Sah! Prajogo Pangestu Rajai Takhta Orang Terkaya RI 2025, Hartono Bersaudara Lewat!

skinbea.com/21/ – Peta kekuatan ekonomi para konglomerat di Indonesia akhirnya resmi berubah total pada penghujung tahun 2025 ini, di mana nama Prajogo Pangestu sukses mengukuhkan dirinya sebagai orang terkaya nomor satu di tanah air. Prestasi gemilang ini sekaligus mengakhiri dominasi panjang dua bersaudara Hartono (Budi dan Michael) yang selama bertahun-tahun seolah tak tergoyahkan dari puncak singgasana daftar miliarder versi majalah bisnis ternama.

Kenaikan harta kekayaan pendiri Barito Pacific Group ini dipicu oleh lonjakan harga saham yang sangat luar biasa dari beberapa emiten miliknya di Bursa Efek Indonesia, terutama yang bergerak di sektor energi terbarukan dan petrokimia. Emiten andalan seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi mesin pencetak uang utama yang (perlu cek data penutupan pasar saham harian untuk angka pasti) valuasi pasarnya terus meroket menembus rekor baru sepanjang tahun ini.

Selain dua raksasa tersebut, emiten lain di bawah naungannya seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan langkah akuisisi strategis di PT Petrosea Tbk (PTRO) turut menyumbang pundi-pundi kekayaan yang sangat masif dan signifikan. Langkah korporasi yang agresif dalam melakukan ekspansi serta diversifikasi bisnis dari pertambangan hingga jasa kontraktor migas dinilai para analis pasar modal sebagai manuver strategi yang sangat brilian dan tepat sasaran.

Berdasarkan data Real-Time Billionaires yang dirilis oleh Forbes (angka ini bersifat fluktuatif mengikuti pergerakan pasar harian), total kekayaan Prajogo diperkirakan telah menembus angka puluhan miliar Dolar AS atau setara ratusan triliun Rupiah. Jumlah fantastis ini membuatnya unggul cukup jauh meninggalkan R. Budi Hartono dan Michael Hartono yang kekayaannya dari sektor perbankan dan rokok cenderung lebih stabil, namun tidak se-eksplosif pergerakan saham-saham “gorengan premium” milik grup Barito.

Kesuksesan ini juga menandai pergeseran tren sumber kekayaan di Indonesia yang dulunya didominasi mutlak oleh pemilik bank dan industri rokok, kini mulai beralih ke tangan penguasa sumber daya alam dan energi baru terbarukan. Hal ini sangat sejalan dengan agenda global dunia yang sedang gencar-gencarnya beralih ke energi hijau, di mana perusahaan-perusahaan milik Prajogo berada di garis terdepan untuk menangkap peluang emas bisnis masa depan tersebut.

Perjalanan sukses pria yang pernah berprofesi sebagai sopir angkot ini menuju puncak piramida kekayaan sungguh sangat inspiratif, membuktikan bahwa kerja keras dan visi bisnis yang tajam mampu mengubah nasib seseorang 180 derajat. Transformasi bisnisnya dari sekadar raja kayu di masa lalu menjadi pemain utama di industri energi hijau modern menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan sangat baik terhadap perubahan zaman dan tren ekonomi global.

Dominasi emiten-emiten milik Prajogo juga memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di mana naik-turunnya saham grup ini bisa mempengaruhi warna hijau atau merah bursa saham kita sehari-hari. Para investor ritel maupun institusi kini seolah berlomba-lomba memburu saham-saham yang terafiliasi dengan namanya, karena dianggap memiliki “tuah” tangan dingin yang bisa memberikan keuntungan capital gain berlipat ganda dalam waktu singkat.

Sementara itu, persaingan di papan atas daftar orang terkaya tetap berlangsung ketat dengan adanya nama-nama besar lain seperti Low Tuck Kwong sang raja batu bara yang juga sempat mencicipi posisi puncak beberapa waktu lalu. Dinamika saling salip antar taipan ini (perlu verifikasi posisi real-time peringkat 2 dan 3 di situs Forbes) menjadikan daftar orang terkaya Indonesia tahun 2025 sangat menarik untuk disimak karena perubahannya terjadi begitu cepat dan dinamis.

Tentunya, valuasi kekayaan yang sangat bergantung pada harga pasar saham ini memiliki risiko fluktuasi yang cukup tinggi, sehingga posisi peringkat satu bisa saja berubah kembali jika terjadi koreksi pasar yang dalam pada saham-saham grup Barito. Namun, fundamental bisnis yang kuat dan kepercayaan investor yang tinggi saat ini menjadi penopang utama yang membuat posisi Prajogo relatif kokoh dalam menghadapi guncangan pasar jangka pendek.

Pertanyaan besarnya sekarang adalah apakah Prajogo mampu mempertahankan takhta bergengsi ini di tahun-tahun mendatang, ataukah Hartono bersaudara akan kembali menyalip dengan strategi bisnis baru mereka. Namun untuk saat ini, sejarah telah mencatat dengan tinta emas bahwa tahun 2025 adalah tahun kejayaan mutlak bagi Prajogo Pangestu sebagai orang paling tajir di Republik Indonesia yang sulit ditandingi.

Leave a Comment