Shalat adalah bentuk ketaatan kepada Allah
Allah SWT memberikan konsep ideal kepada umat Islam agar supaya kita ini menjadi muslim dan mukmin yang sejati. Salah satu cara untuk meningkatkan derajat ketaqwaan kita kepada Allah SWT ialah senantiasa istiqomah menjalankan dan menunaikan ibadah sholat 5 waktu dan kemudian memperbanyak sholat-sholat sunnah.
Ibadah sholat merupakan bentuk ketaatan dan penyerahan diri kita sebagai hamba di hadapan Allah SWT. “Inna sholaatii wa nusuki wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil a’aalamiin – Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku semata hanya untuk Allah seru sekalian alam“. Rasulullah SAW di dalam hadits beliau menjelaskan bahwa sesungguhnya sholat merupakan tiang bangunan dalam agama, beliau menegaskan untuk membedakan mana seorang muslim dan seorang kafir dapat tercermin dalam bentuk perbuatan sholat. Maka jika kita menjumpai seorang yang mengaku muslim tetapi tidak melaksanakan sholat, orang tersebut belum menjadi muslim yang sempurna.
(lanjut …)
Meraih Ampunan Allah
Kita telah melewati bulan Rajab dan Sya’ban dan sekarang kita telah menikmati hidangan bulan yang kita nanti-nantikan yaitu bulan suci Ramadhan 1429 H. Nabi Muhammad SAW memang serins kali berdoa setiap bulan Rajab dan Sya’ban keduanya di aminkan oleh para sahabat-sahabatnya “Ya Allah ya Tuhan kami, berkati kami di bulan Rajab dan juga di bulan Sya’ban dan sampaikan umur kami ya Allah untuk memasuki bulan suci Ramadhan“, mudah-mudahan doa ini diijaabah untuk kita sekalian sehingsa dapat menikmati hidangan yang indah dan suci yaitu bulan Ramadhan.
Pada bulan Rajab yang lalu kita diminta untuk banyak-banyak beristighfar dan mohon ampun kepada Allah dan juga banyak-banyak memberikan maaf kepada saudara-saudara kita. Imam Ghozali telah mengatakan “Allah tidak akan mudah mengampuni hamba-Nya, ketika seorang hamba-Nya tidak juga mudah mengampuni saudaranya“. Ini adalah kaidah siklus yang memang sepatutnya menjadi bagian jiwa kita, kalau kita ingin berharap Allah menurunkan rakhmat, maka berikan rakhmat kepada orang lain, kalau kita berharap untuk mendapatkan barokah, maka banyaklah memberikan manfaat kepada orang lain, kalau kita ingin berharap ditolong Allah banyaklah untuk menolong orang lain, begitu juga kalau kita ingin diampuni Allah, maka banyak-banyaklah memberikan maaf kepada orang lain.
(lanjut …)
Keyakinan akan kebenaran Allah
Seorang muslim pertama kali menghadapi cahaya kehidupan dengan kalimat tauhid, dan terakhir kali ia meninggakan dunia dengan kalimat tauhid pula, dan antara masa hayi sampai kematiannya tidak memiliki tugas selain menegakkan dan menyeru kepada tauhid.
Pengertian akidah secara bahasa adalah keyakinan yang mantap. Manakala keyakinan sekarang itu kuat dan kokoh, barangkali dijebloskan ke dalam penjarapun, dia tidak merasakan apa-apa bahkan mungkin merasa nikmat karena dapat mempertahankan prinsip hidupnya. Boleh jadi dalam pandangan orang lain ia menderita tapi dalam perasaannya, dia merasa enak dan nikmat.
(lanjut …)
Allah SWT berfirman dalam surat Adz Dzaariyat ayat 56 yang artinya “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku“. Ayat ini secara jelas menerangkan kepada kita bahwa jin dan manusia diciptakan oleh Allah SWT hanya untuk beribadah kepada-Nya. Siapapun kita, apapun tugas kita dan apapun yang kita sandang, tugas kita satu-satunya menjadikan itu semua bernilai di sisi Allah selama 24 jam sehari semalam.
Persoalannya adalah kenapa masih ada umat yang mengaku Islam malas untuk beribadah dan tidak mau beribadah? Jawaban dasarnya adalah karena mereka merasakan ibadah itu adalah satu kewajiban, satu beban dan belum mampu untuk menikmati hakikat ibadah itu sendiri.
(lanjut …)
Tanamkan Aqidah Sejak Dini
Kita sangat prihatin di Indonesia yaitu negeri Islam yang terbesar di dunia lebih kurang ada sekitar 190 juta jiwa penduduk muslim. Namun musibah tak kunjung usai, persoalan tidak terselesaikan, kemacetan ada di mana-mana, polusi udara tertinggi nomor 2 di dunia, korupsi tetap merajalela meskipun KPK semakin ketat, kenapa hal itu muncul? Kenapa di Indonesia menurut data terdapat komunitas aliran sesat nomor 2 tertinggi setelah negara Libanon ? 1 bulan yang lalu muncul lagi nabi yang baru bernama charles di Depok Jawa Barat.
