5 Makanan Khas Garut yang Wajib Dicoba, Bikin Ketagihan

skinbea.com/21/ – Kabupaten Garut di Jawa Barat tak hanya memikat lewat panorama alamnya, tetapi juga tersohor dengan kuliner tradisional bercita rasa autentik.

Setiap hidangan khasnya memiliki kekayaan rasa sekaligus nilai budaya yang menjadikannya istimewa di mata wisatawan.

Bagi sebagian besar pengunjung, mencicipi makanan khas Garut merupakan pengalaman yang membekas dan sulit dilupakan.

Hal inilah yang membuat kuliner daerah tersebut terus menjadi daya tarik utama yang selalu dirindukan wisatawan.

1. Dodol Garut

Dodol Garut adalah makanan khas yang terbuat dari tepung ketan, gula merah, santan, dan sedikit garam, dengan tambahan varian rasa seperti pandan, cokelat, atau durian.

Proses memasaknya cukup lama karena adonan dimasak dengan api kecil sambil diaduk terus-menerus hingga kental, kenyal, dan berwarna cokelat, lalu dicetak serta dipotong.

Harga dodol Garut bervariasi, mulai sekitar Rp20.000–60.000 untuk kemasan kecil, Rp50.000–120.000 untuk ukuran sedang, dan bisa lebih dari Rp100.000 untuk kemasan khusus. Data harga ini bersifat perkiraan dan sebaiknya diverifikasi sesuai toko atau penjual.

2. Burayot

Burayot adalah jajanan tradisional Garut yang dibuat dari campuran tepung beras, kacang tanah, dan gula aren yang digoreng hingga berbentuk bulat menggantung seperti kantong kecil. Teksturnya kenyal dengan rasa manis gurih, cocok dijadikan camilan saat santai.

Harga burayot umumnya terjangkau, sekitar Rp10.000–20.000 per bungkus di pasar tradisional atau sentra oleh-oleh. Informasi harga ini masih bersifat perkiraan dan sebaiknya diverifikasi sesuai lokasi penjual.

3. Soto Garut

Soto Garut adalah hidangan berkuah hangat yang berbahan dasar daging sapi atau ayam, dipadukan dengan kuah rempah khas dan disajikan bersama sambal serta perasan jeruk nipis.

Rasanya gurih segar dengan aroma rempah yang kuat, sehingga banyak diminati wisatawan.

Harga satu porsi soto Garut biasanya berkisar Rp15.000–25.000 di warung makan atau rumah makan lokal. Kisaran harga ini merupakan perkiraan dan perlu diverifikasi karena dapat berbeda di tiap tempat.

4. Nasi Liwet

Nasi liwet khas Garut dimasak dengan santan, serai, dan daun salam sehingga menghasilkan aroma harum serta rasa gurih yang khas. Hidangan ini biasanya disajikan bersama lauk sederhana seperti ikan asin, ayam goreng, atau sambal, sehingga terasa lengkap meski tampil sederhana.

Harga satu porsi nasi liwet di warung atau rumah makan tradisional berkisar Rp10.000–20.000. Angka tersebut masih berupa perkiraan dan perlu diverifikasi karena dapat berbeda di tiap lokasi penjual.

5. Es Goyobod

Es goyobod adalah minuman tradisional segar khas Garut yang terbuat dari tepung hunkwe yang diolah menjadi potongan kenyal, lalu disajikan dengan santan, sirup manis, serutan es, dan kadang ditambah potongan roti tawar atau alpukat.

Rasa manis gurih berpadu dengan kesegaran es membuat minuman ini cocok diminum di siang hari.

Harga satu porsi es goyobod umumnya berkisar Rp8.000–15.000 di kedai atau penjual kaki lima. Informasi harga ini masih perkiraan dan sebaiknya diverifikasi sesuai tempat penjualannya.

Kuliner khas Garut menghadirkan ragam cita rasa yang bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga merefleksikan budaya lokal yang masih terjaga.

Dari dodol hingga es goyobod, setiap hidangan memiliki keunikan tersendiri yang membuat wisatawan selalu rindu untuk kembali mencicipinya.

Leave a Comment