skinbea.com/21/ – Cuaca buruk dapat terjadi kapan saja dan biasanya terdiri dari udara dingin, angin kencang, hujan lebat, dan petir yang menggelegar. Ketika terjadi, bacalah doa sesuai dengan sunnah.
Sebagaimana disebutkan oleh Allah SWT dalam beberapa ayat Al-Qur’an, hujan adalah anugerah yang diberikan-Nya.
Ayat 11 dari surah Az-Zukhruf menunjukkan bahwa hujan memiliki kemampuan untuk menghidupkan kembali tanah yang mati.
وَالَّذِي نَزَّلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍ فَأَنْشَرْنَا بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا ۚ كَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ
Artinya: Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).
Ayat lain yang menyinggung hujan dapat ditemukan dalam Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 10:
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً ۖ لَكُمْ مِنْهُ شَرَابٌ وَمِنْهُ شَجَرٌ فِيهِ تُسِيمُونَ
Artinya: Dialah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu.
Meskipun hujan merupakan rahmat, terkadang hujan turun bersamaan dengan angin kencang dan petir. Sebagian besar orang khawatir tentang cuaca seperti ini. Namun, orang yang beragama Islam dapat membaca doa untuk meminta perlindungan.
Doa Ketika Cuaca Buruk
Dikutip dari buku Sukses Dunia-Akhirat Dengan Doa-dDoa Harian oleh Mahmud Asy-Syafrowi, disebutkan Rasulullah mengajarkan untuk berdoa saat mengalami cuaca buruk.
1. Doa ketika Hujan Lebatاللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Bacaan latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR Bukhari).
2. Doa ketika Angin Kencangاَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رَحْمَةً وَلَا تَجْعَلْهَا عَذَابًا، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا وَلَا تَجْعَلْهَا ضَرُوْرَةً.
Bacaan latin: Allâhumma innî as’aluka khairahâ wa khairamâ fîhâ wa khairamâ ursilat bih, wa a’ûdzubika min syarrihâ wa syarrimâ fîhâ wa syarrimâ ursilat bih. Allâhummaj’alhâ rahmatan wa lâ taj’alhâ ‘adzâban. Allâhummaj’alhâ riyâhan wa lâ taj’alhâ dharûratan.
Artinya: “Wahai Tuhanku, aku minta kepada-Mu kebaikan ini angin, kebaikan barang yang ada di dalamnya, dan kebaikan barang yang diutus melaluinya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan ini angin, kejahatan barang yang ada di dalamnya, dan kejahatan barang yang diutus melaluinya. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin rahmat dan jangan jadikan ini sebagai angin siksa. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin manfaat dan jangan jadikan ini sebagai angin bahaya.” (HR Muslim).
Ketika hujan turun, orang muslim juga dapat membaca doa lain. Dalam salah satu riwayat, istri Rasulullah SAW, Aisyah RA, pernah mendengar Rasulullah SAW membaca doa untuk hujan dengan harapan bahwa hujan itu bermanfaat. Bacaan doanya adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّصَيِّباًنَافِعاً
Bacaan latin: Allahumma shoyyiban nafi’an
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.”
Doa tersebut kemudian banyak digunakan sebagian muslim sebagai doa ketika hujan
3. Doa ketika Melihat Petirاَلًلهُمَ لا تقتلنا بغضبك ولا تهلكنا بعذابك وعافنا قبل ذلك
Arab-latin: Allahumma la taqtulna bighadhabika wala tuhlikna bi’adzabika wa ‘afina qabla dzalika.
Artinya: Ya Allah, janganlah kau bunuh diriku dengan kemarahan-Mu, dan janganlah kau rusak diriku dengan siksa-Mu, dan maafkanlah aku sebelum semua itu.
Dalam kitab al-Muwaththa’ malalui sanad yang shahih disebutkan, ketika mendengar petir Rasulullah menghentikan pembicaraan lalu melafalkan:
سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ
Latin: Subhanalladzi yusabbihur ro’du bi hamdihi wal mala-ikatu min khiifatih
Artinya: “Maha Suci Allah SWT yang petir dan malaikat bertasbih memuji Allah SWT karena rasa takut kepada-Nya”
Dalam situasi cuaca buruk, berikut beberapa doa yang dapat dipanjatkan. Tujuan dari doa ini adalah agar Allah SWT memberikan perlindungan.