‘Arsy

Al-Huda,Tauhid | Tuesday, July 29th, 2008

Pertanyaan :

Apakah yang dimaksudkan dengan tempat bersemayamnya Allah SWT yang di dalam Al Our’an disebut dengan ‘Arsy?. Hal itu kami tanyakan karena ‘Arsy itu menunjukkan “tempat”. Dengan demikian berarti ada kesamaan antar kita yang juga memerlukan tempat dengan Allah SWT yang juga memerlukan tempat.

Itulah jalan pikiran yang terbentuk di dalam benak pikiran kami. Dan karenanya, kami ingin mendapatkan penjelasan tentang ‘Arsy itu.

Jawaban :

Pertanyaan-pertanyaan tentang Allah SWT Yang Maha Gaib itu telah menggoda pemikiran manusia dari zaman ke zaman. Dan pada kebanyakan alam pikiran manusia menuju kepada kesamaan antara Allah SWT dengan manusia makhluknya.

(lanjut …)



Timbulnya Aliran Sesat

An-Natijah | Tuesday, July 29th, 2008

Kata sesat menjadi fenomenal, ketika keyakinan pribadi yang sesat menjadi masalah publik. Artinya keyakinan yang dianut seseorang menjadi keyakinan banyak orang, atau menjadi keyakinan para pengikutnya, sehingga orang yang diikuti keyakinannya yang sesat disebut menyesatkan.

Pengertian sesat menyesatkan (dallun mudillun) adalah: Paham atau pemikiran yang dianut dan diamalkan oleh sebuah kelompok yang bertentangan dengan aqidah dan syariat Islam serta dinyatakan olehMUI menyimpang berdasarkan dalil syar’i. (RakemasMUI, 6/11/07, Jakarta). Sesuai dengan surat AlFatihah ayat 7 (tujuh), “….dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat“. Lebih jauh lagi bila keyakinan yang sesat itu diikuti oleh sekelompok anggota masyarakat sehingga membentuk ajaran baru yang menyimpang dari ajaran agama yang sebenarnya.

(lanjut …)



Pondasi Ketaqwaan Melalui Pendidikan Sejak Dini

Indah Mulya | Thursday, July 24th, 2008

Makna Pendidikan

Kita mendengar, menyaksikan dan membaca tentang banyaknya penyimpangan yang dialami anak-anak ditengah-tengah masyarakat. Semua itu disebabkan oleh metode pendidikan yang keliru. Sebagian darinya disebabkan karena tidak adanya kepedulian pada anak, terlalu meremehkan anak, serta lalai atas hak anak, sebagian lainnya disebabkan oleh niat baik yang salah arah karena kurangnya pengetahuan, sebagian lain disebabkan karena sikap diktator yang ditunjukkan orang tuanya.

Semua penyimpangan yang timbul justru di saat umat ini membutuhkan generasi yang kuat, yang mampu konsisten dengan semua perintah Allah SWT, mengaplikasikan semua sunnah Nabinya, mampu ber-inovasi, dermawan, serta mampu aktif di semua ‘ bidang kehidupan. Hanya generasi dengan karakteristik itulah yang mampu mengembalikan umat manusia kepada kejayaannya dan mampu menghadapi semua permasalahan hidup di era modern ini dengan beragam tantangan yang ada.

(lanjut …)



Malaikat Berdoa

Mimbar Jum'at | Thursday, July 24th, 2008

Dalam Al-Qur’an surat Ghafir atau biasa juga disebut surat Al-Mu’min ayat 7-8 dijelas-
kan tentang do’a para malaikat pemikul ‘Arsy:

(Malaikat-malaikat) yang memikul *Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memlntakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): “Ya Tuhankami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan pelihara-lah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala,ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana“, (QS. Ghafir [40]: 7-8).

Kandungan ayat di atas antara lain bahwa, ada dua kelompok orang yang selalu mendapat do’a dari malaikat pemikul ‘Arsy.

(lanjut …)



Mimpi Besar Indonesia Makmur Tahun 2011

Al-Huda,Sosial | Thursday, July 24th, 2008
mimpi besar indonesia makmur

mimpi besar indonesia makmur

Pertanyaan :

Maaf ya ustadz saya dan teman-teman jama’ah masjid memberikan poyokan kepada ustadz sebagai “pemimpi besar”. Penamaan kepada ustadz itu kami berikan berkaitan dengan tulisan-tulisan ustadz tentang Indonesia bisa makmur dalam tempo dua tahun.

Ada teman saya yang sinis banget, kalau hari Jum’at sehabis baca buletin Al Huda dia tanya lagi sambil ngeledek “si pemimpi itu tulis apa lagi?“.

Terus terang, melihat ekonomi Indonesia yang semakin turun saat ini, rasanya, tulisan ustadz itu betul-betul suatu hal yang sulit diterima akal. Karenanya perlu ada penjelasan yang menjernihkan: Sebab, buletin Al Huda ini adalah buletin dakwah. Tentunya tidak bagus kalau isi dari tulisan buletin dakwah tidak dipercaya oleh para pembacanya. Padahal buletin dakwah tentunya haruslah menjadi buletin yang dipercaya oleh para pembacanya.

