahaan setelah bertransformasi dari Solusi Kemasan Digital menjadi Abadi Nusantara Hijau Investama.
  3. Respon pasar terhadap aksi korporasi, seperti rights issue dan OWK yang memicu fluktuasi harga.

Respons Investor dan Prospek ke Depan

Pergerakan harga saham PACK menunjukkan bagaimana sentimen pasar bisa bekerja secara tajam di BEI, terutama pada saham yang sedang dalam fase transformasi bisnis dan aksi korporasi besar.

Investor yang ingin terlibat dalam saham ini disarankan untuk melakukan riset mendalam serta memahami risiko volatilitas tinggi yang melekat pada saham seperti PACK.

Dengan riwayat kenaikan ekstrem sekaligus penurunan tajam, harga saham PACK merupakan contoh bagaimana pasar modal Indonesia bisa memberikan peluang tinggi bagi investor yang paham strategi jangka panjang, tetapi juga risiko bagi mereka yang hanya mengandalkan momentum sesaat.

Leave a Comment