Ketika Rasulullah SAW menyampaikan ajaran Islam atau risalah Islam di muka bumi ini konsep beliau berangkat dari akidah Tauhid terlebih dahulu, selama sepuluh tahun lamanya, setelah itu Rasululllah SAW menyampaikan akhlak atau muammalah dan syariah.
Di Indonesia kurikulum yang dikondisikan dari tingkat TK hingga tingkat Perguruan Tinggi tidak menjelaskan tentang kebenaran ajaran Islam secara sistematis dan tidak analisis.
(lanjut …)
Makna Pendidikan
Kita mendengar, menyaksikan dan membaca tentang banyaknya penyimpangan yang dialami anak-anak ditengah-tengah masyarakat. Semua itu disebabkan oleh metode pendidikan yang keliru. Sebagian darinya disebabkan karena tidak adanya kepedulian pada anak, terlalu meremehkan anak, serta lalai atas hak anak, sebagian lainnya disebabkan oleh niat baik yang salah arah karena kurangnya pengetahuan, sebagian lain disebabkan karena sikap diktator yang ditunjukkan orang tuanya.
Semua penyimpangan yang timbul justru di saat umat ini membutuhkan generasi yang kuat, yang mampu konsisten dengan semua perintah Allah SWT, mengaplikasikan semua sunnah Nabinya, mampu ber-inovasi, dermawan, serta mampu aktif di semua ‘ bidang kehidupan. Hanya generasi dengan karakteristik itulah yang mampu mengembalikan umat manusia kepada kejayaannya dan mampu menghadapi semua permasalahan hidup di era modern ini dengan beragam tantangan yang ada.
(lanjut …)
Tidak ada diantara kita yang tidak ingin menggenggam kebahagiaan dan sering kali kita membaca do’a untuk mendapatkan kebahagiaan baik dunia maupun akhirat “robbanaa atfnaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qina adzaabannaar“. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.
Nabi Muhammad SAW pernah memberikan gambaran yang dapat kita jadikan cermin untuk melihat dan untuk mengintrospeksi diri kita masmg-masing, beliau pernah menggambarkan tentang ciri-ciri orang yang akan mendapatkan kebahagiaan itu adalah :
(lanjut …)
Memiliki akidah dan keimanan
Sebulan yang lalu kita menyaksikan berbagai kegiatan demonstrasi baik yang dilakukan oleh para mahasiswa maupun anggota masyarakat biasa yang menuntut kepada Pemerintah agar tidak menaikan harga BBM, dimana kita semua mengetahui Pemerintah telah menaikkan BBM, sementara kita dapat melihat kemampuan dan daya beli masyarakat kita sangat rendah akibat jumlah kemiskinan di negeri ini kian hari bukan makin berkurang tetapi justru meningkat. Kita memang ummat Islam yang terbesar di negeri ini harus menyikapi bahwa apa yang dilakukan oleh para pemimpin kita saat ini merupakan pilihan-pilihan yang sangat sulit, tetapi memang seandainya pemimpin kita mempunyai keteladanan kemauan dan kepedulian terhadap rakyat kecil, kita yakin masih amat banyak jalan keluar dari rencana pemerintah menaikkan harga BBM ini, ini memang merupakan tanggungan pemerintah, tanggungan negara dari APBN kita yang memberikan subsidi kepada masyarakat melalui BBM tersebut. Secara khusus masyarakat kita di bawah kemiskinan praktis kurang menikmati subsidi tersebut.
(lanjut …)
Pertanyaan :
Ketika kami dikantor sedang melakukan rundingan untuk menyusun acara libur bersama akhir tahun 2008, tak sengaja kami melihat bahwa ada hari libur pada senin tanggal 29 Desember 2008. Yang surprise hari libur itu adalah tahun baru hijriyah 1 Muharram 1430 H.
Surprisenya karena kami dapat menikmati suatu momen terjadinya dua kali tahun baru hijriyah dalam satu tahun. Suatu kejadian yang tidak terjadi setiap tahun. Kalau tidak salah hal seperti itu terjadinya 32 tahun sekali.
Berdasarkan kalender tahun 2008, 1 Muharram 1429 H jatuh pada tanggal 10 Januari 2008. Sedangkan tanggal 1 Muharram 1430 H jatuh pada tanggal 29 Desember 2008.
(lanjut …)
Sholat itu tiang agama
Dalam salah satu hadits Nabi disebutkan “asholatu imanuddin“, sholat itu adalah tiang agama, orang yang sholat adalah yang menghidupkan agama dan orang yang tidak sholat adalah yang mematikan agama.
Secara harfiah sholat merupakan tiang agama, maka siapa yang sholat dia telah menegakkan agamanya, dan yang tidak sholat berarti dia telah menghancurkan agamanya.
Menurut pandangan ulama-ulama tasawuf yang ditinjau dari filsafat Rasulullah SAW, mengungkapkan sholat itu merupakan tiang agama. Agama memiliki 3 (tiga) pilar yaitu :
- Iman
- Ikhsan
- Islam
(lanjut …)