(lanjut …)



Manusia Selamat

An-Natijah,Tauhid | Thursday, July 24th, 2008

Salah satu yang tidak terbantahkan bahwa semua manusia ingin selamat, baik untuk diri sendiri maupun selamat bersama-sama. Selamat di sini dimaknai terhindarnya hidup dari tertutupnya jalan keluar, tidak terselesaikannya persoalan, tidak terjawabnya tantangan kehidupan.

Dengan demikian, yang dimaksud dengan manusia selamat adalah orang yang telah memiliki dua hal, yaitu:

  1. Mempunyai pegangan hidup
  2. Memiliki kepribadian mulia.

(lanjut …)



Makna Kalimat Tauhid

Mimbar Jum'at,Tauhid | Sunday, July 20th, 2008

Kalimat tauhid “Laa Ilaaha llallah” mempunyai arti dan kedudukan penting dalam Islam. Kalimat ini sebagai tandapengakuan seorang muslim untuk hanya menjadikan Allah SWT sebagai Tuhannya.

Mengingat pentingnya kalimat ini, Allah SWT memerintahkan setiap muslim untuk memahami dan memiliki pengetahuan tentang-Nya. Allah SWT berfirman: “Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Haq) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu“. (QS. Muhammad [4: 19).

Mengucapkan kalimat “LaaRaaha IllalLah” merupakan tingkatan iman yang tertinggi. Sejalan dengan itu, setiap mukmin harus berupaya keras memahami, meyakini, dan berbuat sejalan dengan kalimat tersebut. Rasulullah Saw bersabda, “Iman itu ada enam puluh atau tujuh puluh cabang lebih, cabang yang paling tinggi (sebagian riwayat dengan redaksi paling luhur atau paling utama), yaitu mengucapkan kalimat Laa Ilaaha IllalLah dan paling rendah, yaitu membuang duri dari jalanan, dan memiliki sifat malu merupakan bagian dari iman“. (HR. Muslim).

(lanjut …)



Kisah Nabi Daud

Al-Huda,Kisah | Friday, July 18th, 2008

Pertanyaan :

Ada kisah nabi Daud yang dipertanyakan oleh teman kami yang non Islam yaitu tentang dosa besar yang dilakukan oleh nabi Daud, sehingga ketika beliau itu menyesal sampai sujud selama 40 tahun. Benarkah dalam kepercayaan agama Islam ada kisah tentang nabi Daud yang demikian itu?. Katanya tentang kesalahan nabi Daud yang mengambil isteri rakyatnya dengan cara menyuruh rakyatnya itu pergi berperang dan terbunuh, kemudian isterinya diperisteri oleh nabi Daud sebagai isterinya yang ke -100, padahal sebelum itu nabi Daud telah mempunyai isteri sebanyak 99 orang.

Katanya kisah tersebut terdapat di dalam Al Our’an, benarkah demikian?

Jawaban :

Menjadi salah satu dasar kepercayaan (akidah) agama Islam, bahwa seluruh nabi dan rasul terpelihara dari mengerjakan dosa. baik dosa kecil, maupun dosa besar. Karena nabi Daud itu adalah nabi dan rasul, maka menurut pokok akidah agama Islam beliau tidak mengerjakan dosa, baik dosa kecil, apalagi dosa besar.

(lanjut …)



Ciri-ciri Orang yang Akan Mendapatkan Kebahagiaan

Indah Mulya | Tuesday, July 15th, 2008

Tidak ada diantara kita yang tidak ingin menggenggam kebahagiaan dan sering kali kita membaca do’a untuk mendapatkan kebahagiaan baik dunia maupun akhirat “robbanaa atfnaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qina adzaabannaar“. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.

Nabi Muhammad SAW pernah memberikan gambaran yang dapat kita jadikan cermin untuk melihat dan untuk mengintrospeksi diri kita masmg-masing, beliau pernah menggambarkan tentang ciri-ciri orang yang akan mendapatkan kebahagiaan itu adalah :

(lanjut …)



Al-Wahan

An-Natijah | Friday, July 11th, 2008

Salah satu penyakit manusia yang paling menonjol akhir-akhir ini adalah “Al Wahan” (cinta dunia, takut mati). Istilah wahan ini merupakan ungkapan Nabi SAW tatkala menjelaskan kondisi umat manusia di masa yang akan datang. Sabda Nabi SAW: “Akan datang suatu masa, di mana bangsa-bangsa akan mengeroyok kalian seperti orang-orang rakus memperebutkan makanan di atas meja. ‘Apakah karena pada saat itu jumlah kami sedikit ya Rasulul-lah?’ Rasulullah SAW menjawab: ‘Tidak, bahkan kamu pada saat itu mayoritas, akan tetapi kamu seperti buih di atas permukaan air laut. Sesungguhnya Allah telah mencabut rasa takut dari musuh-musuh kalian, dan telah mencampakkan nilai penyakit al-wahan pada diri dan perasaan kamu’. Sahabat bertanya: ‘Apakah penyakit al-wahan itu ya Rasulullah?’ Nabi SAW menjawab: ‘Al Wahan adalah penyakit cinta dunia dan takut mati’ “.

(lanjut …)







Next Page »