Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG: Besok Selasa, 06 Januari 2026

MIMBARJUMAT.COM – Pada perdagangan Selasa (6/1/2026), indeks harga saham gabungan (IHSG) mungkin terus meningkat.

Pada perdagangan Senin (5/1/2026), IHSG menguat di level tertinggi baru 8.859,1 (1,27%).

Sementara harga mayoritas komoditas logam meningkat, sektor barang baku mengalami kenaikan terbesar.

Menurut Phintraco Sekuritas, meskipun serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela memicu kenaikan harga mayoritas komoditas logam, tidak ada dampak yang signifikan pada pasar modal.

Selain indeks di bursa Asia yang sebagian besar ditutup menguat, rupiah ditutup melemah di level Rp 16.740 per dolar AS di pasar spot, seiring dengan mayoritas mata uang di Asia yang cenderung melemah.

“Secara teknikal, indikator MACD membentuk Golden Cross seiring dengan penguatan Stochastic RSI di area pivot. Hal ini juga ditopang oleh kenaikan volume beli. Sehingga diperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju level 8.900,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan, Senin (5/1/2026).

Data inflasi Indonesia di Desember 2025 tercatat 2,92% YoY, naik dari 2,72% YoY pada November 2025, Senin (5/1/2026), menurut broker efek itu.

Laju inflasi pada Desember 2025 adalah yang tertinggi sejak April 2024, tetapi masih berada di bawah target BI 1,5% hingga 3,5%.

Peningkatan inflasi MoM menjadi 0,64% dari 0,17% MoM adalah penyebab utama kenaikan inflasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat karena kenaikan harga komoditas akibat bencana di wilayah tersebut.

Sementara itu, surplus neraca perdagangan bulan November 2025 berkurang menjadi US$ 2,66 miliar dari US$ 4,34 miliar di November 2024, karena turunnya ekspor sebesar 6,6% YoY dan impor naik 0,46% YoY.

Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi saham EXCL, TLKM, ASII, TINS dan DOID untuk trading, Selasa (6/1/2026).

Leave a Comment