MIMBARJUMAT.COM – Perhatian dan kasih sayang dari orang tua memegang peran penting dalam membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara emosional maupun sosial.
Ketika kebutuhan emosional ini tidak terpenuhi, dampaknya bisa terlihat dalam berbagai aspek kehidupan anak. Mulai dari prestasi akademik yang menurun, sulit tidur, hingga gangguan kesehatan mental.
Kesibukan orang tua sering menjadi penyebab utama berkurangnya waktu berkualitas bersama anak. Ditambah lagi, si kecil belum sepenuhnya mampu mengungkapkan perasaannya. Karena itu, orang tua perlu lebih peka dalam mengenali tanda-tandanya.
Baca Juga:Ramalan Keuangan Shio Naga 2026: Peluang Besar Sepanjang TahunPrediksi Keuangan Shio Macan 2026: Peluang dan Strategi Mengatur Uang
Berikut beberapa tanda anak kurang perhatian dan kasih sayang menurut rangkuman dari Medical News Today dan sejumlah sumber lainnya.
1. Anak tampak cemas dan mudah stres
Kecemasan yang berlebihan dapat muncul ketika anak merasa kurang didukung secara emosional. Mereka bisa tampak gelisah, takut melakukan kesalahan, dan berusaha tampil sempurna. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu gangguan mental.
2. Harga diri rendah
Minimnya perhatian dan kasih sayang dapat membuat anak merasa kurang berharga. Sebaliknya, dukungan emosional dari orang tua membantu membangun kepercayaan diri dan membentuk pribadi yang lebih kuat saat dewasa.
3. Kesulitan mengatur emosi
Anak yang jarang mendapat interaksi hangat dari orang tuanya cenderung kesulitan mengelola emosi. Mereka bisa memilih menyimpan perasaan sendiri, sehingga emosi terpendam dan berpotensi meledak di kemudian hari.
4. Sulit mengekspresikan perasaan
Kurangnya afeksi membuat anak tidak terbiasa menyampaikan apa yang mereka rasakan. Akibatnya, kemampuan komunikasi emosionalnya terhambat dan membuatnya sulit terhubung dengan orang lain.
5. Sering mencari perhatian
Anak yang tidak cukup diperhatikan biasanya berusaha mendapat perhatian dari lingkungan sekitar. Jika tidak diarahkan dengan baik, perilaku ini dapat berkembang menjadi kebiasaan yang berdampak negatif.
6. Tidak mudah percaya pada orang lain
Anak yang tumbuh tanpa dukungan emosional bisa mengalami kesulitan membangun rasa percaya, bahkan kepada orang dekat sekalipun. Sikap ini bisa berlanjut hingga dewasa jika tidak ditangani.
7. Tidak nyaman saat dipuji
Baca Juga:Rayakan HUT ke-97, Persija Jakarta Menang 2-0 atas PSIM YogyakartaNasib Shio Kuda di 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta, dan Kesehatan
Anak yang jarang menerima apresiasi biasanya merasa canggung atau malu saat dipuji. Mereka tidak terbiasa mendapatkan pengakuan, sehingga tidak tahu bagaimana harus meresponsnya.
